#Pojok Bisnis : Bisnis Investasi bersama Teman? Waspadai Hal ini !

Kasamago.com – – Berbisnis adalah keinginan banyak orang diseluruh dunia, bisnis menjadi salah satu cara beraktualisasi diri menggapai impian berupa kemakmuran duniawi alias kebebasan finansial (Financial Freedom). Hambatan terbesar ketika seseorang hendak berbisnis adalah cara memulai, bagi yang bermodal tentu lebih gesit tetapi jika tidak maka perlu menyiapkan rencana yang matang entah itu patungan, meminjam, kerjasama atau tanpa modal sama sekali dengan memanfaatkan dana dari pihak lain.

Memasuki zaman Digital dan abad teknologi informasi, cara berbisnis kian beragam dan semarak. Banyak cara dilakukan masyarakat untuk mendapatkan penghasilan masif dari Bisnis, ditengah booming Internet dan Gadget Pintar, fasilitas berbisnis makin mudah dan itu membuat pengusaha muda dan tua tumbuh bak jamur, apalagi ditunjang dengan kehadiran situs marketplace / e-commerce , Blog, Sosial media, dan kemudahan membuat website.

Akan tetapi, walau Bisnis mulai mudah dijalankan tetapi tak ada sesuatu di dunia ini yang terlepas dari masalah, tantangan, hambatan, dan cobaan. Berbisnis tak hanya mengandalkan modal, skill, dan pemasaran, tetapi juga karakter, jiwa entrepeneur, moral, pokoknya semua yang menyangkut tentang Soft Skill. Ini lah yang wajib di waspadai bagi para pelaku Bisnis pemula seperti Saya sendiri, dan berikut adalah kisah perjalanan bisnis saya bersama teman yang patut dijadikan pelajaran siapapun.

Awal Mula Berbisnis

Urusan bisnis, buka usaha atau latihan jadi wirausaha sudah saya lakoni bersama teman saat awal perkuliahan dahulu, dimulai dengan membuka komunitas desain grafis ,jasa desain, hingga membuka sekolah komik yang hanya bertahan hitungan hari karena kemampuan diri belum memadai untuk menekuni bisnis ini. Saya sendiri pada akhirnya lebih memilih menjadi karyawan disebuah Perusahaan, sang Teman tetap merintis usaha apapun meski selalu berujung kegagalan. Pada tahun 2012, saya berpartner lagi dengan teman, kali ini saya membutuhkannya untuk membuatkan website pencarian Travel Online sebagai bagian dari bisnis Start Up saya bernama BerTravel. Gagal, karena saya tidak fokus, ulet dan konsisten.

Perjumpaan kembali

Pada 2015, saya bertemu lagi dengan si Teman. Kali ini saya dan teman punya ide untuk membangun situs e-Commerce, dan lagi lagi berujung kegagalan. Selang beberapa bulan, Saya melihat Teman sedang asyik bermain BITCOIN, dan baru tertarik saat Teman mendapatkan penghasilan lumayan dari Trading Bitcoin. Karena tak menyukai aktifitas trading, saya pun berkata ke teman “Hei, mau gak kalau kamu mainin (trading) duit saya di Bitcoin? Hasilnya bagi dua atau pake persentase”. Maka dimulai dari percakapan inilah, maka kami berdua sepakat membentuk usaha INVESTASI BITCOIN pertama di kota kami.

Sebulan berjalan, Teman sudah mendapatkan nasabah Investasi dengan jumlah besar dari kawan dan keluarga nya. Karena saya tidak mahir Trading, saya pun menawarkan diri berperan sebagai marketing, baik mempromosikan perusahaan maupun mendapatkan nasabah. Nasabah pertama dapat Saya dapatkan, tidak lain adalah sahabat saya sendiri. Ketika saya baru mendapat satu nasabah, teman saya justru kebalikannya. Bisnis Investasi Bitcoin makin bersinar, sehingga teman saya sekaligus pemilik dan direkturnya merekut dua orang karyawan sebagai staff admin. Sebulan lebih berselang, akhirnya saya mendapatkan nasabah kedua dengan nominal lumayan gak banyak ><.

Moment Keindahan

Sebelum memulai berbisnis Investasi Bitcoin, saya sudah mewanti wanti jauh hari kepada sang teman agar berhati hati, karena sebelumnya telah marak kasus Investasi Bodong / Penipuan Investasi. Kita berbisnis di sektor yang rawan dan sensifif, yakni uang, siapkan mental dan moral agar jangan sampai tergoda atau punya niatan buruk terhadap uang nasabah. Mulai bertahap, terutama membuktikan kepada masyarakat bahwa Investasi Bitcoin ini bukan penipuan atau bodong, dan yang terberat adalah meng edukasi masyarakat tentang apa itu BITCOIN. Sebuah mata uang digital yang benar-benar baru dan belum populer di tanah air. Selain itu jangan lupakan menerapakan Pelayanan Extra Maksimal kepada Nasabah agar bisnis senantias bertahan dalam jangka panjang.

Himbauan senantiasa saya dengungkan agar Bisnis Investasi Bitcoin kami tetap berada dalam jalur yang benar, aman, barokah dan taat aturan.

Dalam 3 Bulan pertama sejak di dirikan, Keuntungan dari Investasi Bitcoin semakin terlihat dan saya meyakini bahwa Bisnis ini akan menjadi gerbang masa depan meraih impian. Dengan profit yang didapatkan dari Bitcoin, teman saya lantas dapat memenuhi kebutuhan tersier hingga membantu biaya kuliah adik nya.

Tetapi di masa masa ini lah, saya pun perlahan mulai melihat ada suatu perubahan mendadak dari Teman saya. Entahlah.. mungkin karena tak mampu mendapatkan banyak Nasabah, muncul sikap menyepelekan pada Saya dan segenap Staff. Berkali kali Wejangan dari saya kepada teman sebagai bentuk kepedulian dan kekhawatiran agar tidak menimbulkan masalah dikemudian hanya di anggukan tanpa di lakukan dengan sepenuh hati.

Comments

comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *