Ada apa dengan Super Tucano ?

Kasamago.com – – Musibah kembali melanda Angkatan Udara Republik Indonesia, Rabu 10 Februari, Sebuah Pesawat COIN (Counter Insurgence) EMB-314 Super Tucano (Kode TT-3108) jatuh menghujam Pemukiman di Malang, Jawa Timur. Sang Pilot dan Dua orang warga sipil menjadi korban, sedangkan Co Pilot dikabarkan Kritis. Turut Berduka cita sedalam-dalamnya bagi para Korban dan semoga lekas sembuh bagi yang terluka.

EMB-314 Super Tucano merupakan pesawat yang masih sangat terbilang Gress, Produk Buatan Brasil ini Baru di akuisisi oleh TNI AU pada Tahun 2012 dan 2013 lalu dengan jumlah total 16 pesawat (1 Skuadron), dari jumlah tersebut baru 12 yang terkirim ( Sisa pengiriman terlambat di duga karena kekecewaan Brasil atas eksekusi Terpidana Mati asal Brasil). Jatuhnya Pesawat Tempur yang masih sangat baru tersebut sontak mengundang banyak pertanyaan dan keraguan, apalagi belum lama di ingatan kita, Pesawat TNI AU yang masih baru pun mengalami nasib serupa, sebut saja F16 Blok 52ID yang baru reupgrade di Amerika Serikat dan KAI T-50 Golden Eagle yang juga terbilang sangat-sangat gress.

Saya sebagai orang awam di pesawat Tempur tidak mau berspekulasi mengenai penyebab jatuhnya Burung-burung besi anyar di jajaran TNI AU, tetapi saya sangat percaya akan kemampuan Pilot-Pilot Jet Tempur TNI AU yang selalu menorehkan prestasi luar biasa dan yang terbaik di kawasan Sehingga berharap ada penyelidikan serius di sisi Maintenance dan kualitas Jet Tempur Tersebut.

Embraer EMB-314 Super Tucano di beli TNI AU untuk menggantikan posisi sang Kuda Liar, OV-10 Bronco yang sudah lama purnabakti. Pensiunnya Bronco tanpa disiapkan dahulu penggantinya membuat Skuadron Udara 21 Lanud Abdulrahman Saleh, Malang serasa mati suri, Pilot tempurnya menganggur karena tidak ada pesawat yang diterbangkan !! . Bersyukur kondisi mengenaskan ini segera di supply dengan Super Tucano. Pesawat Tempur berkitiran (propeller) yang tekenal tangguh sebagai Jet tempur patroli perbatasan dan anti serang gerilya di daratan Amerika Latin. Sebuah pilihan yang tepat dan taktis, Super Tucano walaupun berteknologi Kitiran (Propeller) namun telah memiliki Kokpit modern masa kini. Silahkan di tengok di YouTube bagaimana Indahnya jeroan AMB Super Tucano. Perwarnaan merah dan livery Gigi Hiu pada hidung Super Tucano TNI AU juga mengingatkan kembali pada Armada Pesawat Tempur P-51 Mustang yang pernah di operasionalkan TNI AU.

Last, berharap segera di ketemukan penyebab Jatuhnya EMB-314 Super Tucano dan segera dipublikasikan pada masyarakat Indonesia. Jika ada cacat atau apapun itu Embraer sebagai Produsen Super Tucano wajib juga bertanggung jawab dan memberikan garansi pada Super Tucano milik TNI AU. Kita semua tentu tak ingin, Super Tucano berpotensi Di Grounded sementara karena musibah ini, Tugas ibu pertiwi senantiasa memanggil armada Super Tucano untuk menjaga kedaulatan Langit Nusantara bersama Drone, Hawk 200, F16, T-50, Sukhoi 27/30/35 dan Rafale (yang ini ghoib).

Comments

comments

3 Comments
    • kasamago

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *