Ikat Kebahagiaan dengan bersyukur

Kasamago.com – – Makhluk Tuhan mana yang tidak menginginkan kebahagiaan ? semuanya tentu saja, Kebahagiaan bagi setiap orang sangat berbeda dan beraneka ragam, dicari, dikejar, ditambang dengan caranya masing-masing namun apakah sebuah kebahagiaan itu abadi?, Bahagia mendapatkan pacar cantik, harta melimpah, liburan ke luar planet, dapat lotre milyaran, dan sebagainya, sayangnya mereka ini tidak abadi, sewaktu waktu kehidupan dapat mencabutnya dalam hitungan milidetik.

Dari sekian banyak wujud kebahagiaan manusia, salah satu sosok Kebahagiaan yang tak lekang dimakan waktu hingga kiamat tiba adalah tindakan BERSYUKUR, Bersyukur atas segala hal yang kita terima sehari – hari, maka rasa nikmat ,rasa damai akan kita nikmati meski tak semua hal yang kita inginkan, harapkan belum tercapai saat itu. Mengeluh karena kebahagiaan duniawi belum terlaksana hanya akan membuat hidup kita sengsara setiap hari, timbul banyak penyakit emosional seperti rasa cemburu melihat rumput tetangga yang lebih segar, frustasi dan sebagainya. Padahal tanpa kita sadari, di hari itu Tuhan telah memberikan kita kebahagiaan lain yang menurut Tuhan merupakan nikmat luar biasa dan lebih membutuhkan hal tersebut ketimbang mendapatkan kebahagiaan lain sesuai impiannya. Tuhan selalu memberikan apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan.

Bersyukurlah ,maka kehidupan kita akan terasa indah dan tentram sepanjang hari, kadang terasa sulit dan merasa dunia tak adil, tapi dengan membiasakan dan meng tuluskan diri kita untuk rajin BERSYUKUR maka rasa sulit dan tak adil tersebut dapat kita damaikan. Lihatlah, tak selamanya manusia mencapai apa yang mereka dambakan semulus mungkin, selama dunia terus berdetak, hasrat manusia untuk mengejar angan, mimpi, dan kebahagiaan duniawi tak ada ujungnya. Misal, Impiannya seseorang membeli Mobil walau Bekas dapat tercapai, namun kelak orang tersebut masih memiliki hasrat untuk membeli Mobil Baru, dan seterusnya. Bila orang tersebut tak bersyukur atas Mobil bekas yang dimiliki nya, ketenangan batin dan kebahagiaan sejati akan terasa sulit digenggamnya.

Dalam kehidupan ini, pancarkanlah pandangan kepala untuk melihat ke atas ke bawah dan kedepan secara seimbang, menapak Impian hidup dengan melihat ke atas, Mencegah tergelincir dengan melihat ke bawah dan Fokus pada tujuan dengan memandang ke depan. Agar ketiga nya dapat bergerak seimbang, saling melindungi satu sama lain, Kebiasaan untuk BERSYUKUR sangat tepat untuk didaulat sebagai Balancer- nya, bukti bahwa BERSYUKUR memiliki segudang manfaat lain selain menyuguhkan Kebahagiaan Abadi pada Manusia.

Comments

comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *