Belajar memahami kehidupan dalam film To The Fore

To The Fore
To The Fore – pic by Shaun Owyeong

Kasamago.com – – Sudah banyak pepatah, wejangan, kata mutiara, quote dan sejenis nya yang bertitah “musuh terberat yang dihadapi setiap insan manusia adalah diri nya sendiri”, dan ritus pencarian jati diri manusia ini dimanfaatkan sutradara Dante Lam sebagai plot drama di film bertemakan Olahraga Sepeda, To The Fore.

To The Fore

Berhubung Wabah Covid 19 melanda, pasca Lockdown atau PPSB dilonggarkan, mendadak masyarakat di kota saya dan diseluruh negeri dilanda demam sepeda kembali.

Imbasnya, teman menyodorkan sebuah film tentang Sepeda, berjudul To The Fore sebagai pengisi waktu sebelum film Sepeda yang paling dinanti pecinta anime, Yowamushi Pedal live action rilis pada akhir tahun.

To The Fore berdurasi cukup lumayan, dua jam 5 menit, sediakan waktu seluang mungkin, dan hasilnya To The Fore sangat mengesankan saya. Pacing dan ritme ceritanya mengalun pelan, penonton akan di impresikan dengan adegan balap sepeda profesional yang begitu mendebarkan dengan visualisasi yang menawan.

Film ini dirilis pada 6 Agustus 2015, merupakan film hongkong – tiongkok yang mengambil sebagian besar lokati syuting di negeri Taiwan. To The Fore sempat menjadi film terpilih yang mewakili Hongkong di Ajang Academy Award ke88, meski gagal masuk nominasi.

The Story

Berkisah tentang 3 orang atlit sepeda balap, JiWon (Choi Siwon), Ming (Eddie Peng) dan Tian (Shawn Dou) di team balap sepeda Radiant. Dibandingkan Jiwon ,atlet unggulan dengan sikap dan tindakan nya sudah matang. Ming adalah atlet baru yang sangat enerjik, tenaga nya luar biasa besar sehebat Jiwon. Sayang nya Ming masih memiliki karakter beringas dan ambisius.

Selanjutnya, Tian, kemampuannya tak kalah hebat, Stamina nya tinggi namun energi nya tak sedashyat Jiwon dan Ming, membuatnya sulit dipilih sebagai Sprinter dalam team. Sprinter sendiri menjadi posisi dimana Seorang Pembalap dapat berdiri di atas podium jika berhasil meraih kemenangan.

Didalam kepemimpinan pelatih Radiant (Andrew Lin) ,Ketiganya membuat team Radiant menjadi team unggulan yang menyaingi team terkuat, Phantom. Sayang ditengah kegemilangan Radiant, sponsor utama mereka menarik diri dan Radiant pun bangkrut.

Jiwon, Tian dan Ming lalu ditawari bergabung team balap sepeda lain sehingga membuat ketiga nya menjadi rival satu sama lain dalam posisi yang sama, Sprinter ! .Ketiga nya bersaing ketat menjadi jawara, Jiwon dan Ming menjadi bintangnya, Sementara Tian selalu gagal masuk podium.

Dalam suatu race, Ming yang lebih unggul dari Jiwon disabotase rekan setim nya sehingga Jiwon menjadi juara nya, Ming kecewa dan melakukan kekerasan sehingga mendapat sanksi dari ICC. Jiwon pun kecewa ketika tahu, manager nya sendiri dalang dari sabotase Ming. Tian sendiri nekad menggunakan doping, dan pada akhirnya tubuh nya ambruk, setelah sembuh, Tai menyadari kesalahannya dan memilih berkarir di Korea Selatan.

Menyadari rekan nya dalam kondisi terpuruk, Jiwon dan Pelatih team Radiant membentuk team kembali agar Ming dan Tian dapat menjadi rekan seTeam seperti dahulu kala. Seiring waktu, Ming dan Tian menemukan jati dirinya kembali.

Conclusion

To The Fore sangat berimplikasi kuat membuat penontonnya jatuh hati pada olahraga sepeda maupun membuat para penghobi sepeda bersemangat kembali. Seru, mendebarkan, penuh strategi, Stylish, plus jalanan yang menawarkan pemandangan mempesona adalah unsur yang menjamin hal itu.

Meski didominasi drama kehidupan para atlit sepeda dalam tekanan kompetisi yang ekstrim, To The Fore diselingi komedi yang membuat saya tertawa lepas, ringan namun tepat sasaran. Selain itu pula di selingi kisah romantis yang memicu cinta segitia antara Ming dan Tian karena mereka menyukai gadis yang sama, ShiYao.

At Least, “Jadilah diri sendiri”, “Emosi hanya akan mengalahkan dirimu sendiri”, “Jangan pernah memaksa menjadi seperti orang lain”, mungkin adalah hikmah yang saya petik dari film ini selain keindahan sinematografi nya yang sangat memanjakan mata.

Comments

comments

Tags:

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *