Ford v Ferrari, Idealisme vs Pragmatisme

Ford v Ferrari
Ford v Ferrari – Amazon

Kasamago.com — Ford vs Ferrari, membaca judul nya saja sudah membuat gairah menonton saya meletup.. Ini pasti film keren, kisah perseteruan antara Pabrikan Ford dan Ferrari, dengan bintang Hollywood sekelas Matt Damon dan Christian Bale sebagai jaminan nya.

Well, benar saja.. meski sedikit meleset dari praduga spontan saya.. Lebih dari sekedar perseteruan antara Pabrikan raksasa Amerika vs Italia, ini adalah pertarungan Idealisme vs Pragmatisme.

The Movie

Berlatar tahun 1960an, Kisah di buka dengan adegan Matt Damon (Caroll Shelby) ketika membalap di Le Mans Perancis yang berakhir dendam tragis, Shelby di vonis “sakit” dan dilarang membalas lagi. Shelby lalu beralih karir sebagai pengusaha sales mobil bernama Cobra American.

Di lain pihak ,Direktur sekaligus Pemilik Ford Motor Company, Generasi Henry Ford kedua sedang gamang bin resah karena penjualan mobil nya kurang baik.

Para anak buah nya memberi saran agar Ford memasuki segmen mobil sport. Ford setuju ,dan memilih jalan pintas membeli perusahaan sport asal italia, Ferrari yang dilanda Krisis finansial. Proposal pembelian Ford ke Ferrari dianggap penghinaan oleh Enzo Ferrari, sang pemilik . Enzo menolak keras dan akhir nya Ferrari di beli oleh Fiat, Ford merasa terhina oleh Ferrari dan menyatakan Perang.

Dia memerintahkan Divisi Sport Ford untuk mencari pembalap dan mekanik terbaik yang pernah berlaga di Grand Prix of Endurance Le Mans Perancis ,Turnamen balap tersohor sejagad. Pilihan jatuh pada Caroll Shelby, satu satunya pembalap Amerika Yang pernah juara di Le Mans. Shelby setuju membantu Ford yang lantas menggandeng sahabat nya Ken Miles (Christian Bale), Pembalap dan mekanik jenius yang berkarakter nekatan dan nyentrik alias gila.

Ford GT 40

Ford GT 40
Replika GT40 yang khusus di buat untuk film nya – iNews

Kerjasama Caroll Shelby dan si jenius Ken Miles sukses melahirkan Ford GT 40, mobil sport dengan mesin GT 40 yang bertenaga super. Ken Miles bertugas penuh mengembangkan seluruh kemampuan Mobil sekaligus mengendarai nya, sedang Shelby berperan sebagai pendukung utama dengan tim Cobra nya.

Ford memberi waktu 90 hari untuk berlaga di Le Mans, sayang Karakter Ken Miles yang gila itu dianggap Ford tidak mampu memberi nilai jual bagi Ford. Ken Di depak dari Tim Balap ford yang berakibat membawa kekalahan pertama bagi Ford di dunia balap Le Mans.
Shelby sadar, Hanya Ken yang mampu membawa Ford GT 40 memenangi Le Mans.. Usaha Shelby didukung Sang Bos Besar Ford yang menganggap perang melawan Ferrari belum selesai.

Dasboard GT40
Dasboard GT40 – inews

CONCLUSION

Setelah baikan kembali dengan Ken Miles, Shelby segera menyiapkan segala nya untuk bertarung di event Daytona nascar sebagai pemanasan sebelum masuk Le Mans. Jika Ken sampai kalah di Daytona, merk dagang Cobra shelby diserahkan sepenuhnya pada Ford. Ken menang mudah di Daytona, Ford GT40 di pacu hingga melebih 7000 rpm, batas aman mesin yang di rekomendasikan. Kegilaan Ken Miles dan Ford GT 40 terus membara sampai Sirkuit Le Mans. Ferrari berhasil ditaklukkan ,namun demi ambisi Ford yang berOrientasi bisnis, Ken mengalah di penghujung garis final agar ketiga mobil Ford memasuki finish bersamaan.

Ford GT40
Ford GT40 Replika – iNews

Karir Ken Miles berhenti ketika dia meninggal akibat kecelakaan saat mengendarai Ford GT 40 di waktu santai. Caroll Shelby lantas menjadi desainer mobil sport legendaris Amerika, Kisah Ford V Ferrari menjadi sebuah Otobiografi tentang kelahiran merk sport Shelby dan Sang jenius Ken Miles yang membuat Ford berjaya di Le Mans berturut turut pada 1966, 1967 dan 1968.

Last, Idealisme tanpa Uang akan lumpuh, dan Uang tanpa Idealisme tidak akan pernah mengesankan. Mungkin itulah quote yang tepat untuk menggambarkan drama Ford v Ferrari ini.

Skor : 4.8/5

Comments

comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *