Berkunjung ke Obyek Wisata Benteng Portugis

Benteng Portugis

Kasamago.com – –

Alkisah dalam rangka refreshing pekerjaan, pada akhir Bulan Agustus 2017 lalu, Saya dan rombongan pun mengadakan acara darmawisata ke wilayah kabupaten Jepara, sebuah wilayah pentul korek, ber palung alias buntu mirip seperti Kabupaten Cilacap.

Jepara termasuk wilayah sepi pelancong karena diluar orbit lintasan jalur padat Pantura. Meski sepi, Jepara sudah kadung terkenal berkat Industri Ukir Jepara, RA Kartini, dan Kepulauan Karimun Jawa.

Sayangnya, bukan Karimun Jawa yang menjadi tujuan, tetapi sebuah Obyek Wisata yang saya sendiri baru tahu saat itu, padahal tempat ini termasuk bersejarah, yakni Benteng Portugis.

Penasaran, saya pun ber Gogling, hasilnya Benteng Portugis cukup menjanjikan dengan aneka penampakan fotonya yang memukau. Apalagi beredar kisah jika daerah sekitar Benteng terdapat anak keturunan Portugis, bayangan akan penduduk berwajah Indo pun menghantui benak imajinasi.

Benteng Portugis

Baca  Juga : Lokawisata Baturraden

The Fortress

Benteng Portugis terletak 1 jam perjalanan dari wilayah Kelet, kecamatan keling yang ada di perbatasan utara Jepara dengan Pati, Keled sendiri berjarak 1 jam dari pusat kota Jepara.

Aura khas pinggir pantai pun segera terasa setelah perjalanan panjang melewati areal hutan dan pedesaan, angin semilir dibumbui hawa panas segera menyambut rombongan saat itu.

Jleb.. hati terhenyak sejenak sesaat setelah kaki menghempas tanah dan mata menatap Pintu Gerbang Benteng yang lumayan megah. Awal mengira gerbang megah ini adalah bangunan kolonial ternyata bukan.

Selepas Benteng, halaman luas terhampar hingga bibir pantai, Saya dan rombongan hadir diwaktu yang salah, tengah Hari. Karena dilihat dari situasinya, Areal Benteng akan lebih nikmat jika dikunjungi saat Pagi atau Sore hari.

Setengah jam berada di lokasi, saya masih penasaran dengan nama Benteng, “Kalau ini benteng, mana benteng nya.. Kok Cuma hamparan taman di pinggir pantai??”.

Ternyata.. lokasi benteng mesti harus ditempuh lagi melewati sebuah bukit. Berhubung waktu terbatas karena Ketua Rombongan dengan seruan komando nya mengharuskan kita pulang, kalau tidak, Jatah makan siang akan di banned.

Last, hanya sekitar 2 jam kurang Saya berada di Benteng Portugis, Daya ekplorasi jelas terbatas, namun dari singkatnya waktu, Saya sudah cukup mendapat gambaran tentang Benteng Portugis ini dan yang pasti, sangat berkesanable.

Baca Juga : Wisata Curug Telu

Comments

comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *