Istri mengandung Anak Pertama, Ini sensasi nya

Suami Istri

Alhamdulilah, Syukur dan ucapan terima kasih luar biasa saya panjatkan kepada Sang Penguasa Semesta, Sang Pencipta Allah SWT atas karunia, rahmat, dan ridhonya sehingga saya dan Istri diberi kecepatan mendapatkan kehamilan anak pertama.

Haru dan Bangga mewarnai samudra jiwa dan kehidupan saya bersama istri atas torehan dan karunia dari Allah SWT. Setelah mendapat kabar bersejarah ini, Istri saya pun segera membuat jadwal rutin memeriksakan diri dan kandungan ke dokter kandungan terbaik di kota mendoan.

Hari demi hari berlalu, perlahan namun nyata, berbagai dinamika atas kehamilan pertama mulai mencuat ke permukaan. Mulai dari guyuran wejangan dari Orang Tua , saudara terdekat dan lingkungan pekerjaan, semuanya tumpah ruah bertumpuk hingga terasa bingung mana yang harus diutamakan dan dijalani terlebih dahulu.

Dari sekian dinamika yang ada, tercatat ada dua hal yang sempat membuat saya sulit menyantap mie ayam dengan lega nya. Mereka adalah soal Antar Jemput Istri ke Kantor dan tentang keamanan mengendarai motor bagi Istri yang tengah mengandung muda.

Antar Jemput Istri

Saat usia kandungan menginjak 4 Minggu, saya diminta secara wajib untuk mengantar dan menjemput Istri ke tempat kerja. Jarak Rumah dan Kantor Istri berkisar 6 km an. Awalnya ragu melaksanakan karena jam kerja saya sedikit menyulitkan misi antar jemput istri secara nyaman.

Benar saja, setelah misi antar jemput berjalan 1 mingguan, terjadi gesekan kecil antara saya dan istri terkait tugas antar jemput ini. Setelah memahami dan demi memberikan tingkat keamanan yang optimal pada istri, saya pun bertekad sekuat tenaga melaksanakan tugas antar jemput dengan sehebat hebatnya.

Boleh dan Amankah Istri yang tengah Hamil berkendara motor ?

2 (dua) bulan sudah tugas antar jemput Istri terlaksana hingga tiba waktu nya saya akan gagal untuk melanjutkan tugas dengan lancar. Karena pekerjaan kantor yang semakin ruwet dan kesulitan mendapat ijin maka tugas antar jemput dinyatakan selesai sementara. Bersyukur Istri saya memahami dan menerima dengan ikhlas untuk berangkat ke tempat kerja sendiri memakai motor metik nya.

Setelah sekian minggu merasa nyaman menjalankan tugas antar jemput istri, membiarkan Istri berangkat sendiri malah membuat perasaan was was, gak nyaman, gak tenang. Kegaduhan menyemut dalam benak saya :

“rasa nya kok Tega membiarkan Istri berkendara motor” ,

”Aman  gak ya membiarkan Istri yang tengah hamil muda berkendara motor”,

“Duh jalanan ramai, penuh tantangan di jalanan, Aman gak ya?”,

“Duh, berkendara motor pengaruh gak ya terhadap kandungan Istri?”

Dan seabrek kegundahan lain. Akhirnya demi mendinginkan perasaan saya yang semakin hangat saja, saya pun memohon petunjuk alias curhat kepada teman dan senior. Berdoa terus… memohon keselamatan pada Allah SWT. Begitu solusi mereka.

Memang benar, mereka memberi contoh banyak banget Perempuan yang sedang hamil bekerja cukup melelahkan namun Alhamdulilah kandungan tetap aman dan lancar. Salah seorang senior saya pun menyarankan jalan terlalu memanjakan sang Istri. Percayalah Allah SWT pasti melindungi Istri dan sang jabang bayi.

Masih kurang puas, saya pun googling tentang boleh dan amankah Wanita yang tengah mengandung berkendara motor? Jawabannya bervariasi, namun pada intinya di perbolehkan asalkan tetap mengenal kondisi diri. Artinya jika dirasa lelah berkendara atau tidak fit jangan dipaksakan berkendara. Jangan berkendara kencang dan hindari jalanna rusak.

Well benar juga kata orang, Kehamilan perdana bagi pasangan muda adalah suatu sensasi tersendiri. Sensasi ini bahkan melahirkan film berjudul Bukaan 8 yang berkisah tentang lika liku pasangan muda dalam menghadapi proses kehamilan anak pertamanya.

Comments

comments

2 thoughts on “Istri mengandung Anak Pertama, Ini sensasi nya

  1. Selamat ya mas..
    Doaen kami juga ya semoga kami juga bisa seperti mas juga
    ini adalah hal terindah dalam hidup kami….
    menanti sang yang di banggakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *