ILC TV One dan Para Narasumber Favorit

Kasamago.com, —

Entah kapan, sudah ingat ingat lupa kapan saya pertama kali menonton acara diskusi beraura politik Sosial Hukum dan Keamanan paling populer saat ini, Indonesia Lawyer Club (ILC).

Kalau tidak salah, saya pertama menonton nya pada tahun 2010. Saat itu masih bernama Jakarta Lawyers Club (JLC). Dipandu oleh host Karni Ilyas dengan suara seraknya yang khas, awalnya benci namun akhirnya mengagumi karena kepiawainnya menjadi penyeimbang bagi narasumber / pembicara  serta penjaga jalur diskusi agar tidak melenceng.

Pertama kali nonton JLC, saya langsung menjadi penggemar nya. Yang saya nikmati dan pelajari bukanlah konten, tema atau subtansi bahan diskusi nya melainkan mempelajari bagaimana para ahli, pakar, tokoh politik, budayawan, advokat berdebat, beragumen. Saya pelajari teknik, intonasi dan diksi nya.

Kelak hasil belajar dari IlC ini saya praktekkan dalam sidang / seminar proposal dan skripsi saya dihadapan dosen penguji.

Seiring populernya JLC dari waktu ke waktu hingga ke seluruh nusantara, permintaan agar nama JLC yang terdengar regional menjadi ILC akhirnya di kabulkan pihak TV One. Pak Karni tetap menjadi host nya, dan saya rasa belum ada yang mampu menggantikan beliau.

Pak Karni dan ILC bak Dwi tunggal.

Dari sekian pembicara / narasumber ILC ada beberapa yang menjadi favorit saya, Mereka antara lain :

Sujiwo Tedjo, budayawan yang sering nongol sejak JLC, dulu Sujiwo termasuk tegas kritis dan menohok. Disaat yang lain debat tiada akhir bak anak ayam, Sujiwo mengakhirinya dengan statement yang menusuk ke inti utama.

Entah kenapa, lambat laun Sujiwo kehilangan kekritisan nya, jauh lebih kalem dan memilih bersuara melalui jalur budaya dan filosofi.

Yusril Izra Mahendra, Pakar Hukum Tata Negara jempolan, mantan Mensesneg dan MenKumHam. Sudah tidak diragukan lagi pernyataan nya, Pendapat dari Yusril selalu dinanti hingga kini.

Prof Sahetapy, Jleb mampu membungkam para pengacara dan polisi papan atas. Suhu nya para ahli hukum, ketika beliau sudah berbicara, segala hal yang keluar dari mulutnya adalah pencerahan dan ilmu yang berharga. Momen paling memukau dari Beliau adalah ketika mampu meng skak mat Jendral Tito Karnavian (sebelum jadi Kapolri).

Rocky Gerung, menjadi favorit saya sejak kasus HTI dan Perppu mencuat. Kata katanya begitu berbobot, berkelas, gaya kritiknya tajam, ganas namun dengan tata bahasa yang mengagumkan. Penemu istilah IQ 200 sekolam yang populer di medsos, julukan bagi penyembah buta penguasa.

Last, saking banyaknya pecinta ILC, TV One sampai membuat tayangan ulang nya di hari minggu, bahkan chanel youtube nya pun tersedia bagi pemirsa nya yang tertinggal menonton atau ketiduran.

Comments

comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *