Belum Saatnya Pindah Ibukota

Ibukota
Kalimantan Timur – Ibukota Baru | Okezone.com

Kasamago.com – – Bulan April 2017 lalu, Bumi Nusantara sempat dihebohkan kembali wacana pemindahan Ibukota, sehingga saya pun turun meramaikan dengan menulis artikel INI .Namun Orientasi saya segera berubah drastis tatkala Kota Jakarta di tangan Gubernur yang baru, Anies Baswedan berhasil memimpin Ibukota Jakarta dengan sangat terencana.

Kini, Pemindahan ibukota yang sekali lagi di gelontorkan dan di umumkan pindah ke Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara di Provinsi Kalimantan Timur pada Senin 26 Agustus 2019 segera menuai polemik dan kritik.

Jika sebelumnya saya menulis artikel berjudul Saatnya Pindah Ibukota, kini saya akan mencoba membahas mengapa Republik Indonesia Belum saatnya Pindah Ibukota :

  1. Kepindahan Ibukota ke Kalimantan Timur sangat bernuansa Politik, menjadi wujud kekalahan Predisen Jokowi terhadap Gubernur Jakarta yang dinilai lebih terlihat sebagai seorang Presiden sejati. Istilah Matahari Kembar di Jakarta antara Istana Negara dan Balai Kota Jakarta sangat kental.
  2. Konfirmasi kegagalan Joko Widodo tentang ucapannya akan membenahi Ibukota akan mudah teratasi jika jadi Presiden ternyata Hoax, Gagal Total. Memindahkan Ibukota di rasa lebih instan ketimbang mumet membenahi Ibukota.
  3. Kegagalan proyek Reklamasi teluk Jakarta dan Meikarta sangat merugikan para konglomerat china yang diduga menjadi pendukung kuat Presiden Jokowi. Sehari setelah pengumuman kepindahan Ibukota, Segera viral Iklan satu halaman pengembang properti di media cetak nasional. Seolah Pengembang sudah tahu di mana Ibukota baru berada.
  4. Kondisi ekonomi tidak memungkinkan memindah ibukota yang perlu waktu dan biaya hebat. Hutang ribuan triliun, kisruh BPJS, ambruknya BUMN, Import gila gilaan, dan sebrek masalah lain nya.
  5. Perpindahan Ibukota terkesan seenaknya sendiri, ngawur tanpa perencanaan matang. Hanya fokus melihat sektor fisik tanpa mempersolakan sektor Ekonomi, Pertahanan keamanan, Lingkungan, Sosial, dsb.
  6. Disinyalir kuat, Heboh Pemindahan Ibukota hanyalah isu untuk menutup segala kebrobokan penguasa saat ini, ditambah merebaknya isu Referendum dari sejumlah daerah di tanah air khususnya Papua.
  7. Jika pindah memakai hutang luar negeri, berpotensi Ibukota hanya menjadi simbiol Neo Kolonialisme dan Imperalisme pemberi hutang.
Kalimantan Timur
Pengembang Jeli – Okezone.com

last But not least, kita lihat setelah berbagai kebohongan dan pencitraan pada era kekuasaan Presiden Jokowi saat ini. apakah kepindahan Ibukota adalah upaya serius yang terencana, atau hanya dagelan hoax seperti Esemka dan Kereta Cepat. Remain to be seenTime will tell

Comments

comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *