Berpaling pada Chinook atau setia pada Mi-17?

Kasamago.com — Tak lama lagi TNI Angkatan Darat akan mendapatkan mainan baru, yakni Helicopter CH-47 Chinook buatan AS yang sudah cukup lama di idamkan untuk masuk dalam khazanah persenjataan Penerbad. Salah heli yang sangat populer karena desain iconic nya, mana lagi heli selain Chinook yang memiliki Baling-baling Ganda dan sering hadir di banyak film bertema militer.

Kehandalan Chinook memang sudah sangat battle proven, kehadirannya sebagai gerobak angkut baik pasukan maupun logistik menjadikannya salah satu unsur strategis dalam sebuah kancah pertempuran. Tetapi sebenarnya untuk urusan angkut mengangkut dengan helikopter, TNI AD (PENERBAD) telah lebih dahulu mengoperasionalkan heli angkut Mi-17 yang secara tak langsung dapat disebut sebagai kompetitor Chinook. Daya angkut dan tenaga mesin yang mirip dan harga jual yang berbeda jauh membuat Mi-17 sebagai pesaing utama Chinook, kehandalannya pun sudah teruji dibanyak medan laga.

Bahkan Tentara Koalisi di Afghanistan lebih pun tak segan memilih Mi-17 sebagai armada angkut logistik dan pasukanya. Melihat sepak terjang Mi-17 yang tak kalah unggul dengan Chinook, lalu apa yang membuatnya TNI harus berpaling merk dengan pembelian Chinook? Apakah dengan variasi jenis heli, tawaran indah dari Amerika, tandem bagi Mi-17 agar saling melengkapi ataukah hasrat terpendam untuk dapat memiliki Chinook? Hmm.. entahlah, yang jelas kehadiran Chinook memang menambah semarak warna warni Alutsista kombinasi Barat dan Timur. Disamping itu, secara tampang chinook terlihat lebih futuristik ketimbang Mi-17.

Meski sama-sama bergenre kendaraan angkut mengangkut barang atau logistik, keduanya sepertinya ditakdirkan memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masang sesuai dengan rancang desainya. Jika disandingkan secara tampang, sudah dipastikan Chinook lah jawaranya, desain dengan dua rotor sungguh memikat. Namun berdasarkan informasi yang bisa jadi benar atau keliru, Mi-17 memiliki keunggulan lebih berbakat di sektor sipil namun lemah secara militer, disisi manuvernya lebih elok ketimbang Chinook, tetapi hal ini tidak mutlak karena bisa jadi chinook ditangan pilot handal dapat bermanuver ekstrim dengan selamat.

Perbedaan keduanya yang lain adalah soal Harga, yap Mi-17 memiliki harga yang terlampau murah ketimbang Chinook, Yakni sekitar 17 Juta Dolar vs 25 Juta Dolar. Mendengar Chinook dihargai super mahal, tentu sang produsen telah membeli sesuatu hal yang membuatnya lebih canggih ketimbang Mi-17, bisa jadi sistem avioniknya lebih modern karena kita semua paham kalau amerika lebih doyan macam teknologi.

Sulit rasanya menolak keinginan TNI dan tawaran terbuka dari Amerika untuk memiliki Helikopter Boeing CH-47 Chinook, ya bisa jadi dalam analisa dan pandangan TNI, Chinook memiliki sesuatu yang tak dimiliki Kazan Mi-17 sehingga keduanya diperlukan untuk saling melengkapi. Tetapi sebuah keunggulan telak bila TNI berkenan menambah varian Chinook terbaru, MH-47G Chinook yang khusus digerakan oleh pasukan elit.

Pic by helicopter.axlegeeks.com

Comments

comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *