Menerawang Masa Depan Pesawat N-219

Kasamago.com – – Masih terbayang rasanya bagaimana hati dan mata ini terharu biru menyaksikan video roll out dan first flight N250 pada tahun 1995 silam, mengusung teknologi Fly by Wire pertama di kelasnya N250 langsung menyedot perhatian dunia Internasional dan Bisnis Penerbangan. Media Nasional dan Asing meliput bagaimana pesawat terbang pertama karya putra putri Indonesia terbang mengangkasa menunjukan segala kelebihannya.

Saat itu apabila N250 sukses menapaki dan beredar dalam kancah Bisnis penerbangan, MenRistek BJ Habibie yang menahkodai Project N250 memiliki impian untuk melanjutkan suksesi N250 menuju jenis pesawat jet dengan kapasitas 130 Penumpang yakni N2130. Sayang badai Krisis Ekonomi yang dipuncaki dengan tumbangnya kekuasaan Orde Baru memaksa Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) yang memproduksi N250 gulung tikar berikut mengubur dalam-dalam proyek N250 dan N2130.

Impian dan Cita-cita untuk kembali mewujudkan kebanggan nasional di bidang Dirgantara terutama penciptaan pesawat terbang sendiri tetaplah berdiri tegak, IPTN yang telah bersalin rupa menjadi PT Dirgantara Indonesia (PT DI) pelan namun pasti mulai menapaki masa depan yang cerah.

PT DI Menjawab

Paska sukses dalam pembuatan CN235 dan kerjasama dengan Air Bus, pada 2007 PT DI beserta Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) merancang sebuah pesawat perintis berpenumpang 19 orang bernama N219. Rencana pengembangan N219 kemudian di sampaikan pada publik, sambutan hangat dan tepuk tangan dukungan pun ramai sana sini.

Meski hanya Pesawat Perintis bukan Pesawat Berkapasitas besar seperti N250, paling tidak PT DI kembali menghidupkan impian dan asa Bangsa Indonesia akan buah karya Pesawat Terbang Racikan bangsa Sendiri. Tahun demi Tahun berlalu hingga rasa penantian Masyarakat Tanah Air terjawab pada Kamis 10 Desember lalu di markas PT DI, Bandung Jawa Barat. Roll Out atau penampilkan perdana sosok N219 kepada publik menandai bahwa PT DI dan Lapan telah siap merealisasikan impian ala 1995 silam.

Setelah Roll Out, N219 akan menjalani serangkaian uji terbang dan mengikuti sertifikasi kelayakan terbang dari Kementrian Perhubungan di Tahun 2016 mendatang. Rencananya N219 baru akan diproduksi massal pada 2017, semoga harapan dan doa rakyat Indonesia, Proyek N219 berjalan lancar tanpa suatu kendala hingga N219 meraih kesuksesan di Pasar Bisnis Penerbangan Perintis. Kegagalan N250 sangat patut dijadikan bahan pembelajaran, waspadai segala upaya pihak tertentu yang tidak ingin Bangsa Indonesia berhasil unggul dalam bidang Teknologi Strategis.

Tantangan N-219

Pesawat Perintis N219 memiliki spesifikasi antara lain Twin Engine PT6-420, Kecepatan 213 knots, Dilengkapi terrain alerting and warning system dengan Visualisasi 3D ,Harga termurah sekitar 5 Juta Dolar, dan Avionik Modern lainnya. Beberapa Kompetitor Pesawat N219 antara lain DHC6 Twin Otter, Dornier Do 228, Beechcraft king 350, dll. Dilihat dari desain, teknologi, dan harga jual yang diusung dari setiap Pesawat, N219 jelas lebih unggul dan memiliki added value tersendiri.

Kabarnya selama masih dalam masa pengembangan, sudah ada beberapa negara yang tertarik dengan Pesawat berkursi 19 orang ini. Jelas kabar ini sangat menyejukan dan menggembirakan, namun PT DI tak boleh terlena, sebuah rasa minat belum tentu di follow up dengan pembelian sesungguhnya. Produk yang sukses sebetulnya bukan pada betapa hebatnya produk tersebut tapi seberapa besar pasar menyambutnya yang ditandai dengan ramainya penjualan (laris manis).

So, Sukses di pasar Bisnis penerbangan Perintis adalah Tujuan utama N219 sesungguhnya dan sebagai syarat bagi Eksistensi sebuah perusahaan. Harapan dan semoga saja, Pemerintah Indonesia lah yang mengawali sebagai Pembeli dan pemakai terbesar N219. Apalagi N219 memang dirancang sesuai kebutuhan dan kondisi lapangan di wilayah Nusantara, N219 di desain mampu bergerilya menghubungkan daerah-daerah terpencil diseluruh sudut nusantara. Biaya Murah, Dapat Take Off dan landing di landasan Pendek, Tak membutuhkan banyak Perlengkapan ala Bandara Besar adalah Keunggulan Absolut dari N219.

Sekali lagi selamat bagi PT DI, selamat datang N219, semoga N219 menjadi salah satu kebanggaan terbesar Bangsa Indonesia di ranah dirgantara dan membawa harum nama Indonesia di mancanegara. Jika sukses dan wajib sukses, N219 dapat menjadi batu loncatan PT DI memproduksi cita cita yang terpendam, pesawat jet berpenumpang 100 orang ala Sukhoi SJ-100, atau Comac C919 serta semakin membuat PT DI percaya diri dalam mengemban tugas berat bersama Korea, Membangun Pesawat Tempur Canggih IFX/KFX !!

Jaya selalu Republik Indonesia

Pic by Tekno.kompas.com

Comments

comments

3 Comments
    • kasamago

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *