Poseidon, Kedigdayaan Militer Rusia atas Amerika

Poseidon
Poseidon dan perbandingannya – pic hisutton.com

Kasamago.com – – Federasi Rusia di bawah nahkoda sang pemimpin visioner, Vladimir Putin terus meningkatkan kemampuan militernya, baik dalam pertahanan maupun aksi strategis. Setelah mengenalkan pada dunia berbagai Alutsista ( Alat Utama Sistem Persenjataan ) Rusia yang viral di tahun 2019 lalu,. 

Kini Negeri beruang merah kembali mengguncang dunia militer dengan wujud terbaru teknologi Rusia, khususnya dalam hal supremasi armada lautnya, Dialah Sang Drone bawah Laut ,Unmanned Underwater Vehicle (UUV), Autonomous Underwater Vehicle (UAV), Poseidon.

Mengenal Poseidon

Poseidon
Kapal Selam Belgorod dan Poseidon

Ketika masih dalam tahap pengembangan, Proyek Drone bawah laut ini bernama Sistem Serbaguna Oceanic Status-6. Yang menakutkan dari drone ini adalah digerakan oleh tenaga nuklir dan mampu membawa senjata nuklir. Poseidon dirancang oleh Biro Desain Rubin dan diketahui publik pada tahun 2015 silam. Departemen Pertahanan Amerika terus memantau kemajuan Poseidon sebagai tantangan baru bagi militer Amerika serikat dimasa mendatang. 

Poseidon mendapat julukan pula sebagai Torpedo Autonomous lintas benua yang bertenaga nuklir dan bersenjatakan nuklir. Sumber Intelejen Amerika menyebut, Poseidon baru akan berdinas penuh pada tahun 2027 mendatang. Rusia Navy sendiri telah memasukan Poseidon dalam daftar belanja 2018 – 2027, dan berharap menerima 30 unit UUV Poseidon.

Kehadiran UUV Poseidon, berbarengan dengan peluncuran Kapal Selam terbaru Rusia, Project 09852 Belgorod, Kapal selam terpanjang di dunia yang berbasis 949A Oscar II Class Guided Missile yang akan memperkuat Rusia Navy pada 2020 ini. Nantinya, Kapal Kapal Selam Rusia dari Jenis Belgorod dan Borei akan dapat membawa 4 unit UUV Poseidon, bahkan ada kapal selam jenis khusus yang dapat membawa UUV Poseidon hingga enam unit.

Supremasi Angkatan Laut Rusia

Sudah dipastikan, Kemunculan UUV Poseidon berikut kapal selam nuklir terbaru Rusia yang membawanya adalah kombinasi maut yang membuat Militer Rusia dapat melampaui Amerika, dalam hal ini sebagai upaya Moskow menetrasi kekuatan Grup Tempur Kapal Induk Amerika (Carrier Strike Group) yang selama ini mendominasi.

Letak keunggulan Teknologi UUV Pada umum nya adalah lebih rumit dan sulit dari pada drone berbasis udara (Aerial) dimana hambatan dan gangguan sinyal lebih minim gangguan. Berbeda dengan bawah laut, banyak suara di laut (Underwater acoustics) yang jelas menggangi sinyal pengendalian drone, inilah spesialnya UUV dibanding dengan drone aeral pada umumnya, apalagi UUV Poseidon dibekali senjata Nuklir dimana dapat menyerang negara manapun di berbagai benua.

Last, Rusia, China dan Amerika kian tajam perlombaan teknologi militer tingkat tinggi nya, dimana membawa dampak geopolitik yang sangat siginifikan dalam panggung hubungan internasional.

Comments

comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *