Sayanora Dani Pedrosa, Thanks for All

Dani Pedrosa
Marquez and DaPed pic by Viva.co.id

Kasamago.com – – Seri MotoGp Assen Belanda, 1 Juli 2018 silam yang berakhir dengan begitu spektakuler ternyata meninggalkan berita lain yang cukup menyapa batin. Setelah masa kontraknya tidak diperpanjang oleh Tim Pabrikan Repsol Honda, Muncul berbagai simpang siung dan prediksi, kemana Dani Predosa akan berlabuh dalam scope Tim yang sudah sesak terbatas.

baca juga : Russia dan Marq Marquez

Sayonara DaPed

Daniel Predosa Ramal atau Dani pedrosa (DaPed), 12 juli 2018 lalu resmi melayangkan berita pengunduran dirinya dari balap MotoGP alias Pensiun. Suatu keputusan yang sulit dan lantas diakhiri dengan ucapan terima kasih pada Dorna, Repsol Honda, Keluarga dan para penggemar nya.

Sebagai sosok yang telah melekat kuat pada motoGP, bahkan di awal-awal MotoGP ditayangkan secara konstan di TV7 dan Trans 7, Dani Predosa digadang sebagai calon jawara hebat selanjutnya. Sayang performa nya yang hebat tidak diimbangi dengan konsistensi, banyak crash menimpa nya hingga kemuculan Marq Marquez yang sukses mengobrak abrik singgasana.

Situasi berubah total, DaPed dan RC213V nya seolah melempem gebrakan, jarang menohok ke posisi leader, bahkan menginjak podium pun serasa mustahil.

Kesan DaPed

DaPed memiliki kharisma dan ciri khas nya tersendiri, sebagai orang eropa, ukuran tubuhnya yang mungil justru menjadi keunikan nya. Selain itu, DaPed adalah salah satu Rider MotoGp yang “bermain santun” dilintasan. Jarang terlibat intrik, dan diluar Lintasan, penampilan serta pembawaanya terlihat kalem dan biasa saja, Antonim nya Alm Marco Simoncelli alias SuperSic pokoknya..

Last, performa yang kurang kompetitif, tidak ada perkembangan yang menghujam, dan kesulitan mendapatkan kandang baru disinyalir menjadi alasan primer sang pembalap. Apapun itu, Pensiun sudah menjadi pilihannya, Terima kasih DaPed, semoga tetap sukses berkarya pasca pensiun seperti sosok Casey Stoner. Sayonara DaPed, Thx for All.

Perjalanan Karir DaPed :

  1. Debut balap grandprix motor pada tahun 2001 di kelas GP 125 cc bersama tim Telefonica Movistar Honda JR, Jadi Juara Dunia GP 125 CC di tahun 2003
  2. Pada tahun 2004 ia pindah ke kelas 250 cc dan bergabung dengan tim Telefonica Movistar Honda 250, dan langsung merebut juara dunia GP 250cc
  3. Di musim balap 2006 ia naik ke kelas MotoGP dan membalap untuk tim Repsol Honda, bersama pembalap Amerika Nicky Hayden sampai musim 2008 dan Andrea Dovizioso pada musim 2009.
  4. Pada tahun 2012, ia bersama Casey Stoner di tim Repsol Honda dan tahun 2013 hingga 2017 bersama pembalap Marc Marquez

Comments

comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *