Dua Kisah Renungan Diri tentang Kesehatan

Sholat

Kisah Pertama

*Copas Dari Jamaah Masjid AlMukahidin Pamulang

KENAPA RUMAH SAKIT DI MAKKAH SEPI (Tidak seperti di Indonesia)

Di Makkah Rumah Sakit pada sepi, beda dengan di Indonesia, Memang beda dan tidak sama, yang membedakan adalah Aqidah dan Syariatnya.

Inilah rahasia mengapa di Mekkah rumah sakit sangat sepi, jarang sekali pasien yang datang

Ada seorang dokter membuka klinik di Tanah Suci (Makkah Mukarramah). Selama 6 bulan berpraktek, tidak ada seorang pasien pun yang datang untuk berobat. Hingga beliau merasa heran, apakah orang-orang di sini tidak pernah sakit?

Akhirnya beliau dapati jawabannya, dari salah seorang muslim di sana:

Bila kami sakit,

Ikhtiar pertama

Yg kami lakukan ialah

solat dua rakaat, dan memohon kesehatan kpd Allah. Insyaa Allah sembuh dengan izin dan kasih sayangNya.

Kalau belum sembuh,

Ikhtiar ke-dua

Yaitu baca Al Fatihah / surat-surat lain, tiupkan pada air dan minum. Dan alhamdulillaah kami akan sehat. Inilah Ruqyah untuk diri sendiri.

Tapi kalau belum sehat juga,

Kami lakukan ikhtiar yg ke-tiga.

Ikhtiar ke-tiga

Yaitu bersedekah, dengan niat mendapatkan pahala kebaikan, dan dijadikan jalan penyembuh sakit kami. Insyaa Allah akan sembuh.

Kalau tidak sembuh juga, kami akan tempuh ikhtiar yg ke-empat.

Ikhtiar ke-empat

Yaitu banyak-banyak istighfar, untuk bertaubat. Sebab, Nabi Sholallahu ‘alaihi wasallam beritahu kami, bahwa sakit adalah salah satu sebab diampuninya dosa2.

Kalau belum sembuh juga, baru kami lakukan ikhtiar yg ke-lima.

Ikhtiar ke-lima

Yaitu minum madu dan habbatussauda

Ikhtiar yang ke-enam

Yaitu dengan mengambil makanan herbal, seperti bawang putih, buah tin, zaitun, kurma, dan lain-lain, seperti disebut dalam Al-Quran.

Dan, Alhamdulillah. Laa hawlaa wa laa quwwataa illaa billaah.

Jika belum sembuh, baru kami

Ikhtiar ke-tujuh

Yaitu pergi ke dokter yang soleh.

Insyaa Allah akan diberi kesembuhan dari Allah.

Semoga bermanfaat……

Kisah Kedua

Pak Aming membuka bisnis kebun binatang. Di pintu masuk, dia tulis “Tarif tiket  Rp 30.000/orang“, Karena beberapa lama  tidak ada pengunjung, maka harga tiket diturunkan menjadi  Rp 20.000/orangDikarenakan masih tidak tidak ada juga pengunjung, akhirnya kembali ia turunkan tarif tiket menjadi Rp10.000/org

…. dan tetap tidak ada pengunjung yang mau masuk !!

 Akhirnya ditulislah pengumuman : “MASUK GRATIS

… tiba2 banyak orang yang berebutan masuk.

Ketika pengunjung di dalam penuh, Pak Aming membuka semua pintu kandang binatang buas : Singa, Harimau, Serigala, Ular, dsb .Kemudian PINTU KELUAR nya ia KUNCI !

Lalu di pintu keluar itu ia tulis :  “Keluar Bayar Rp 500.000 !!” Kemudian BANYAK orang berebut membayar.

 Inilah ironi kehidupanKetika ditawarkan untuk hidup sehat :

– makan yg sehat

– tidak merokok

– istirahat cukup

– olahraga

– mengelola stres

– dsb

demi menjaga kesehatan dlm upaya pencegahan penyakit banyak orang TIDAK MAUTapi kalau sudah masuk RS, berapapun mahalnya biaya RS, pasti akan dibayar utk bisa sembuh, sekalipun harus jual asset, berhutang, atau cari sumbangan.

Mari Jaga Kesehatan kita sedini Mungkin

 

 

Comments

comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *