Resensi Buku : Kidung Malam – karya Komikus Aji Prasetyo DKK

Kasamago.com – – Buku sudah menjadi kebutuhan sehari hari yang sulit untuk saya lewatkan, pokoknya seperti kebutuhan kendaraan bermesin terhadap Oli. Paling tidak, seminggu sekali saya harus berkunjung ke toko buku dan melihat resensi buku di majalah maupun surat kabar sebagai bahan referensi untuk mencari buku mana yang layak Saya kandangkan.

Melalui sebuah surat kabar nasional awal oktober 2015 lalu, ada ulasan singkat tentang buku komik karya komikus yang namanya sudah tidak asing lagi di lidah saya, Aji Prasetyo namanya. Sosok komikus yang terkenal dan fenomenal berkat karya komiknya berjudul Hidup itu Indah yang pada 2011 silam berhasil memancing emosi suatu kelompok sehingga buku nya terpaksa ditarik dari peredaran. Perkenalan dan Kisah tentang komik ‘kontroversial’ nya tersebut saya baca di majalah komik tak berbayar bernama Comical Magazine (sayang majalah keren ini sudah off produksi).

The Book

Kembali ke Buku, Komikus Aji Prasetyo dibantu oleh anggota komunitas tukang turur, kelompok belajar komik bentukan Aji Prasetyo di malang ini sukses menelurkan Buku berjudul KIDUNG MALAM – Kompilasi Komik Tukang Tutur, kumpulan komik berisi 6 cerita hasil dari goresan Aji Prasetyo dan pasukannya dari Komunitas Tukang Tutur. Beranjak dari nama Beliau lah akhirnya Saya memutuskan berangkat ke Toko buku dan mulai berhunting ria mencari Buku Komik berjudul eksotis ini. Singkat kisah, Kidung Malam berhasil saya bawa pulang dengan mahal 45 ribu rupiah saja, harga yang membawa perasaan lega karena saya sempat berimajinasi kalau harganya mungkin berada dikisaran 60 ribuan. Huiiihhh… sang dompet pun lega.

Cover

Secara visual, desain Cover Kidung Malam terasa sangat Indonesia banget, dengan dominasi warna kecoklatan, sukses membuat Kidung Malam sulit terlihat diantara komik-komik lain dengan cover Eyecatching dan menohok mata tetapi secara keseluruhan cover nya cukup menarik, apalagi ada screenshoot adegan pangen Diponegoro tengah berkuda dengan gagahnya. Di cover belakang, warna didominasi merah dengan screenshot isi komik sebagai latarnya.

Content

Sesuai Sinopsisnya, Kidung Malam berisi 6 komik dan 1 komik tambahan, komikus Aji Prasetyo benar-benar mendominasi di buku ini dengan menggelontorkan 4 judul komik sekaligus yakni Harimau dari madiun, Kadhiri 1155 M, Kidung Malam dan untuk menik. Dua judul terakhir adalah Karji Aji Prasetyo di tahun 2009 dan 2007. Sesuai dengan cirri khas nya, ke 4 komik Aji Prasetyo lebih menitik beratkan pada kedalaman cerita, pergerakan emosi tokoh yang menawan dan pemilihan kata yang menohok sanubari.

Gaya gambarnya tetap minimalis tanpa kedetailan latar, kekosongan ruang panel berhasil diisi dengan kekuatan kata dan penggambaran emosi tokohnya. Keseluruhan isi komik sebagian besar mengangkat tema perjuangan dan sejarah, dari jaman kerajaan Kediri, VOC, Perang Jawa, hingga Perang Kemerdekaan. Sisa Komik lainnya baru ditampilkan karya dari kawan-kawan Aji Prasetyo, ada satu cerita dari kawan Aji Prasetyo yang membuat Saya selalu gagal paham memaknai isi cerita, entah saya yang error atau memang tak begitu doyan dengan cerita yang di usung.

Kekurangan terbesar Komik Kidung malam adalah durasi yang singkat dan bikin ketagihan, Setiap komik Aji Prasetyo memiliki potensi kuat untuk dikembangkan menjadi satu jilid buku tersendiri, sehingga kisah yang beredar dapat ditampilkan dengan detail, luas menyeluruh dan berakhir dengan kepuasan pembacanya.

Kidung Malam adalah buku komik yang tepat bagi anda pengagum karya-karya Aji Prasetyo dan pendukung perkembangan komik nasional. Gaya penggambarannya sangat Indonesia, dan inilah yang perlu ditonjolkan ke dunia bahwa Indonesia memiliki aliran gambar tersendiri terlepas dari pengaruh Manga, Manhwa, dan Komik Barat.[]

Judul : Kidung Malam – Kompilasi Komik Tukang Tutur

Karya : Aji Prasetyo, Dkk

Isi : 205 Hal

Penerbit : Kepustakaan Populer Gramedia (KPG)

Terbit : Agustus 2015 (Cetakan Pertama)

Harga : 45.000

Skor : 3/5 ~ Cukup layak dikoleksi

Comments

comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *