Mengenal sosok Presiden RI ke 8

Presiden RI
Para Hokage – Pic by Clipzui

Kasamago.com – – Dengan bergulirnya artikel ini, para pembaca sudah pasti tahu arah dukungan Blog ini dalam pagelaran Pilpres 2019 mendatang.

Dukungan dapat berubah 1000 derajat pada kubu lawan andaikan Blogger, mendadak diangkat sebagai Komisaris BUMN atau Direktur BUMN, tentu Blog ini akan menjadi Devotee radikal seperti mister Nyebelin, Lightning Roomlee dan the widow grey.. oportunis buanget yak.. eh ah apa kutu loncat yah, tau ah.. yang jelas ndak mungkin.

Sosok Hachidaime (08 dalam mitologi Naruto)

Skenario Allah pada suatu bangsa umum nya memberikan tantangan sebagai pembelajaran menuju kemenangan. Itulah yang terjadi pada Negeri raksasa gemah limpah loh jinawi, surga dunia di Asia Tenggara.

Tantangan spesial dari Allah SWT, di mulai sejak 2014 hingga 2019 alias 5 tahun. Syukurlah, tantangan ini memang sukses memetik pelajaran bagi bangsa, banyak yang tercerahkan dan tersadarkan bahwa ada yang out the track dalam kepemimpinan Presiden RI ke 7 atau Nanadaime.

Walhasil apabila rakyat bangsa ini sudah tercerahkan, memohon dan mendekatkan diri pada sang Khalik.. Niscaya, Presiden RI ke 8 adalah sebenar benar nya pemimpin. Siapakah dia.. Dialah yang mampu mengembalikan bangsa ini pada track nya kembali.

08, siapakah dia?

Menurut kamus besar bahasa Krypton, 08 “Kosong Lapan”, adalah julukan bagi Komandan Jendral Pasukan khusus baret merah ke 8. Julukan ini bukanlah mainan, ada landangan historisnya. Di bawah Komandan ke 8 inilah, Pasukan hebat ini melesat kepopulerannya sebagai salah satu pasukan elit terbaik di dunia. Wuooow..

Pada tahun 1998, Sang Jendral menjadi korban Konspirasi tingkat dewa. Ketimbang konflik, beliau memilih ikhlas, pensiun dini dan bertiwikrama di lembah Jordania.

Setelah pulih jiwa dan raga nya, serta mendapat kan kekuatan baru, Sang mantan Jendral aktif melebur dalam organisasi penting, lalu pada 2008 mendirikan sebuah partai berlambang kepala Garuda.

Berasal dari keluarga bangsawan, ningrat dan tersohor di seantero negeri. Sang Jendral tampan cerdas tangkas lebih memilih mengabdi sebagai prajurit ketimbang menikmati surga dunia bisnis.

Berbagai fitnah, agitasi, isu negatif, provokasi, dan hoax bertubi tubi menyerang sang Jendral. Tak ada mimik marah, jengkel atau putus asa, beliau tetap sadar menanti sang khalik memberinya amanah besar memimpin sebuah bangsa besar di dunia, menjadi Presiden ketika Rakyat mencari nya.

Mari kita berdoa, Pemimpin RI ke 8 adalah Dia yang terbaik.

Comments

comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *