Perubahan bersejarah Generasi Milenial (Gen Y)

Kasamago.com – – Generasi Milenial (Gen Y), merupakan generasi yang merasakan kehidupan emas (Golden Era) yang menikmati perubahan jaman dari era 90an menuju 2000an. Berbagai dinamika kehidupan, trend, teknologi, budaya dan sebagainya hadir silih berganti mewarnai perjalanan generasi milenial yang super bersejarah. Berikut deretan daftar perjalanannya :

Pre-1990s

1980an : Bangkitnya musik Pop. Saat itu, musik Indonesia dilanda demam pop dan berakhirnya era genre rock and roll. Kehadiran musik pop ini akan berdampak pada tahun 1990-an dengan melahirkan genre pop rock, yang kelak begitu familiar di kalangan Gen Y.

1989 : Era televisi Komersil. Munculnya TV swasta telah memicu perkembangan tayangan hiburan berkembang pesat. Gen Y adalah generasi yang bisa menikmati hiburan beragam dari TV.

1990S

1990: Manga Revolution. Masa kecil Gen Y sangat akarab dengan film kartun dan komik Jepang seperti Doraemon, Dragon Ball, Kungu Boy dan lain sebagainya.

1995 : MTV dan budaya pop. Sejak 1995, MTV hadir sebagai acara musik bergengsi yang populer di tanah air. Acara ini telah membuka wwawasan budaya massa global pada Gen Y.

1995 – 2000 : Era Boyband,  Backstreet Boys, N’SYNC, Westlife, dll tengah digandrungi masyarakat muda.

1996 – 8 : Munculnya situs berita online seperti Tempo, Republika dan Detik.com yang mengawali perkembangan dunia digital di tanah air.

1997 – 8 : Reformasi dan kebebasan berpendapat. Mei 1998, Soeharto mengundurkan diri. Gen Y adalah generasi yang menikmati kebebasan berpendapat. Konsol Game Playstation dan Internet Hadir.

1997/8 : Bhineka.com lahir, ini adalah salah satu situs jual-beli pertama di tanah air. Setelah itu juga diikutin lipposhop.com, astaga.com, atau kopitime.com

1999 : Maraknya forum online. Kaskus merupakan forum dikusi yang hadir pada tahun ini. Sampai saat ini, Kaskus jadi media komunitas generasi milenial.

2000S

2000 – 2004 : Munculnya Game Online, Counter Strike dan Ragnarok menjadi populer.

2002: Film “Ada Apa Dengan Cinta?” muncul di Bioskop. Karakteristik tokoh di dalam film ini menjadi rujukan budaya pop Gen Y.

2002-2006 : Hadirnya media sosial. Friendster, Myspace, Skype, Facebook, dan Twitter merupakan media sosial yang digemari Gen Y pada saat itu.

2007 : Generasi Cashless. Tcash dan Flazz diluncurkan oleh Telkomsel dan BCA. Gen Y pun kian mudah melakukan transaksi di berbagai gerai dengan non-tunai.

2008: Menjadi citizen Journalism. Sejak 2006, Blog mulai banyak dipakai Gen Y. Dua tahun kemudian, platform citizen journalism berkembang pesat seperti Kompasiana, Blogger dan WordPress.

2008 : Ping!!! BBM-an. Blackberry makin digemari oleh kelas menengah dan Gen Y.

2009 : Batik merakyat. Batik ditetapkan sebagai warisan dunia oleh Unesco. Gen Y bangga menjadikan batik sebagai pakaian untuk ke kantor dan kondangan.

2010S

2010 : Instagramble??? Instagram muncul menjadi media sosial favorit Gen Y sebagai ajang narsis. Indonesia Berkebun muncul, Salah satu komunitas pecinta Urban Farming.

2011 : Wabah K-Pop, banyak Gen Y yang menyukai genre musik atau drama asal Korea. Kehadiran Nebengers, Munculnya Nebengers memandai ride-sharing yang digemari kalangan Gen Y. Hadirnya layanan Go-Jek, Kelahirannya memberikan pengaruh gaya hidup digital dan economy sharing yang kuat pada Gen Y. Smartphone Android semakin digemari.

2012 : Harbolnas diluncurkan, Program Harbolnas ini telah memicu Gen Y untuk gemar berbelanja Online. Jadi artis dadakan karena Youtube, Sinta-Jojo dan Norman Kamaru menjadi tenar karena Youtube, Gen Y pun berlomba lomba menjadi terkenal lewat Youtube.

2014 : Konstelasi Pemilu 2014. Kesadaran kaum millenial kian kuat, Media Online dan Media Sosial kian penting dalam berkampanye.

2017 : Experience adalah segalanya. Tren pertumbuhan konsumsi leisure kian tinggi.

Referensi : 15 Millenial Big Trends to Watch in 2018 (and Beyond), Inventure.

Comments

comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *