Keluarga dan peran sebagai Regulator Pendidikan

Keluarga
Anak dan Orang tua ,Pic by iyakan.com

Kasamago.com – – Pendidikan di Era Kekinian erat kaitan nya dengan perkembangan teknologi informasi khususnya media digital (Website, Blog, Sosial Media, dll).

Ketika penetrasi Internet dan gadget kian masif, masyarakat masa kini telah menjadikan Media Digital layaknya kebutuhan Primer. Semua pihak hingga level keluarga pun dituntut menguasai media digital.

Keluarga dan Generasi Z Plus

Wujud intersepsi Media Digital dalam dimensi Pendidikan membuat arus informasi, komunikasi semakin gesit, dan Generasi Z plus (sedari dini sudah mengenal dan mengakses media digital) adalah pemakai terbesarnya.

Namun, teknologi khususnya media digital tetap menyimpan dua sisi berlawanan, Yin dan Yang, Positif dan Negatif. So, meski sangat membantu generasi pendidikan masa kini, tapi tetap saja diperlukan pengawasan dan pengendalian agar semuanya berada di jalur yang positif alias on the Track.

Untuk itu, Orang Tua perlu berperan sebagai Regulator alias Sang Pengatur di lingkup Keluarga.

Regulator dan Sahabat Keluarga

Agar peran Orangtua sebagai Regulator “didengar” oleh Generasi Z plus, Keluarga wajib menempatkan diri sebagai Sahabat Keluarga. Menjadi sahabat berarti harus bisa memahami, mengayomi, mengawasi, dan mengendalikan.

Pendidikan Keluarga, adalah landasan bagi anak anak kita untuk berkembang dan berkompetisi di satuan pendidikan (Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-Kanak, SD, sampai tingkat SMA/SMK) nantinya.

Dan yang terpenting Akhlak, Moral dan Budi pekerti wajib diajarkan para Orang tua, tanpa ketiganya pemakaian teknologi sangat berpotensi keluar jalur, berbahaya bagi proses tumbuh kembang anak.

Sesuai Pesan Almarhum Albert Einstein dalam Quotes nya “pengetahuan tanpa moral (agama) adalah buta, dan moral tanpa pengetahuan adalah pincang“.

Tantangan

Namun Menjadi Regulator atau Sahabat Keluarga tentu tanpa tantangan, tingkat kesadaran dan pemahaman disetiap Orang tua jelas beraneka ragam.

Triple Alliance perlu diproduksi antara Pemerintah (Kemdikbud), Keluarga dan anak didik, melalui Media Digital diharapkan terjalin kemitraan yang di harapkan menjadi solusi atas tantangan yang dihadapi.

Last, Keluarga yang sukses melibatkan diri dalam penyelenggaran pendidikan, akan sangat berjasa dalam menciptakan generasi emas bangsa dan turut aktif mencerdaskan kehidupan bangsa.

# sahabatkeluarga

 

Comments

comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *