Pengalaman pertama pakai BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan
Rumah Sakit – Mikehattsu Blog

Kasamago.com — Khawatir, takut dan was was saya rasakan ketika mencoba menggunakan Kartu Indonesia Sehat alias BPJS Kesehatan pertama kali nya.

Berbagai rumor enak dan tidak sedap sering saya dengar terkait BPJS kesehatan. Entah itu dilayani dengan prima, atau sebaliknya , ditolak hingga kesulitan diberi Rujukan dari pihak FasKes pertama. Yang terkini, BPJS Kesehatan dikabarkan defisit 11 Triliun. Wuoow.. Pemerintah sedang berusaha untuk segera mencari dana penutup defisit BPJS ini.

Pakai BPJS Kesehatan pertama kali

Sebagai fasilitas Asuransi kesehatan yang diwajibkan Negara pada rakyat nya.. tentu imbas dari keikutsertaan nya adalah mendapatkan pelayanan kesehatan bagi anggota nya. Itulah sebab nya, ketika Istri di bawa ke rumah sakit untuk proses persalinan anak pertama, saya mendahulukan pakai BPJS.

Hasil nya di tolak, alasan nya.. Istri saya persalinan nya Normal tidak ada problem. BPJS tidak mengcover persalinan normal hanya yang bermasalah saja alias via operasi.

Tantangan

Berikut nya, awal September lalu. Anak saya jatuh sakit dan terpaksa opname di rumah sakit. Karena langsung ke IGD, saya tidak dimintai rujukan.. Alhamdulillah. Tapi tantangan baru di mulai, pihak administrasi rumah sakit memberitahu bahwa pembayaran Premi BPJS bulan Agustus belum dibayar. Kaget saya, karena iuran BPJS sudah autodebet oleh Bendahara.
Saya pun mengontak Bendahara, ternyata benar belum disetorkan, saya pun meminta untuk disetorkan juga di hari itu. Clear..

Menjelang kepulangan Anak saya, kembali masalah menghadang.. muncul denda keterlambatan, padahal pembayaran tepat dilakukan di tanggal 10, batas akhir pembayaran BPJS. Edan dah, bayar di penghujung waktu ternyata kena denda juga. Kembali, bendahara membayar denda di hari itu juga. Clear. Pihak administrasi kembali memanggil, meminta bukti fisik pembayaran BPJS.. alamak.

Menjelang Maghrib saya segera menuju rumah Bendahara untuk mengambil struk transfer pembayaran denda. Balik ke RS lagi ternyata bukti fisik ga perlu dibawa, bisa difoto saja. Ngualamak..

Akhirnya, karena naik kelas, saya hanya diminta membayar separuh biaya nya. Jika ada kelebihan, akan di beritahu dan dikembalikan.

Last.. begitulah sensasi memakai BPJS Kesehatan pertama kali nya. Semua orang pasti berharap, Kartu Indonesia Sehat ini tidak akan pernah digunakan selama lama nya,Alias di beri waras sehat selamat hingga akhir hayat.

Namun namanya manusia meski mengaplikasikan pola hidup sehat sebagai upaya detensi dan preventif ,tetap saja Allah SWT dapat memberikan ujian kapan saja.

Comments

comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *