Kapal selam tipe XXI, Kakek Buyut Kapal selam modern

Kasamago.com — Satu lagi Alutsista bawah laut Nazi Jerman yang mengerikan dijaman nya namun terlambat hadir dalam kancah pertempuran. Dialah Kapal Selam Tipe XXI.

About Tipe XXI

Tipe XXI adalah revolusi dalam pengembangan kapal selam (Kasel). Dalam sejarah nya, inilah “Kakek Buyut” dari semua kapal selam modern.Dalam Tipe XXI, persenjataan dan perlengkapan eksternal lain yang “bikin berisik” dihilangkan.
Bagian Hull (badan) dan menara (sail) dibuat mulus bak terong, dan pertama kali nya, XXI memiliki kecepatan tinggi ketika menyelam ketimbang saat dipermukaan (perkiraan 17 knots).
Torpedo dimuat secara otomatis, dapat juga secara manual. Snorkel nya menancap permanen di menara, bukan lagi sebatas alat tambahan. Meski tipe XXI belum ber desain tetes airmata (tear drop) yang menjadi desain Kasel masa kini, tapi desain Hydrodinamis nya sangatlah penting dipelajari.
Bukan hanya itu , XXI dibangun dengan metode perakitan perbagian, atau Prefabricated (Prefab) / Modular. Dalam produksi, jalur perakitannya dapat dipakai untuk langsung meletakkannya ke dalam air dengan cepat.
Perancangannya di mulai pada Juni 1943, dengan rencana penyelesaian 30 Kasel per bulan hingga akhir 1944, mantab ! , Tipe XXI juga dirancang sebagai Kasel “Ocean-going”. Saudaranya yang lebih kecil, Tipe XXIII, menjadi Kasel perairan dangkal dan menengah. Keduanya diharapkan diproduksi bersamaan sejumlah 40 Kasel perbulan, sebuah impian dari Albert Speer.

Baca Juga : I400, nenek moyang kapal selam rudal

Akhir hayat Tipe XXI

Berat dikata, XXI dihadirkan sebagai masalah besar bagi sekutu, Tipe XXII pertama, U-2501 berlayar pada 12 Mei 1944. Diakhir Perang Dunia II, 119 Kasel telah diproduksi , kebanyakan gagal dalam produksi, atau belum di operasionalkan. 10 Kasel berhasil berlayar ke Norwegia dalam misi patroli. Tercatat hanya U2511 dibawah komandan Korvkpt Adalbert Schnee yang murni operasional. Tipe XXI menjadi icon dan tonggak bersejarah dalam revolusi teknologi di dunia Kapal Selam.

Baca Juga : Misteri Kapal selam Induk Rusia

Comments

comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *