I Am a Hero, menjadi Pahlawan di tengah teror Zombie

Kasamago.com – – Tahun 2016 yang penuh kejutan, satu lagi film asal negeri sakura yang berhasil memaksa saya untuk menunda merilis artikel review tentang tiga film. Pertama film animasi epic, Kubo and the two string , Death Note : light up the New World dan Fullmetal Alchemist versi live action, yang belum lama ini membuat heboh dengan kemunculan trailer perdana nya.

Adalah film yang diangkat dari manga/komik berjudul I Am a Hero, karya mangaka Kengo Hanazawa yang berkisah tentang wabah Zombie dan kehidupan setelahnya ( Zombie Apocalypse). Urusan dunia per Zombie an, jika Amerika Serikat sukses dengan Resident Evil, World War Z , The Walking Dead dan Korea sukses dengan Train to Busan, maka Jepang layak sukses dengan film I Am a Hero.

Kehadiran film I Am a Hero di layar bioskop telah lama tercium sejak tahun 2015 lalu, saya membaca komik I am a Hero pada tahun 2014 ketika menyewa nya dari sebuah rental komik. Saya tertarik dengan tema Zombie dan karakterisasi dari tokoh utama nya yang sangat madesu namun memiliki potensi kuat untuk menjadi orang hebat (pahlawan). Segera lembar demi lembar komiknya saya baca dengan sangat semangat kamikaze saking menariknya. Total baru 3 Jilid komik nya yang saya baca, hingga kini Komik I Am a Hero masih terus berlanjut dan total ada 17 volume yang sudah terjilid.

Pada tahun 2015, beredar kabar jika manga I Am a Hero akan diadaptasi ke layar lebar, sontak berita ini begitu mengejutkan saya yang kadung menyukai komik I Am a Hero. Dan di bulan November 2016 ini, film live action I Am a Hero sudah dapat saya tambang dan ditonton dengan semangat seperti membaca komiknya.

The Main Character

Tersebutlah Hideo Suzuki (Yoi Oizumi), Pria yang telah berumur 35 Tahun bekerja sebagai asisten seorang artis manga. Di usia nya yang sudah matang, Hideo masih belum mapan, impiannya menjadi mangaka sukses urung tercapai, padahal Hideo pernah mendapatkan Awards sebagai pendatang baru terbaik dalam ajang penghargaan manga. Hideo hidup menumpang di rumah flat milik pacarnya, Tekko (Miho Suzuki).

Sesuai manga nya, karakter Hideo adalah tipikal introvert akut, pemalu, tidak percaya diri, terjerat zona nyaman, semangat juang rendah, tidak mau mengambil resiko dan penakut. Nantinya, seiring berjalannya cerita, karakter Hideo yang seperti ini akan membuat penonton sangat gregetan, rasanya pengin nggebukin, nyakar atau mbanting sosok Hideo. Tapi bagi saya, tokoh utama seperti inilah yang terlihat berbeda, tidak seperti karakter jagoan ala Leon S Kennedy di Resident Evil atau Rick G. di Walking Dead. Ramuan from Nothing to Something agaknya bakal di pakai sang mangaka dan itu terbukti.

Satu satunya kelebihan yang dimiliki Hideo adalah mahir menembak dengan senjata Skeet-shooting shotgun berlisensi nya. Tekko berkali kali meminta Hideo menikahinya, tetapi Hideo masih berkonsentrasi mengubah nasib nya menjadi lebih cemerlang (sukses).

Hideo Suzuki
Pic by Asahi.com

The Story

Dalam I Am a Hero, Zombie disebut sebagai ZQN. Perlahan tanpa disadar masyarakat Tokyo, ZQN terus mewabah tak terkecuali pacar Hideo, dan tempat kerja hideo, seluruh rekan dan atasanya berubah menjadi ZQN. Ditengah kepanikan kota dan terjangan ZQN, Hideo terus berlari menyelamatkan diri. Saat hendak kabur dengan Taksi, Hideo bertemu Hiromi Hayakari (Kasumi Arimura), gadis SMA cantik yang langsung memikat hati saya ><.

FYI, Kasumi Arimura adalah aktis yang tengah naik daun, sebelumnya Kasumi bermain dalam film Erased bersama aktor senior Tatsuya Fujiwara (Kira – DeathNote) dan Flying Colors yang mengantarkan Kasumi sebagai nominator aktris pemeran wanita di Jepang.

Hideo dan Hiromi untuk sementara berhasil aman dari ancaman ZQN, namun kejutan bagi hideo belum berhenti. Hiromi ternyata tergigit oleh bayi yang terinfeksi ZQN, karena belum memiliki gigi, infeksi ZQN dari sang bayi tak membuat Hiromi berubah menjadi ZQN seutuhnya, dengan kata lain Hiromi menjadi manusia setengah ZQN. Dengan separuh ZQN yang ada ditubuhnya, Hiromi memiliki kekuatan layaknya manusia super, namun kesadaranya berkurang karena infeksi ZQN.

Karena menyelamatkan Hideo dari serangan ZQN dan bersimpati pada nasibnya, Hideo bertekad melindungi Hiromi apapun yang terjadi. Dengan membawa Hiromi dalam kereta belanja, tibalah Hideo disebuah pusat perbelanjaan yang porakporanda. Disini, Hideo kembali diselamatkan oleh seorang Penyintas(survivor) Nurse Yobu (Masumi Nagasawa). Hadirnya aktris Masumi mengingatkan saya pada film Touch yang dibintangi masumi saat masih berusia belia sama seperti Kasumi saat ini.

Sisik menarik lain dari I Am a Hero karena  menjadi ajang kolaborasi aktris beda zaman, Kasumi Akimura sang junior dan Masami Nagasawa sang senior.

Oleh Nurse Yobu, Hideo dan Hiromi dipertemukan dengan komunitas para penyintas yang membuat basecamp diatap bangunan gedung perbelanjaan. Komunitas ini dipimpin oleh Iura (Hisashi Yoshizawa), karena menginginkan senjata shotgun milik Hideo, Iura berbalik menyerang Hideo. Karena persediaan makanan telah habis, Hideo dan para penyintas terpilih lantas bergerak menuju gudang makanan.

Di gudang makanan, Hideo dan para penyintas dijebak oleh Iura. Para ZQN mengepung mereka bagaikan terjangan Tsunami. Nurse Yobu dan Hiromi terjebak diatap gedung, para penyintas termasuk Iura tewas menyisakan Hideo dan Abe san (Yu Tokui). Terdesak oleh keadaan dan dorongan hati untuk menyelamatkan Hiromi serta Yobu, Hideo Suzuki lantas menjelmat menjadi sosok Hero dengan senjata

The ZQN

Selain tokoh utama dan aura manga nya yang kental, inilah yang membedakan I Am a Hero dengan film zombie lainnya. Sosok Zombie bernama ZQN, manusia yang menjadi ZQN akan berubah menjadi mayat hidup dengan sikap/tingkah berdasarkan hobi atau keinginan terpendam nya. Ada ZQN yang bergerak seperti orang ketagihan berbelanja, ngeseks, lompat tinggi.

Lalu yang paling berkesan bagi saya adalah ketika Hideo berhadapan dengan ZQN bertubuh raksasa ala atlet Sumo, Hideo berhasil menembaknya tapi karena jarak sudah dekat, Tubuh ZQN yang gempal menimpa Hideo dan membuatnya terjebak. Asli, ini scene cukup keren dan memorable. Adegan sadis dan gore ala jepang berhasil dihadirkan dengan sangat baik. Drama karakter dan teror ZQN oleh sang sutradara

Last, I Am a Hero adalah salah satu film adaptasi manga yang dibilang sangat sukses, bersanding bersama DeathNote, Crow Zero, dan lainnya. Perjalanan Hideo dkk masih sangat panjang seperti dikomiknya, berharap sekuel I Am a Hero segera diproduksi.

Skor : 4.5/5 ~  Wajib dikoleksi

Comments

comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *