Protes Iran, diantara Himpitan Ekonomi dan Agitasi Barat

Kasamago.com ,–

Curhat :

Blog ini pernah dituduh pengunjung blog di kolom komentar bahwa blog ini pro Syiah. WtF !! Ngaco bin fitnahable. Syiah Sunni, i dont care.. Saya tahu nya Islam dan Islam. Jikalau ada perbedaan Mahzab, aliran dsb seyogyanya sikapi dengan elegan. Saya membahas Iran dari sisi GeoPolekSosbudHankam nya, bukan yang lain.

The last power in Region

Unjuk Rasa besar besaran melanda negeri Iran, Teriakan Arab Spring menggema hingga tuntutan revolusi mengganti sistem Pemerintahan Iran, Suatu Propaganda berbahaya, Bagi yang memahami, Protes yang terjadi di Iran bukanlah Arab Spring atau Revolusi.

Lantas Apa ??

Iran adalah satu satunya negara yang memiliki sistem Pemerintahan unik, Republik Islam. Di pimpin presiden yang dipilih secara demokratis tetapi presiden memiliki atasan mutlak yakni Supreme Leader Ayatullah yang memiliki kekuasaan tertinggi.

Sejak Revolusi Iran alias kejatuhan Shah Iran, negeri ini resmi berubah dari sahabat Barat (Amerika, Israel cs) menjadi musuh bebuyutan barat. Berbagai upaya dilakukan barat untuk meruntuhkan / menguasai Iran tetapi selalu gagal hingga kini.

Di bawah komando Presiden Ahmadinejad (2005 – 2013) Iran menjadi kekuatan besar di kawasan. Meski dalam embargo All Out oleh Barat, Iran tetap bertahan dan berkembang. Ekonominya cukup baik, Bidang sains dan militer nya tumbuh pesat.

Namun di era Presiden Rouhani yang reformis dan welcomable dengan barat, Iran terasa melambat. Daya kekuatannya terkuras untuk membantu melindungi Sahabatnya, Suriah dari konspirasi global. Suriah adalah buffer Zone, benteng terdepan Iran dari Serangan Israel dan Amerika. Jika Suriah tumbang, maka target selanjutnya adalah Iran, itulah mengapa Iran bersemangat melindungi Suriah.

Protes Iran

Dalam serangan Embargo Total oleh Barat, dan tersedot pusaran konflik Suriah sudah tentu pertumbuhan dan pembangunan Ekonomi terganggu. Unjuk rasa adalah kewajaran, namun jika aksi ini ditunggangi kepentingan Politik, maka Barat ibarat melihat peluang, Amerika Serikat menemukan momentum nya.

Melalui senjata utama nya, Kekuatan Media besar, Barat mulai menggoreng, merebus, memanggang Protes di Iran menjadi jembatan menghancurkan sistem Republik Islam atau minimal menjadikannya seperti Libya dan Suriah.

Last. Jika dambaan Barat ini terwujud, Bangsa Iran dan kawasanlah yang Rugi. Iran adalah kekuatan poros penyeimbang  atas dominasi Barat di kawasan TimTeng.

Ini berarti tak ada lagi kekuatan anti barat di timteng, suatu kemenangan gemilang Poros Barat.

Comments

comments

2 Comments
    • kasamago

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *