Menerawang Calon Momongan

Kasamago.com – – Awal Desember 2016 lalu ada yang berbeda dengan raut dan Rona wajah serta aura dari Permaisuri saya. Dengan penggunaan nada level rendah, lembut dan harmonis bak simfoni dari Akordeon, kabar syahdu nan mengggelegar ini akhirnya terdengar ke telinga saya.

Entah seperti kesurupan atau bak mendengar kabar yang biasa saja, reaksi dan respon yang saya terima justru seperti itu adanya. Mungkin orang lain akan menerima kabar gembira itu bagaikan memenangkan sebuah perang akbar atau mendapat lotre sebesar 1 triliun rupiah. Tapi saya sendiri malah bersikap biasa, antara gembira setengah mati dan kalem se kalem mungkin.

Berkah Ilahi

Hidayah luar biasa dari sang Pencipta, Tuhan YME, Allah SWT, dalam situasi sebiasa ini, akhirnya hati terketuk juga, ucapan rasa syukur dan Alhamdulilah bergema dari sanubari terdalam hingga keluar melewati rongga mulut. Berpuluh puluh pertanyaan tentang “Udah Isi Belum?” “Gimana udah Positif Belum?” akhirnya dapat saya jawab dengan bukti dan pesona jiwa.

Pedang ini ternyata tajam juga.. begitu gumam saya dengan senyuman tipis penuh kengerian

Kabar indah ini sejatinya sudah lama terprediksi dan diketahui oleh seseorang, selama bergelut dan berkolaborasi pasca Pernikahan, tak ada hasrat dan nafsu luar biasa untuk mendapat momongan, semuanya mengalir, berserah diri dan diserahkan pada ketentuan Sang Pencipta, Allah SWT.

Bak membaca komik Sunan Gunung Jati dan Putri Ong Tien Nio, ketika beliau mengatakan atas seijin Allah bahwa Sang Putri Hamil padahal putri masih single belum menikah, Ayah Sang Putri Murka dan mengusir Sunan. Alangkah terkejutnya sang Ayah ketika Putri nya benar-benar hamil. Itulah Sebuah bukti kebesaran Illahi, manusia yang berbuat, Allah yang menentukan

USG Perdana

Demi menjaga keselamatan dan kesehatan, sesuai SOP Ibu hamil seluruh Dunia. Sang permaisuri lantas meminta saya menemaninya memeriksakan diri ke Dokter Kandungan terbeken dan tertidak murah di Kota Satria.

Saking ramainya, Saya dan Permaisuri mendapat antrian ke 18. Butuh 2 jam untuk mendapatkan giliran periksa. Guna mempersingkat waktu, Saya dan Permaisuri pergi sejenak untuk menidurkan perut dari rasa lapar.

Jam 10 malam, Nama Permaisuri saya dipanggil. Dokter dan perawatnya sudah menanti bersama seonggok alat USG yang menurut saya paling canggih dan elegan di kota saya. Pemindaian perut dengan USG berlangsung singkat, terlihat dimonitor calon jabang bayi. Hasil pemindaian lantas dicetak ala Kamera langsung jadi.

Saya kira bakal bayar dikasir, ternyata salah. Dokter kandungan bertindak pula sebagai teller. Kami bayar langsung dimeja beliau. Setelah dokter menyerahkan Vitamin Kandungan. Saya dan permaisuri bergegas kabur menuju rumah untuk melanjutkan prosesi istirahat kembali, waktu telah menunjuk pukul 10.30 malam.

Doa dan harapan selalu saya panjatkan kepada Allah SWT agar senantiasa memberikan keselamatan, perlindungan, kesehatan dan rejeki kepada calon Jabang Bayi beserta Ibu nya. Kelak, saya berharap momongan perdana ini akan menjadi orang bermanfaat, berbakti pada Orangtua, Keluarga, bangsa dan negeri.

Jika terlahir cowo. saya ingin memberinya nama tokoh-tokoh besar karismatik yang saya kagumi seperti Ken Arok (pendiri Singasari), Oda Nobunaga (Pemersatu Jepang), Minato Namikaze (4th Hokage), briareos hecatonchires (AppleSeed), Kenshin Himura (Samurai X), Hugo Rafael Chávez Frías (Presiden Venezuela), Vladimir Vladimirovich Putin (Presiden Rusia), Nikolai Aleksandrovich (Tsar Rusia), Yusuke Godai (Kamen Rider Kuuga), dll.

Last, Melihat menimbang kisah kontroversial yang melatar belakangi para tokoh sekaligus perbedaan budaya yang begitu menyengat dan mencolok, agaknya niatan saya untuk memberi nama-nama seperti diatas akan mendapat tantangan keras, tajam, dari Permaisuri dan keluarga sekeras upaya mengembalikan UUD 45 kepada aslinya.

Mohon doa nya ya… Maturnuwun

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *