Pemimpin yang tangguh merupakan Raja dari semua Alutsista

Kasamago.com – – Alutsista atau Alat utama sistem Persenjataan adalah sebuah akronim yang menjelaskan tentang alat alat militer yang menjadi pilar kekuatan utama dan memiliki peran yang sangat strategis, antara lain Kapal Perang, Pesawat Tempur, Tank, Kapal Selam dan sejenisnya.

Secara kasat mata, negara yang memiliki kekuatan militer kuat adalah negara yang memiliki daftar alutsista modern, komplit dan berjibun jumlahnya. Kenyataan ini memang ada benarnya, tercatat dalam sejarah, Nazi Jerman, Jepang, Uni Soviet, Inggris dan Amerika Serikat memiliki koleksi Alutsista yang luar biasa banyaknya, namun sejarah mencatat pula bahwa kehebatan militer sebuah negara tak mutlak dipengaruhi oleh banyaknya Alutsista yang dimiliki. Bisa dilihat ada sejumlah negara yang meraih kemenangan gemilang dengan Alutsista yang sangat terbatas, selain semangat juang antara tentara dan rakyatnya, kemenangan negara ini juga amat ditentukan oleh kehandalan para pemimpinnya.

Bayangkan apa yang terjadi ketika segerombolan Kucing harus dipimpin oleh seekor Hamster, atau Ibarat Kapal tapi dinahkodai oleh masinis, bisa jadi timbul berbagai kekisruhan yang akhirnya menggagalkan Kucing menangkap Tikus atau Kapalnya malah nyasar dan kandas entah dimana. Disinilah peran Pemimpin menjadi sangat krusial dan berpotensi mampu menutupi keterbatasan Alutsista yang dimiliki, Bak david melawan goliath, dengan kecerdikan musuh yang jauh superior bisa ditaklukan, dibuktikan oleh Hizbullah ketika berhasil menahan serangan militer Israel yang dilengkapi Alutsista superior. Saat Nazi Jerman menyerbu kota Stalingrad Soviet, Jerman dilengkapi dengan kekuatan militer maha dashyat, sayang selain cuaca extrim terjadi berbagai kesalahan dipucuk pimpinan Jerman, hasilnya ratusan ribu tentara Jerman beserta perlengkapannya terkepung tak berkutik menunggu ajal. Betapa Alutsista yang hebat dan canggih menjadi tak berkutik ketika para pemimpinnya gagal memanfaatkannya.

Sebuah Uji Mental dan Perang Syaraf

Sebelumnya, Indonesia pernah di uji ketangguhan para pemimpinnya disaat Tetangga Bule di selatan aktif melakukan tindakan yang tidak bertetangga seperti Penyadapan dan pelanggaran kedaulatan. Sikap pemerintah Indonesia terhadap ulah nakal tetangga ini terlihat lembut diplomatis, namun syukurlah tindakan lembut ini diback up secara rahasia oleh TNI AL dengan menangkap basah si penyusup sehingga menjadi bukti kuat untuk mengkick balik.

Sedikit membandingkan dengan pemimpin negara lain seperti Reaksi Pemerintah India mengecam Amerika terkait kasus pelecehan diplomatnya, Ancaman Presiden Rusia terhadap Arab Saudi bila terbukti mendalangi pemboman di Volgograd, Perdana Menteri Fiji yang sukses mempermalukan Menlu Australia terkait penyadapan, dan lainnya. Pemimpin adalah Barrier terdepan dalam menghalau aksi pelanggaran kedaulatan oleh pihak asing, baru lah dibelakang upaya sang Pemimpin didukung oleh kekuatan militer dengan Alutsista menggetarkan.

Kemenangan Asymetris

Bila pihak Asing menghentikan ulahnya dan melakukan lobi pendekatan, itulah kemenangan yang diraih oleh sang Pemimpin, maka inilah bentuk kemenangan psikologis yang luar biasa, tak perlu keluar biaya mahal, minim resiko jangka panjang dan tak mengganggu stabilitas nasional serta kawasan. Inilah salah satu bentuk Asymetric Warfare yang tengah booming saat ini, bentuk perang non fisik yang sanggup memenangkan pertempuran dengan cara yang elegan nan mematikan.

At least, Itulah pentingnya pemimpin yang hebat, Banyak Kerajaan besar yang awalnya hanyalah kerajaan kecil namun dipimpin oleh Pemimpin yang tangguh, semisal Jengis Khan secara fantastis berhasil menguasai Kekaisaran China atau Raden Wijaya dengan Kerajaan Majapahitnya. Sayang diluar sana, Tak dapat dipungkiri, ada juga tindakan tegas oleh seorang pemimpin namun dengan maksud pencitraan politik semata, pemimpin model beginianlah yang biasanya hanya lantang diawal dan gemulai diakhir.

Pic by http://img3.wikia.nocookie.net

Comments

comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *