Bebasnya Aleppo, Sebuah kekalahan telak bagi koalisi Barat

Kasamago.com – – Jatuhnya Palmyra akibat kekuatan Koalisi Suriah (Suriah, Iran, Rusia, Hizbullah) yang terlalu terfokus pada kota terbesar kedua di Suriah, Aleppo ternyata tidak berimbas signifikan. Justru Aleppo lah Game Changer dan turning point sesungguhnya dalam babak baru konflik suriah sejak 2011 silam.

Mengapa Aleppo

Sebagai pusat perekonomian Suriah, Aleppo begitu strategis apalagi posisinya berdekatan dengan perbatasan Turki. Ketika Konflik bergulir, pemberontak dan ISIS lantas menjadikan Aleppo sebagai pangkalan aju guna mengepung Damaskus dari segala penjuru.

Dari Aleppo, Bantuan yang mengalir dari Turki begitu mudah disalurkan begitu juga minyak hasil rampasan ISIS dapat dialirkan ke Turki. Maka, Ibarat Benteng Pertahanan terakhir umat manusia, The Zion dalam film The Matrix Revolution, inilah benteng terakhir ISIS yang harus segera ditaklukan Suriah.

Ketika pasukan Suriah, Syrian Arab Army (SAA) bersama koalisi nya memukul mundur ISIS dihampir seluruh wilayah Suriah, maka jalan menuju jantung kekuatan ISIS terbuka lebar.

Pembebasan Aleppo

Serangan pembuka pembebasan Aleppo diawali oleh serangan udara AU Rusia dan Suriah. Kampanye pembebasan Aleppo juga beriringan dengan kampanye pembebasan Kota Mosul Iraq dari tangan ISIS oleh Pasukan Iraq.

Ketika separuh Aleppo dikuasai, Pemberontak meminta gencatan senjata. Dimoment inilah, Produser dan Pelatih ISIS, Amerika datang dengan A10 Warthog menghujani pasukan Suriah dengan Bom. AS berdalih salah sasaran ,sebuah alasan yang tak masuk akal. Rusia berang dan kedok AS sebagai pendukung ISIS terbuka lebar ke publik.

Perjuangan Koalisi Suriah melewati Pertempuran yang berdarah-darah akhirnya menuai kemenangan. Aleppo dikuasai kembali, rakyat Aleppo bersuka cita ditengah nasib malang sisa-sia pemberontak/ISIS yang kian merana.

Propaganda Barat terhadap Aleppo

Bebasnya Kota Aleppo yang harusnya diramaikan dengan hastag #AleppoHasFree ,#AleppoVictory #AleppoRecapture #AleppoIsBack justru dipelintir oleh barat dan jajaran media papan atasnya dengan hastag #AleppoHasFallen #SaveAleppo seolah olah kekalahan ISIS di Aleppo adalah tragedi.

Bahkan, Paris pun berpartisipasi dengan mematikan lampu menara Eifell sebagai lambang dukacita atas kemenangan Suriah membebaskan kota nya dari teroris dan pemberontak dukungan barat.

Propaganda Barat semakin ganas dengan pemberitaan terjadinya bencana kemanusiaan di Aleppo pasca pembebasan kota ini dari ISIS. Ratusan foto hoax tentang bencana kemanusiaan Aleppo bertebaran luas, untunglah para blogger dan media independen berhasil membongkar foto hoax ini yang ternyata hasil manipulasi.

Ketakutan atau Kekalutan ?

Kuatnya Barat merusak citra kemenangan Suriah atas Aleppo diwarnai banyak hal, salah satunya adalah banyaknya Perwira militer Koalisi Barat yang bermarkas diAleppo. Benar saja, segera setelah bebasnya Aleppo muncul berita luas tertangkapnya puluhan Perwira Asing yang diduga menjadi otak dari kelompok ISIS.

Booom… Keterlibatan Barat dalam tragedi Suriah dan Isis semakin ditelanjangi, upaya menutupi dengan berbagai Propaganda tak berjalan mulus. Lalu munculah insiden itu.. Terbunuhnya Duta Besar Rusia untuk Turki, Andrei Karlov (62 tahun) yang ditembak dari dekat oleh seorang pria bernama Mevlüt Mert Altintas di Ankara, Senin 19 Desember 2016 lalu.

Turki kembali menjadi sorotan, saling tuduh meletus ramai. Pemerintah Turki menuduh organisasi FETO (Fethullah Gullen) sebagai dalang, Putin lantas berujar pembunuhan ini sebagai provokasi dan akan semakin serius memerangi terorisme.

Ada yang menganggap pembunuhan Dubes Rusia adalah bentuk keputusasaan Barat atas kekalahannya di Suriah, dan ini dikuatkan dengan komentar dari seorang mantan jenderal Inggris bahwa Barat telah kalah di Suriah.

Pasca Aleppo

Perjuangan SAA dan Rakyat Suriah masih belum seratus persen usai, bara masih berasap dan ada kemungkinan serangan balik dari koalisi barat. Bagaimanapun, Suriah harus takluk, membiarkan Suriah kembali damai adalah malapetaka.

Salah satu jalan bagi Suriah agar terbebas dari serangan barat adalah memperkuat dukungan internasional, dan membersihkan paradigma masyarakat internasional terutama di dunia maya bahwa Rakyat Suriah masih membela Presiden Suriah Bashar Al Assad, Konflik Suriah adalah perbuatan barat, dan tentu saja Konflik Suriah bukanlah Konflik Agama. Tetapi Murni Politik, dimana muara dari Politik ini adalah Kekuasaan (posisi strategis Suriah) dan Uang (Minyak suriah).

Jika masih saja ada yang percaya bahwa Assad adalah Iblis, bersimpati pada Iran adalah Syiah, Rusia adalah teroris, Isis dan para donaturnya adalah Malaikat bisa jadi Konflik Suriah masih belum menemukan ending nya.

Tragedi Kemanusiaan akan selalu ada disetiap Pertempuran, Korban berjatuhan dari kedua belah pihak serta warga sipil. Kita berharap semoga Pembebasan Kota lainnya dari para Pemberontak di Ghouta, Idlib, Deir Azzour dan Raqqa berhasil dilaksanakan dengan meminimalisir jatuhnya korban di pihak sipil.

Image : Pinterest || Ref. The Global Review, Liputan Islam

Comments

comments

2 thoughts on “Bebasnya Aleppo, Sebuah kekalahan telak bagi koalisi Barat

  1. Ini hanya big game bro….dimana Koalisi Barat merasa ter’zholimi’ sesudah Crimea , Ukrania. Mereka kalah dengan memalukan. Wajar mereka marah…investasi 5 tahun gatot…gagal total… ISIS memang menimbulkan kerusakan masif di Suriah dan Irak…tapi dengan kemampuan recovery Arab yang biasanya cepat , Suriah dan Irak bisa cepat kembali dipersenjatai. Status Suriah sebagai Israelnya Rusia membuat perimbangan menjadi sangat menantang untuk mengikis pengaruh Amrik, NATO dan Arab Saudi. Mesir sekarang dalam kondisi lemah tak bertenaga…Manuver kemenangan Rusia, Iran, Irak akan memperkuat koalisi Baru di Timur Tengah . Nasib negara-negara Arab ditentukan didua negara Islam non Arab…Turki dan Iran. Peranan Arab Saudi sangat tereduksi, dengan kegagalan mereka menghancurkan milisi Houthi ( lucu aja dengan arsenal terbaik di Timur Tengah diluar Israel, melawan milisi saja kewalahan).Dengan Donald Trump di kursi kepresidenan Amrikiyah…Eropa Barat akan menjadi fron sendirian menghadapi ekspansi maju Rusia dibawah Vladimir Putin. Erdogan hanyalah oportunis, bagi dia kepentingan Turki diatas segalanya. Maka sodoran turis 4 Juta Rusia plus pipa gas dari Rusia atau Suriah, sudah sangat memuaskan.

    Jadi sekarang Erdogan harus memilih membiarkan Idlib direbut kembali SAA atau perisai Eufrat dirontokkan dengan terbentuknya federasi longgar Kurdi yang terbentang dari Mediterania hingga Kurdistan Irak. Ini momok bagi Erdogan.

    Untuk saat ini Rusia, Iran dan sekutunya terlihat diatas angin.

    1. Yup Begitulah gan..

      sedikit tambahan dari komentar web Patriot Garuda :

      Hehehehe….
      Proxy war again…dubes rusia ditembak mati di turki… Cermati permainan proxy samiri cs dan isrohell di suriah ditambah cheerleader koalisi saudi cs..
      Bermula dari campur tangan rusia di suriah membela assad yg membuat skenario samiri dan isrohell berantakan menjatuhkan assad via pemberontak dan isis…
      Isis yg direncanakan ikut menyerang tentara suriah dari wilayah irak jg harus hancur di tangan tentara irak..
      Pemberontak yg jg dipersenjatai sam-hell-saud cs juga hrs gigit jari ditumpas habis pasukan rusia hingga hrs keluar dari Aleppo.. Dgn tameng warga sipil dan modal congor barat mereka membentuk opini dunia ttg genosida di suriah.
      Sebelumnya beberapa bulan yg lalu pemboman markas tentara suriah oleh sam-hell yg memakan korban penasehat militer rusia, jg dibalas dgn pemboman markas pemberontak oleh rusia yg mengakibatkan banyak korban tewas dari pihak cia dan mossad ..hehehehe…
      Penembakan su24 rusia oleh AU turki adl proxy agar rusia menyerang turki..dan jika itu terjadi pasukan koalisi odong2 saudi akan ikut nimbrung membela turki dgn pemanasan di yaman yg ternyata gagal total..bahkan malah babak belur bahkan dikecam dunia krn lbh byk membom warga sipil…xixixixi..
      RI dgn TNI nya yg diharapkan ikut bergabung ternyata gak mau ikut juga walau telah dirayu saudi cs dgn berbagai macam iming2..hingga akhinrya pakistan dan afghanistan pun ikut RI balik kanan mundur jalan..xixixixiixixi…
      Rusia yg tahu maksud busuk sam-hell…setelah su24 ditembak jatuh bukannya berseteru dan menyerang turki..rusia malah mendatangkan s400 utk mengcover seluruh wilayah suriah hingga menjangkau turki dan isrohell..dgn alasan melindungi armada tempur rusia..xixixixixi
      Pemboman di beberapa kota besar turki oleh teroris ditengarai dilakukan milisi kurdi yg awalnya dipersenjatai sam-hell utk melawan isis ternyata jg membuat kacau keamanan turki dan skenario berlanjut dgn kudeta berasep sebagian kecil militer turki yg dilakukan utk menjatuhkan erdogan ternyata didalangi sam-hell hingga akhirnya jg terungkap pilot penembak su24 rusia adl bagian dari para pengkudeta yg berbasis di incirlik pangkalan yg digunakan samiri.. Dan impactnya erdogan semakin dekat dan berdamai dgn rusia krn erdogan sadar siapa dajjal sesungguhnya..xixixixixi
      Pilpres Samiri yg berakhir memilukan dgn terpilihnya dobek sbg pres yg tertukar membuat sutris samiri dan warganya yg berbuntut protes dibeberapa kota dan diperkirakan ada campur tangan rusia dan cino..xixixixi…apes dah..
      Dan setelah menahan malu dan gigit jempol akhirnya sam-hell hrs plg kandang krn pion proxy pemberontaknya di aleppo hrs ngungsi..
      Dan utk membalasnya proxy dimainkan kembali dgn penembakan hingga tewas dubes rusia di ankara oleh para pengkudeta yg gagal..
      Mari kita lihat apa yg dilakukan rusia ke depan utk mengimbangi proxy sam-hell dan koalisi odong2 saudinya.. Hehehehe
      Adios# cerpen kisah negeri 1001 bom yg hampir mirip dgn dimari negeri 1001proxy..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *