Istilah yang mencuat dan populer di tahun 2017

Kasamago.com, —

Tahun 2017 menjadi salah satu tahun terunyam yang dialami Republik ini di tahun ke 3 Pemerintahan Jokowi JK. Dari berbagai gejolak, intrik, pelik, pikuk di segala sudut dimensi, disektor bahasa pun tak kalah semarak

Tercatat, di tahun 2017 lahir beberapa kata yang mencuat dan menjadi bintang pemberitaan publik, terus menggema hingga seolah telah menjadi kata wajib, keywords, kekinian yang dipanuti banyak pengguna bahasa.

Dari sekian istilah tersebut mereka antara lain :

  1. Persekusi ,suatu istilah dalam KBBI yang berarti perburuan, pengejaran terhadap seseorang. Istilah ini heboh ketika banyak terjadi kasus kriminalisasi terhadap ulama, tokoh tertentu yang kental dengan nuansa politis.
  2. Red Notice ,instrument berupa perintah untuk melakukan penangkapan oleh interpol atas permintaan dari pihak kepolisian suatu negara terhadap pihak yang berada di negara lain. Istilah Interpol ini ramai terkait kasus yang menimpa Habib Rizieq.
  3. Jaman Now, istilah yang memberikan arti keadaan jaman dimasa sekarang, terkini atau saat ini. Penggunaan istilah ini serasa mengikuti gaya generasi millenial dan Z.
  4. TerCyduk, bahasa keren dari terciduk atau tertangkap, mulai marak sejak kasus korupsi yang membelit para pejabat tinggi negara.. penggantian Huruf I jadi Y seolah ada aura sendirian, olokan serta agar lebih terlihat stylish.
  5. Cebong, julukan bagi kalangan masyarakat yang sangat menghamba, menyembah, mendukung fanatik, habis habisan, pada Junjungan nya, tak peduli fakta, kenyataan, benar atau salah. Pokoknya Sang Junjungi tak ada cela nya, bak dewa maha suci.
  6. IQ200 sekolam, julukan bagi kalangan masyarakat yang sudah kehilangan penalaran nya, daya pikir, daya logis, karena tak mampu membedakan mana hitam mana putih. Apapun yang bermanfaat bagi kaum ini akan di goreng habis habisan, jika sebaliknya akan mengeles kesana kemari.
  7. ZSM (Zionis Sawo Matang) istilah satir yang ditujukan pada sekelompok dari bangsa sendiri yang sadar atau tidak sadar menjadi pendukung Israel dan Zionisme nya.

Comments

comments

One Comment

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *