Ant-Man, Humor berbalut Superhero, bukan sebaliknya

Kasamago.com – – Kejadian ala Guardian of the Galaxy kembali saya alami pada film terbaru Marvel, ANT-MAN, minat menonton sempat terhadang persepsi rendah sebelum akhirnya penasaran untuk segera menontonnya tatkala film nya menjadi gunjingan dan meraih pendapatan besar ala Box Office.

Dalam GOTG, saya dibuat tertegun saat menontonya, betapa tidak dilihat dari judulnya saya beranggapan bahwa film nya akan sangat serius dan heroic, faktanya hampir sepanjang laga nya bibir tak henti hentinya bergelak tawa dan itu juga yang terjadi pada film ANT-MAN, bahkan racun humornya melebihi dosis GOTG. Terbangunnya persepsi negative berbeda antara GOTG dan ANTMAN, bila GOTG akibat saya minus informasi tentang perilisan filmnya, ANT-MAN sebaliknya, saya telah mengikuti perkembangannya sejak official Thriller tayang di Youtube, pandangan negative muncul karena sutradara awal ANT-MAN ,Edgar Wright hengkang karena ketidakcocokanya dengan pihak studio terkait cerita. Karenanya, ANT-Man adalah film Marvel yang paling molor perilisannya setelah kabar produksinya diumumkan sejak 2006 silam.

FULL COMEDY

ANT-MAN didaulat sebagai film Marvel ke 12 dan juga seri penutup bagi fase kedua dunia superhero produksi Marvel (Marvel Cinematic Universe) dengan Peyton Reed sebagai sutradara nya. Di tangan nya, ANT-MAN diracik dengan banyak sisi komedi disetiap sudut, hampir dari awal hingga akhir penonton disugui menu memancing tawa, meski tak semuanya sukses (Baca: Garing). Sebagai variannya, menu drama keluarga yang sedikit melankolis juga tak luput dari cerita utama serta dibeberapa scene banyak diselipi adegan yang sangat terkait dengan the Avenger sesuai dengan yang diberitakan bahwa ANT-MAN akan hadir di film marvel tahun depan, Captai America : Civil Wars.

Kisah ANT-MAN cukup umum, simple, renyah dan sangat aman dinikmati untuk semua umur, berkisah tentang mantan pencuri bernama Scott Lang (Paul Rudd) yang telah ditakdirkan oleh seorang ilmuwan penemu serum Pym (Dr. Hank Pym) untuk meneruskan perjuangannya sebagai sosok manusia super bernama ANT-MAN. Manusia yang mampu mengecilkan ukuran tubuhnya kekecil serangga bahkan partikel (sub atom) dan disaat bersamaa memiliki kekuatan super pula. Semuanya berkat kostum ANT-MAN yang ditenagai dengan serum PYM, sebuat senyawa yang menciptakan seluruh kemampuan ANT-MAN. Singkat cerita, setelah Scott terlatih memakai jubah ANT-MAN, maka ia segera ditugaskan untuk mengambil (mencuri) kostum YELLOWJACKET, Jubat sejenis ANT-MAN yang diciptakan oleh mantan murid Dr. Hank Pym bernama Darren Cross yang sangat terobsesi untuk menciptakan serum seperti yang diciptakan Dr. Pym. Pencurian dan penghancuran serum YELLOWJACKET harus berhasil dilakukan agar teknologi dan serum nya tidak disalah gunakan.

SENSASI BARU

Meski plotnyat terlampau mudah ditebak, ANT-MAN menawarkan sensasi yang berbeda yakni sudut pandang kehidupan manusia dari dunia semut, pertarungan dan aksi ANT-MAN yang memanfaatkan ukuran mungilnya sangat menarik untuk dikenang. Itulah keunggulan utama ANT-MAN selain dominasi komedinya yang kadang lucu kadang tidak.

Dilihat dari intensitas penonton bioskopnya dengan berbagai kekurangan yang ada ANT-MAN tetaplah tampil sebagai film Marvel yang cukup sukses di pasaran.

Last, ada selintas rasa penasaran, bagaimana jadinya bila film ANT-MAN tetap memakai plot arahan Edgar Wright? Tetap humoris, bobot ceritanya lebih dewasa (Dark) atau lain nya?, well Apa yang disajikan dalam film ANT-MAN sudah menjadi cirri khas Marvel, sulit untuk dihilangkan apalagi bila sudah berhasil mendatangkan pundi pundi keuntungan.

Skor : 3.8/5.0 ~ Tetap recommended sebagai film pengisi liburan..

Pic by Hollywoodreporter.com

Comments

comments

3 Comments
    • kasamago

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *