Netflix masuk ke Indonesia, Bagaimana Pengaruhnya?

Kasamago.com – – Sebuah kabar indah pagi para penikmat Film di tanah air, Netflix Layanan Streaming Film yang populer di negara Barat pada awal Januari 2016 ini mulai menjejakan kaki nya di tanah air tercinta. Kehadiran Netflix menjadi pertanda kuat bahwa kecepatan Internet di Indonesia semakin tangguh, dipercaya dan tak diremehkan lagi.

Sudah menjadi rahasia umum, bahwa akses streaming sebuah video atau film khususnya di Netflix minimal membutuhkan 5.0 Mbps, sedangkan untuk kualitas HD dan Ultra HD dibutuhkan kecepatan 25 Mbps . Jika Netflix Hadir, berarti hampir seluruh nusantara telah siap menikmati internet berkecepatan dewa. Pangsa pasar Indonesia memang menggiurkan siapa saja, khususnya diranah digital. Pertumbuhan penggunan Internet (Netter) yang super dashyat adalah Potensi indah yang tak mungkin dilewatkan.

Netflix dan Ledakan Pengguna Internet Tanah air

Netflix bagaikan Toko persewaan film didunia maya, istilah asyikny adalah Youtube nya para pecinta film ! Layanan ini dapat dinikmati pengguna dimana saja, kapan saja, dengan media apa saja seperti Smartphone, Smart TV, Tablet, PC dan Laptop. Dengan layanan mirip TV berlangganan (TV Cable), Netflix bersih dari iklan ,tak perlu memiliki jadwal penayangan sebuah film, dan dapat menentukan konten yang dikehendaki. Dengan biaya berlangganan Netflix sekitar Rp 109.000,- ,pengguna dapat menikmati seluruh film yang ada di perpustakaan Netflix. Selama ini Netflix mungkin urung menjejakan dirinya di tanah air karena kualitas Internet di Indonesia masih belum sebaik negara-negara yang telah menjadi pasar Netflix. Seperti yang telah dijelaskan diatas, Netflix memakai cara Streaming ,yang berarti pengguna wajib memiliki kecepatan Internet minimum dan Kuota Unlimited.

Sudah sewajarnya Netflix masuk Indonesia, Penetrasi Layanan Internet yang begitu masif didukung dengan menggeliatkan provider Internet lokal terutama Telkom dengan Indihome nya yang begitu aktif mempromosikan Kualitas Internet berkecapatan tinggi dengan jaringan Fiber Optic. Di Tahun 2015 lalu, Telkom Indihome sukses meraih target 1 juta pengguna dan kemungkinan masih terus bertambah seiring membludaknya kelas menengah di tanah air. Diranah selular pun tak kalah ramai, Operator-operator tanah air gencar menawarkan promo berinternetan dengan teknologi 4G (LTE) apalagi didukung mulai merebaknya Smartphone berkemampuan 4G dengan harga terjangkau.

Meski telah sukses dan hadir di 190 negara (termasuk Indonesia), Kemungkinan Netflix masih harus menemui kendala di pasar Tanah air, bukan soal akses Internet melainkan mekanisme berlangganan. Untuk menikmati layanan paket Dasar, Standar dan Premium, pengguna harus membayar melalui Kartu Kredit. Nah di Indonesia Kartu Kredit masih menjadi barang yang agak ditakuti, termasuk saya sendiri sehingga penetrasi kepemilikannya di Indonesia hanya segelintir saja. Sehingga kedepan mungkin Netflix harus mulai mempertimbangkan menyediakan opsi pembayaran dengan cara lain yang lebih familier bagi rakyat Indonesia.

Efek Netflix di pasar tanah air

Kehadiran Netflix di Indonesia sangat disambut hangat oleh pelaku Industri film, apalagi kalau bukan untuk mencegah dan mengatasi PEMBAJAKAN film. Saya sendiri berpenpendapat, Netflix perlu kerja keras untuk berhasil memenangi perang suci melawan pembajakan karena di Indonesia, Pembajakan film seolah telah menjadi budaya dan gaya hidup. Penikmat film yang seharusnya menghargai kreatifitas dengan rajin menyambangangi Bioskop pun tetap aktif mengunduh film bajakan. Selain sebagai film koleksian di Storage Internal dan External, Mengunduh film bajakan adalah solusi bila kita tak sempat menyambangi bioskop karena tak punya waktu atau tak ada biaya.

Ditahun pertamanya, Netflix agaknya perlu berjuang melakukan penetrasi walaupun mungkin telah berhasil menguasai ceruk pasar tertentu yakni mereka yang aktif berInternet ria, Hobi Streaming dan memiliki sumberdaya Unlimited. Well, kehadiran Netflix semakin menambah semarak industri Digital tanah air walaupun bukan pemain dari dalam negeri sendiri, berharap Netflix menyediakan fitur filter untuk mengingatkan pengguna mana film untuk semua umur, dewasa dan bimbingan orang tua.

Lalu mampukah Netflix  membantu mencegah Pembajakan film?, Well biarlah waktu yang akan menjawabnya.

Comments

comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *