Mengenal Zijiang M99, senjata yang dimaksud Panglima TNI ?

Kasamago.com—

Jagad Nasional dari dunia digital dan nyata geger dengan bocornya pernyataan Panglima TNI ke publik bahwa ada Kedatangan 5000 pucuk senjata ilegal yang dipesan oleh institusi negara di luar militer.

Simpang siur kebenaran-nya informasi Panglima semakin memuncak tatkala tidak ada kesinkronan informasi antara lembaga tinggi terkait. Ada yang mengatasakan 500 pucuk, ada yang mengatakan itu hanya laras pendek (pistol) ada yang bilang itu laras panjang (senapan). Berkaliber 7.62 mm hingga 12.7 mm yang hanya boleh dipakai Militer.

Selain itu ada Statement lain, yakni jika ada yang membeli senjata yang mampu menghajar Tank, Helikopter, dan Kapal Perang maka akan TNI hentikan karena telah melanggar ketentuan. Nah, berangkat dari hal ini, ada yang mengindikasikan bahwa senjata yang dimaksud adalah senjata yang mampu menembus lapisan baja, salah satu diantaranya adalah Zijiang M99.

Zijiang M99

Zijiang M99 (Type 99) adalah jenis senjata semi otomatis AMR (Anti Material Riffle) atau Heavy anti Personel Riffle. Berkaliber 12,7 mm x 108 mm dengan lima buah box Magazine yang dapat dilepas. Memiliki desain ala senapan runduk kelas berat seperti M2 Browning maupun SPR Pindad dengan popor yang dapat disesuaikan.

Diperkenalkan pada 2005, merupakan salah satu produk senjata China paling modern. Digunakan oleh Angkatan Darat dan Marinir China. Meski telah puluhan Tahun di operasionalkan, namun M99 baru mengawali karir battle proven nya di konflik Suriah dari 2011 hingga sekarang.

Memiliki berat keseluruhan 26 Kilogram, Panjang 58 inci, Panjang laras 31,5 inci, kecepatan tembak 800 meter per detik, Jarak tembak maksium 1500 meter. Ada dua versi dari M99, yakni M99 II yang memakai teknologi Amerika (dapat menampung peluru 50 BMG) dan M06 yang menggunakan model Bullpup.

M99 di produksi oleh Zijiang Machinery Company, namanya berasal dari sungai Zijiang yang terletak tidak jauh dari lokasi pabrik. Zijiang sudah operasional sejak tahun 1965.

Data dari wikipedia, pengguna M99 untuk saat ini adalah China, Myanmar dan Suriah.

 

Comments

comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *