Curug Telu, Wisata tepat melepas penat

Kasamago.com – – Awal Desember, mendadak saja Permaisuri saya meminta pada hari Sabtu 10 Desember lalu untuk jalan-jalan ke sebuah lokawisata yang belum pernah dikunjungi yakni Curug (Waterfall) Telu atau Tiga.

Curug Telu sempat menghebohkan kalangan masyarakat khususnya kaula muda beberapa Tahun silam, persis seperti Curug Nangga, Bukit Tranggulasih dan Curug Gomblang. Berkat sosial media khususnya Instagram, gaung tempat-tempat wisata indah yang belum ramai dikunjungi menjadi terekpose luar biasa.

Perlahan namun pasti, seiring penetrasi dan determinasi masyarakat kota yang butuh wahana melepas penat, objek-objek rekreasi yang baru terekpose marak ditemukan. Untunglah kesemuanya berada tak jauh dari pusatnya yakni lokawisata Baturraden. Keberadaan Curug seperti telu, gomblang, gede, pancuran tujuh, telaga sunyi dan lainnya semakin menambah semarak lokawisata Baturraden sehingga Daftar pilihan bagi pengunjung menjadi lebih bervariasi.

Tentang Curug Telu

Curug Telu

Tak seperti Curug Gomblang ataupun Curug Cipendok yang musti melawati jalanan ala Tibet, Curug Telu ternyata begitu nikmat dan santai untuk dikunjungi. Kontur jalan menuju Curug Telu cukup landai, dan tak jauh dari pemukiman serta persawahan penduduk.

Sesuai namanya, Curug Telu/Tiga menawarkan pemandangan air terjun yang berjumlah Tiga. Satu disisi utara, Dua disebelah Barat, Air terjun yang paling besar dan menarik adalah yang berada di sisi utara. Lalu Persis didepan Air terjun, terdapat saluran pipa besar milik PDAM.

Selain ketiga Curug, tak lama setelah kita melewati gerbang masuk, pengunjung akan menemui persimpangan, satu ke sebuah jembatan bambu, lurus ke lokasi Curug telu dan belok kiri ke arah utara, kita akan disuguhi telaga/sendang yang begitu jernih, sejuk, dikelilingi tebing dan pepohonan. Sekilas jika kita pandai mengambil gambar, hasil foto dapat mirip seperti berfoto di goa pindul Yogyakarta.

Menuju Curug Telu

Sendang Curug Telu

Sangat gampang untuk menemukan lokasi curug ini, dari rumah orang tua saya, waktu  yang ditempuh kurang dari 30 menit, itupun saya sempat tersasar dulu hingga Lokawisata Baturraden.

Dari arah purwokerto, terus melaju lurus menyusur Jalan Raya Baturaden. Sekejap sebelum memasuki Gerbang Wisata Mandala, Belok kiri ke arah desa Kemutug Lor dan Kidul. Ikuti Jalan, sampai dipertigaan belok kiri ke arah Kemutug Kidul, sampai dipertigaan lagi, ada palang petunjuk arah, pilih yang ke utara, KarangSalam.

Nah, terus susuri jalan ini hingga melewati pemukiman padat, terus lurus lagi melewati persawahan sampai menjumpai ada jalan kecil ke arah kiri dengan SignBoard bertuliskan Curug. Susuri jalan kecil ini sambil menikmati pemandangan sawah yang sejuk dan semilir aliran sungai bening menenangkan jiwa.

Ujung dari jalan ini kita akan tiba diparkiran dan gerbang masuk Curug Tiga, bayar parkir idr 2000, tiket masuk idr 5000 dan jasa toilet idr 2000. Di tempat ini sudah berjejer aneka warung yang menjual jasa logistik dan istirahat, selain dipintu masuk, warung makanan juga akan kita berekrasi, dan jalan-jalan tak selalu mahal, yang dekat, murah, gampang diakses, serta menawarkan pemandangan yang tak kalah indah dari tempat lain sudah menjadi sarana tempat untuk melepas penat dalam menjalani kehidupan sehari hari.

So, berlibur gak harus ribet

Comments

comments

4 Comments
    • kasamago
    • kasamago

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *