Marketing Memang Bullshit, Jadilah Konsumen Lihai

Kasamago.com – – Familiar dengan istilah “Marketing” dan “Bullshit”? Buku marketing bikinan Ippho Santosa ini memang fenomenal banget sejak diluncurkan sekitar tahun 2009 lalu, dan kini buku nya telah menginjak parade pencetakan ke 25, wow.. dan hebatnya saya adalah salah satu pembeli buku cetakan ke 25 tersebut. Hahaha.. Amat sangat terlalu very Telat.

Sedikit Intermezzo tentang si Buku Marketing Is Bullshit, Isinya penuh dengan hal-hal gila, unik, asyik, dengan penulisan renyah yang mudah ditelan sehingga dapat menjadi jajanan penuh gizi bagi pelaku marketing, Tetapi tidak bagi saya. Lha Kenapa? Bukan berprofesi sebagai marketing tulen? ya itu benar tapi yang bikin rada kecele adalah seluruh isinya ternyata sudah dipraktekan banyak pelaku usaha & marketing yang biasa saya lihat sehari-hari. Hasilnya tokcer, tapi bagi saya yang super terlambat terpaksa harus menemukan bullshit-bullshit marketing sendiri karena kalau tetap mengikuti yang ada kesannya jadi terlalu mainstream.

Lalu apa hubungan Marketing Bullshit dengan konsumen? jelas sangat berhubungan, baru baru ini Saya membaca sebuah fakta dan bukti yang sangat mengejutkan walau tak terlalu membelalak. Jadi selama ini apa yang digembar gemborkan, di jargon jargon kan oleh perusahaan terhadap produknya sebagian (atau mungkin seluruh) pada kenyataannya tidak lah demikian. Promosi gencar disertai informasi tentang si produk pada hakikatnya adalah cara untuk menutupi kecacatan pada produk atau untuk memperlanggeng keuntungan terus menerus.

Contohnya adalah Katrid Printer yang katanya hanya sekali pakai bila sudah habis, ternyata tidaklah demikian. Katrid bisa dipakai ulang sebanyak 3 kali atau bahkan lebih bagi yang mujur. Untungnya hal ini sudah marak diakali dengan mudahnya apalagi ditambah booming tinta infusan. Selanjutnya adalah Bola Lampu, Sikat Gigi Elektris, Pemanas Air, Kamera DSLR, dll usia pemakaiannya sudah ditentukan alias dibatasi, tujuannya? agar konsumen membeli lagi yang baru. Begitu juga dengan HP atau Kendaraan, sejatinya tidak ada perubahan signifikan pada teknologi, yang merubahnya begitu cepat adalah Life Style, Mode dan tentu saja keuntungan. Siapa yang rugi bila konsumen diberi produk yang sangat awet atau sulit rusak, tentu tidak akan membeli produk itu lagi.

Be Konsumen Cerdas

Sisi manusia yang mudah terpikat oleh mode, gaya hidup, dan iklan inilah yang dimanfaatkan dan di ekploitasi besar besaran. Bila bosan dengan barang lama, cukup di kemas ulang, dan promosikan secara bombastis, tadaaa.. jadilah new item yang kliatan eyecatching, futuristis dan up2date. Ada lagi informasi lain yang cukup menarik, Cuci tangan dengan sabun mandi atau sabun khusus cuci tangan hasilnya sama bersih nya. Minuman bervitamin dan sejenisnya tidak ada bedanya dengan minuman soda karena keduanya sama sama memilik kandungan gula. Klaim bahwa minuman tersebut menyehatkan dan sebagainya adalah akal akalan bagian marketing, kemudian Krim Cukur (Shaving Cream) entah kenapa Justru saya merasa kumis dan brewok lebih agresif tumbuhnya, dan ternyata ada kabar bahwa pabrikan membuatnya demikian agar produk krim nya laris manis. (Semakin rajin cukur, semakin rajin pula beli krim nya ><).

Silahkan buktikan dan gali lebih dalam bila masih belum mempercayainya, banyak hal baik alat elektronik atau kendaraan yang tak perlu buru buru diganti hanya karena merasa ketinggalan mode atau muncul versi teranyar. Jadilah konsumen cerdas, lihai dan bijak. Masyarakat Selandia Baru konon adalah masyarakat yang ketinggalan jaman karena masih setia memakai barang barang lawas. Penyebabnya apalagi kalau barang tersebut memang masih bermanfaat, berjalan lancar dan handal digunakan, jadi buat apa membeli yang baru bila yang lama masih sehat bugar.

Terapkan selalu istilah FUNCTION NOT FASHION ,maka kita akan semakain aman, tentram dan nyaman dalam mengelola keuangan kita untuk digunakan pada hal lain yang lebih membutuhkannya. Fashion senantiasa berubah ubah mengikuti zaman, tetapi fungsi tetaplah fungsi yang sulit diubah ubah.

Sekali lagi, Be Smart, Be Critical, Be aware of anything about Products with ‘Bullshit’ Inside.

Pic by Fuelrunning.com

Comments

comments

2 Comments
    • kasamago

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *