Mengenang Kembali Trilogy Back to The Future

Kasamago.com – – Back to The Future? Bagi kalian yang sempat menikmati masa-masa era 90-an tentu tak melupakan film gubahan sineas kondang Steven Spielberg ini. Sejak dirilis untuk seri pertamanya di tahun 1985, Back to The Future langsung menghentak dunia perfilman, idenya tentang mesin waktu, berikut kisah kisah lucu dan dramatis yang menyertainya, membuat Back to The Future menjadi salah satu karya Hollywood paling layak dikenang sepanjang masa. Mobil DeLorean yang menjadi basis mesin waktu pun turut terkerek popularitasnya sehingga menjadi kendaraan buruan para kolektor, mirip dengan yang dialami Toyota AE-86 Trueno.

30 Tahun yang lalu

Tepat 21 Oktober 2015 lalu adalah peringatan sekaligus perayaan 30 tahun kelahiran trilogy Back to the Future, semarak peringatan ini terlihat di negara kelahirannya, Amerika Serikat berupa pemutaran ulang ketiga film Back to The Future, Edisi khusus dalam koran USA Today, dan kemunculan kedua tokoh utamanya, Martin McFly (Martin J.Fox) yang kini berusia 54 Tahun dan Dr. Emmett “Doc” Brown (Christopher Llyod), kini 77 Tahun di bebarapa program TV Amerika.

Back To The Future dibagi kedalam tiga seri (Trilogy) film, Seri pertama tentang perjalanan waktu dari Tahun 1985 ke 1955, kedua dari Tahun 1985 ke 2015 dan ketiga dari Tahun 1955 ke 1885. Dari ketiga film, seri kedua lah yang paling terkenal dan ramai diguncingkan, apa pasal? Apalagi kalau bukan seting di tahun 2015 nya yang meramalkan banyak hal, mulai dari teknologi, gaya pakaian, dan moda transportasi. Film dengan seting penuh ramalan ini mengingatkan saya pula pada film  Robocop dan Patlabor, yang menggambarkan bagaimana kehidupan manusia khususnya teknologi di masa depan, namun yang pasti, semuanya memiliki kesamaan, yakni sama-sama meleset atau jauh dari prediksi yang digambarkan dalam film nya.

Ramalan yang meleset di Tahun 2015

Dalam kisah perjalanan waktu ke Tahun 2015, tepatnya 21 Oktober 2015, Marty dan Doc mendapatkan gambaran yang sangat keren di Tahun tersebut, mulai dari Mobil Terbang, Sepatu (Nike) dengan tali yang dapat mengikat sendiri, Jaket yang mampu menyesuaikan ukuran tubuh sendiri, Pakaian yang dapat kering sendiri bila basah, Skateboard melayang (Hover Board) dan sebagainya.

Kini di Tahun 2015 yang sesungguhnya, apakah teknologi tersebut diatas dapat kita temui sekarang? Tentu jawabannya Tidak !, Skateboard beroda masih banyak dijual di toko Olahraga, Mobil Terbang? Masih berkutat di Lab. Pengembangan, Sepatu dan pakaian otomatis, wah justru sekarang gaya fashion kembali ke tema lawas (klasik). So kenyataan yang tak sesuai harapan di Film Back to The Future part II pun menjadi bahan bacolan Marty dan Doc di salah satu program TV Amerika, Jimmy Kimmel Live.

“Ngapain aja kalian selama 30 Tahun ini?” begitu bunyi sindirannya, apa mau dikata, faktanya teknologi mobil pun masih sama seperti era 80-an, bahkan mobil2 era 80-an di jalanan Indonesia pun masih marak ditemui sana sini. Kendaraan Jadul justru kembali ngetrend, Teknologi Baterai masih sama, Perang di Timur Tengah masih terjadi, Jalanan aspal pun masih sama. “Selama 30 Tahun kok perkembangan peradaban Manusia Begini-begini saja?” bunyi sindirian berikutnya.

Meski begitu, masih ada hal yang terjadi di Tahun 2015 namun lolos dari prediksi Back to The Future, apalagi kalau bukan Internet berikut produk turunannya seperti Media Sosial, dan Gadget. Lebih jelasnya berikut beberapa hal yang sesuai prediksi film maupun yang lolos dari prediksi :

Sesuai Prediksi :

  • TV layar datar (LCD/LED), dalam film ada penampakan TV layar datar, dan itu akhirnya sesuai dengan prediksi filmnya.
  • Kacamata Pintar, terwujud melalui Google Glass buatan Google.
  • Smartphone & Tablet, dalam film Doc memberikan sebuah benda mirip Gadget masa kini.

Lolos dari Prediksi :

  • Teknologi Internet dan turunan nya
  • Perkembangan Gadget, orang dapat nonton tv/film, main game, dsb dari mana saja termasuk toilet.
  • Perkembangan perangkat IT dan turunannya

Meski banyak yang tak sesuai penggambaran di film nya, selama 30 Tahun peradaban manusia mengalami perkembangan yang cukup drastis dan kini memasuki apa yang disebut era Digital/Informasi/Cyber. Gambaran teknologi Mobil terbang, Hover Board, dsj itu Saya percaya sudah mampu diciptakan manusia, hanya saja semuanya masih dalam tahap uji coba, belum mampu dinikmati oleh khalayak karena masalah harga jual dan faktor keamanan.

Ramalan, Proyeksi, Prediksi itu meleset atau menjadi kenyataan adalah hal yang wajar sehingga tak ada yang salah bila kita terus berkhayal atau berimajinasi tentang masa depan, karena justru berawal dari imajinasilah berbagai teknologi canggih yang kita rasakan ini tercipta.

Comments

comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *