Lokawisata Baturraden yang tak pernah lelah

Curug Telu

Kasamago.com — ,

Pemandangannya Indah banget ndroo.. ! Kayak Baturraden !!” celetukan bersejarah dari Kasino saat dirinya dan Indro sedang menanti kepulangan study Dono dari Amerika di suatu Bandara dalam salah filmnya di tahun 1990 (lupa judul nya)

Baturraden..? Siapa yang tak mengenal nya.., destinasi populer milik rakyat Kabupaten Banyumas yang ada di kaki Gunung Slamet.

Baturraden sejak di launching tahun 1971 terus menyedot magnet wisatawan baik domestik maupun internasional (Luar Banyumas maksudnya).

Senjata utama Lokawisata Baturraden adalah pemandangan yang Indah disertai suasana sejuk dan segar yang membahana. Cocok bagi yang berminat melepas penat, menyegarkan jiwa sembari menemani anak cucu nya bermain ria di Baturraden.

Saya terakhir berwisata ke Baturraden bersama keluarga kalau tidak salah tahun 2001. Ditahun itu, kebun binatang Baturraden masih eksis sebelum ditutup setelah peristiwa berdarah lepasnya seekor Beruang.

Sebagai pribumi asli lereng Gunung Slamet tentu saya dan sebagian besar warga Purwokerto city sudah jarang banget berwisata ke Baturraden. Yah, mungkin karena faktor kebosanan dan kedekatan jaraknya. Malah lebih memilih berwisata ke Jogja, Bandung, Jakarta, Bali atau Kebumen.

Saat liburan Idul Fitri 1438 lalu, saya berkesempatan mengunjungi lokawisata baturraden di moment puncaknya, high peak sesssion. Pengunjung membludak !!

Pihak pengelola Baturraden di libur lebaran 2017 menargetkan 100.000 kunjungan wisatawan. Dan pada kamis lalu, sudah ada 87.500 lebih pengunjung, dengan puncak kunjungan pada hari Rabu 28 Juni 2017 sebanyak 24.877 orang. Hari sebelumnya hanya berkisar 16.000 – 20.000 an pengunjung. Luar biasa.. mantab..

Bisa jadi di hari terakhir liburan lebaran, target 100.000 wisatawan sudah terpenuhi atau malah melebihi target. Lokawisata Baturraden jelas sukses mendulang miliaran rupiah sebagai PAD unggulan kabupaten Banyumas. Para pedagang pun turut kebanjiran omset.

Ada dua Wahana baru yang ada di Baturraden, yakni ayunan swing mountain dan sepeda gantung. Semoga di tahun berikutnya, lokasi saya Baturraden mampu menghadirkan Kereta gantung dan wahana eksotis lain.

Jika terwujud, maka Lokawisata Baturraden dapat menyaingi Universal Studios Singapura dan Disneyland Tokyo. Amin..

Comments

comments

2 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *