Siapa yang sanggup menggantikan Hercules ?

Pesawat Angkut

Kasamago.com – – Belum lama ini sebuah Pesawat Angkut legendaris, Hercules C-130 dengan nomor registrasi A-1334 kembali jatuh di Wamena,  12 Kru TNI AU dan seorang penumpang tewas dalam insiden ini.

Belum diketahui pasti penyebab jatuhnya sang Hercules, dugaan sementara, Pesawat jatuh karena faktor cuaca, dimana landasan tertutup awan dan lingkungan berupa perbukitan ekstrim. Namun ada perkiraan lain yang dapat menjadi pertimbangan, yakni Pilot dalam kondisi overtime, terforsir lantaran jumlah pilot dengan jadwal penerbangan yang belum memadai.

Serta muatan yang tidak sesuai dengan tujuan. Entah apapun itu, satu hal yang pasti bahwa musibah ini sudah menjadi takdir dari Sang Pencipta. Semoga seluruh awak mendapat tempat terbaik disisi NYA. Amin

Sejarah kecelakaan Hercules

Pada 20 Mei 2009, Hercules TNI AU jatuh di Magetan menewaskan 98 orang, 30 Juni 2015 di Medan, Hercules jatuh setelah lepas landas, Insiden ini menelan korban 141 orang.

Pesawat Hercules yang jatuh di Wamena merupakan salah satu dari 9 Hercules C130 yang dibeli dan Hibah dari AU Australia, diserahkan pada 10 Februari lalu. Artinya nya baru 10 Bulan digunakan sejak diterima dari pihak AU Australia.

Pesawat Buatan 1980 ini rencananya ditempatkan di lanud Abdul Rachman Saleh Malang, untuk keperluan Operasi hingga latihan personel TNI. TNI AU selalu menekankan bahwa setiap armada udaranya dalam kondisi layak terbang. Ada 5 faktor yang disebut 5M yakni Manusia, Materi/Mesin, Media termasuk cuaca, Misi dan Manajemen. Lima faktor ini dijadikan kajian dan evaluasi dari setiap kecelakaan pesawat terbang termasuk Hercules.

Hercules yang perkasa (baca kisahnya disini)

Pesawat legendaris, itulah sebutan pesawat angkut kebanggaan sekaligus paling diandalkan oleh TNI AU dalam misi pengangkutan baik personil, senjata maupun logistik. Pertama digunakan sejak tahun 60-an saat Indonesia menjalankan kampanye Trikora pembebasan Irian Barat. Palagan demi palagan telah di enyam sang hercules. Setelah Trikora, Hercules lantas digunakan dalam operasi seroja merebut Timor Timur dari Fretilin. Setelahnya, Hercules sangat aktif digunakan untuk tugas TNI dan Operasi Militer selain Perang (OMSP).

Siapa Pengganti Hercules

Saking dihandalkannya Hercules dalam misi dan latihan TNI AU, Hercules menjadi salah satu pesawat yang masuk skala prioritas perawatan. Meski telah terlibat banyak insiden jatuh atau kecelakaan, Hercules tetap menjadi primadona. Rasanya belum ada pesawat yang dapat menggantikan peran Hercules dalam waktu dekat.

TNI AU sebelumnya sempat tertarik pada Airbus A400 sebagai pengganti Hercules sebelum akhirnya di cancel berdasar banyak pertimbangan. Pilihan pesawat angkut militer kelas sedang / besar sepertinya masih sangat terbatas, berbeda dengan pesawat angkut kelas kecil.

Embraer KC 390 Brasil mungkin bisa masuk dalam daftar pertimbangan, tetapi hasil cek komparasi dengan Hercules, Hercules masih tetap lebih baik, apalagi sudah sangat teruji dilapangan. Lagian, keduanya berbeda engine, satu Mesin Jet satunya kitiran atau Turbo Propeller ,masing-masih punya keunggulannya tersendiri.

Semoga saja PT DI mendapatkan Kepercayaan dari pemerintah untuk mengembangkan sebuah pesawat angkut pengganti Hercules.  Pesawat CN295 atau CN235 PT DI dapat dijadikan pondasi membangun sebuah Pesawat Angkut militer kelas sedang atau bahkan berat.

Comments

comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *