Mengenang Majalah Angkasa dan Commando

Majalah
Angkasa – pic Bukalapak

Kasamago.com – – Sejak kecil saya memiliki sedikit hobi tapi berjuta minat, salah satunya membaca, dan topik bacaan nya pun hanya dua yang paling amat sangat disenangi, yakni Militer dan Sejarah. Dua kategori ini kadang saling berkelindan dan bertautan, Sejarah ada dalam militer, dan militer ada dalam sejarah.

Kompleksitas yang ada membuat saya susah fokus pada satu topik atau dalam dunia blog disebut Niche, Gado-gado menjadi pilihan seperti hal nya blog Kasamago ini yang tetap memilih menjadi gado gado.

Terkusus dalam topik Militer, bahan bacaan utama dalam menengguk informasi dan literasi adalah dari Majalah Angkasa serta Commando, dua jenis majalah Militer terbaik satu satunya di Indonesia yang berasal dari satu perusahaan yang sama. 

Angkasa dan Commando

Saya mulai mengenal dan membaca Kedua majalah ini semenjak di bangku SMP (2000 an), dan mencapai klimaks nya di era kuliah (2008 an), lalu tetap konsisten di tahun tahun berikut nya. Yang paling banyak saya baca dan beli tentu saja adalah Majalah Angkasa, Isinya berasal dari tiga matra sekaligus sehingga lebih general, sedangkan commando sedikit sekali saya koleksi, konten nya pun lebih fokus di matra Darat.

Karena harga majalah ini termasuk lumayan, disaat budget cekak dan dalam rangka hidup hemat, biasanya saya setiap minggu mampir ke Gramedia, nongkrong disana sambil membaca Majalah Angkasa hingga tuntas, atau sebosan nya. Alternatif lain nya adalah, ketika Kakak saya tengah pergi ke Kota Jogja untuk membeli buku, saya langsung nitip dibelikan Majalah Angkasa dan Commando versi obral, dengan 7000 – 10000 rupiah di Jogja, sangat murah dan memuaskan dompet :D.

Akhir Majalah

Majalah
Commando edisi Koleksi – pic by SejarahPerang

Memasuki Tahun 2017, saya yang rutin nitip kakak di belikan majalah Angkada dan Commando di Jogja mendadak tersendak, dan sering nya di belikan majalah edisi ganda, alias saya sudah punya sebelum nya. Puncaknya di akhir tahun 2017, saya cek di Gramedia ternyata majalah ini sudah tidak kelihatan batang hidung nya. Info Kakak dari penjual majalah obral Jogja, mereka sudah tidak punya stok nya lagi, dan majalah ini tidak ditemukan edisi baru nya. Feeling saya berkata, Angkasa dan Commando tutup usia, selayaknya majalah favorit saya yang lain, Animonster.

Benar saja, sekitar bulan September 2017 (CMIIW), Angkasa dan Commando dinyatakan Tutup. Sedih dan kehilangan salah satu api semangat dalam informasi dunia militer ini. Habit Gogling masyarakat milenial masa kini dituding menjadi biang keladi nya, dan memang terasa demikian. Akan tetapi, sebagai pembaca Majalah, sensasi nya tetap berbeda ketimbang Googling, meski kalah dalam kecepatan muat, namun versi cetak unggul dalam kedalaman informasi apalagi versi Koleksi nya dan bersumber dari sumber eksklusif.

Sayonara Angkasa dan Commando, berharap keduanya eksis melalui situs online nya, ternyata sama saja. Shutdown. kini satu satunya sumber informasi Militer berasal dari Internet dan jika beruntung, langsung dengan sumber nya :D.

Salam Komando !

Comments

comments

2 Comments
    • kasamago

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *