Drone dan Militerisasi luar angkasa

Drone
Drone from Spiderman Far For Home

Kasamago.com – -Dunia perfilman Hollywood khususnya yang bergenre action Sci-Fi telah mempopulerkan Drone sebagai senjata tempur yang efektif nan mematikan. Ada begitu banyak film yang menampilkan adegan Drone mengintai dan memburu musuh nya, semisal di film Terminator, Oblivion, The Bourne Legacy, Inferno, Eye in the Sky, Elysium , adalah Spider-man : Far From Home dan Fast Furious : Hobbs and Shaw.

Sejarah Drone

Drone atau Unmanned Aerial Vehicle (UAV), pesawat tanpa awak pertama dirancang menjelang berakhirnya perang dunia pertama. Saat itu, pesawat bernama Hewitt-Sperry Automatic Airplane menjadi model pertama yang sukses terbang di angkasa. Kontrol pesawat ini masih menggunakan gyroscope.

Drone lantas semakin berkembang seiring perkembangan Gadget khususnya Smartphone dan Internet. Selain keperluan militer Drone juga populer di dunia Sipil sebagai wahana fotografi, Pemantauan, Pemetaan, Jurnalisme dan Tim Sar. Bahkan pemanfaatan Drone sebagai mesin Delivery paket pun sudah mulai di lakukan.

Militerisme Drone

Di banding Drone untuk keperluan Sipil, Drone untuk militer jelas sangat advance dan tinggi Ekplorasi teknologi nya. Drone MQ-9 Reaper milik Amerika mungkin menjadi yang pertama populer di dunia. Akan tetapi, kini sesuai dengan perkembangan zaman dan teknologi, penggunaan Drone Konvensional dinilai kurang maksimal, Drone Quadcopter saat ini sudah umum digunakan untuk keperluan militer.

Seperti dalam film-film, Drone jenis Quadcopter yang ringkas, minimalis, praktis namum mematikan menjadi perhatian utama Industri Militer. Bahkan telah tercipta Micro Drone yang mampu memburu dan membunuh target nya secara cepat dan sulit terdeteksi.

Swarm Drone

Dalam Spider-man : Far From Home, Stark Industries memproduksi Drone dalam jumlah masif yang diluncukan dari satelit di luar angkasa sebagai main base nya. Di kendalikan oleh sistem A.I dalam wujud Kacamata. Adegan ini seolah menggambarkan usaha Amerika Serikat memiliterisasi luar angkasa sebagai bagian dari sistem pertahanan Star Wars ala Presiden Ronald Reagen di dekade 80 an.

Menembakan rudal hypersonic (Rod of God) dari satelit luar angkasa mungkin biasa, dan menjadi wujud rivalitas modern antara Amerika, China dan Rusia. Penggunaanya akan memicu perang Global beresiko Fatal, Berbeda dengan Drone yang multifungsi, dapat diberdayakan untuk beragam tugas militer strategis yang menuntut kerahasiaan tinggi.

Seperti dalam falam film Spider-man: Far From Home, Drone dalam jumlah raksasa yang berkerumun (Swarm) bagaikan kawanan lebah atau kelelawar yang siap menggantikan peran rudal jelajah maupun mobilisasi pasukan dalam jumlah besar.

So, keadaan ini akan terus memicu persaingan senjata (Arm Race) yang berimbas kepada seluruh militer di dunia, termasuk Indonesia wajib mengantisipasi penggunaan Swarm Drone ini, dan secepatnya beroperasional.  Kedamaian membutuhkan Pengorbanan dan Persiapan, Vis Pacem Parabellum.

Comments

comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *