Jet Latih T-50 TNI AU Diubah menjadi FA-50, Apa Perbedaannya ?

FA-50 dan TA-50

Intro

Beberapa waktu silam Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, menyatakan bahwa pesawat jet latih buatan Korea Aerospace Industries T-50 (TA-50) Golden Eagle akan dikembalikan ke ranah/marwahnya sebagai pesawat tempur / fighter.

Loh berarti selama ini T-50 sengaja dikebiri hanya sebagai jet latih atau ternyata menyimpan potensi sebagai pesawat tempur sejati? Bisa jadi keduanya benar. Suatu pernyataan yang tidak mengagetkan karena pada dasarnya T-50 memang pesawat tempur dengan segala kemampuan yang dapat di seting ulang sesuai kebutuhan user atau misi.

Jika T-50 Golden Eagle milik TNI AU di ubah menjadi Jet Tempur murni alias FA-50, berarti untuk jajaran pesawat latih TNI AU akan menggantungkan pundaknya pada pesawat latih Grob G 120TP buatan Jerman. Sedangkan untuk aerobatik akan mengoptimalkan pesawat KT-1B WongBee

Sekilas Tentang T-50

T-50i digunakan oleh TNI AU sejak 2012 (Skuadron Udara 15) sebanyak 16 unit dengan dua variasi warna, cammo dan biru kuning Tim Aerobatik Elang Biru. sebagian unit digunakan sebagai pesawat Aerobatik. T-50 terpilih sebagai pengganti armada Hawk Mk 53 yang telah lama pensiun. TNI AU dan Kemenhan tentu memiliki pertimbangan sendiri kenapa memutuskan pilihan pada T-50i, menyisihkan Yak-130 Russia, FTC 2000 China, dan Aero L-159 Ceko.

T-50 Diproduksi oleh Korea Aerospace Industries Korea Selatan bekerja sama dengan Lockheed Martin. Terbang perdana pada 2002 dan mulai diproduksi pada 2005. Ditenagai mesin General Electric F404-FE-102, Sistem Fly by Wire , HOTAS (Hand-On Throttle and Stick), secara keseluruh T-50i bisa disebut sebagai adik dari F16 karena kemiripannya.

Indonesia menjadi pembeli asing pertama yang memakai T-50i Golden Eagle. Sukses di gunakan oleh TNI AU, Pamor T-50i semakin melejit. Filipina menjadi pembeli berikutnya untuk varian fighter nya FA-50. Pada tahun 2012, sebuah film Korea berjudul Return to Base yang dibintangi aktor Rain sebagai salah satu pilot Skuadron Black Eagles  ROKAF (The Republic of Korea Air Force). Film ini sukses menampilkan kehebatan T-50i Golden Eagle melawan MiG29 Fulcrum Korea Utara.

Baca : T50 Golden Eagle, Sang Terpilih

Baca : Movie Return 2 Base, Duel Maut F16 vs MiG29

Beda T-50i dengan FA-50

And the last, back to the main point. Tujuan dari mengubah T-50 menjadi FA-50 adalah untuk meningkatkan kemampuan tempur TNI AU, dan sepertinya akan di plot sebagai mesin ronda terdepan penjaga langit nusantara bersama F-16 Block 52id. Sedangkan Su-35, Su-27, Su-30, Su-34 dan Rafale akan di plot sebagai mesin tempur utama menanti lawan yang sepadan.

Scorpion

Perbedaan T-50i dengan FA-50 tentu saja terletak di sistem avionik, radar, dan kemampuan persenjataan yang mampu di embannya. Perubahan agar menjadi FA-50 sejati diantaranya mengganti radar dengan daya endus lebih luas. Mampu membawa persenjataan dari Barat (sidewinder), Rusia (KH series, R series) , lokal (P series) dan mungkin Rudal Petir V-101 nya PT Pindad. Jika ini terjadi, alamak FA-50 hasil oprekan TNI AU ini bakal lebih digdaya ketimbang FA-50 orisinalnya. Luar biasa..

Saya curiga jika puluhan Jet T-50 Golden Eagle TNI AU itu aslinya berjenis FA-50 yang sengaja di selubungi kerahasiaan, mungkin demi menghindari Arm Race dengan kawasan ASEAN.

Keunggulan T-50/FA-50 Korea Selatan ini konon juga membuat Amerika Serikat jatuh hati. Amerika akan menggunakan T-50/FA-50 sebagai pesawat serang ringan dan bantuan udara. Bila ini terjadi maka nasib pesawat Textron Airland Scorpion akan mengalami tantangan berat.

 

Comments

comments

11 Comments
    • kasamago
        • kasamago
          • kasamago

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *