Star wars the Last Jedi, sebuah Strike Back

Star Wars

Kasamago.com ,- –

Star Wars adalah  film yang wajib saya tonton di Bioskop, opening story diringi theme song legendaris Star Wars ga mungkin disaingi active speaker.

Bioskop yang saya pilih untuk nonton Star Wars (Episode VIII )the Last Jedi adalah Rajawali Cinema, Bioskop bersejarah Kota Satria.

Kok ga CGV blitz yang lebih branded? Soal akses masuk, Rajawali lebih nyaman. Saya Kapok jalan kaki ala Ninja Hattori ke CGV lagi. Just it..

“Kegagalan adalah Guru Terbaik ~ master Yoda”

The Spirit

Setelah berjibaku menembus hujan di Kota Purwokerto akhirnya saya dapat nonton The Last Jedi dengan selamat.

Well, sutradara Rian Johnson sukses membuat the Last Jedi lebih berani dari Episode VII the Force Awaken, disuntik banyak feature pemancing tawa plus penampilan Rey yang kini lebih bahenol, mungkin Daisy Ridley udah jadi emak muda.

Ruh dari Star Wars adalah the Force, Jedi vs Sith, Konflik keluarga, Yin dan Yang. Selebihnya tembak tembakan laser khas game desktop.

The Last Jedi

Hancurnya Galactic Empire bukanlah sebuah akhir tapi awal bagi berkuasanya The First Order, kekuatan Sith yang baru.

Setelah kehilangan Star Killer, First Order punya senjata baru bernama DreadNaught. Di adegan awal, pasukan Resistence yang dipimpin Poe Dameron berhasil menghancurkan Dreadnaught berkat pengorbanan para pasukan Resistance.

Pimpinan First Order , Supreme Leader Snoke akhirnya tampil ke publik, dikawal oleh Guard Trooper berjubah merah.

Snoke menghina topeng Kylo Ren yang dianggap sok niru Death Vader dan Kylo Ren dilanda konflik batin, kegelapan dalam diri nya belum sepenuhnya, Ini yang bikin Snoke sangsi ke Kylo.

Panglima Perang First Order, Jendral Hux terus memburu armada utama Resistance pimpinan Jendral Leia Organa.

Berkat kemampuan radar pelacak kecepatan cahaya milik Star Destroyer, kapal nya Snoke First Order selalu tahu kemana Armada Resistance pergi dengan kecepatan cahaya. Resistance yang kehilangan sebagian besar kekuatannya akhirnya terjerat kepungan First Order.

Agar dapat lolos dari First Order, radar pelacak hyperspace di Star Destroyer harus dihancurkan. Atas saran Maz, Finn, Rose dan BB8 harus mencari seorang Code Breaker yang mampu menghancurkan radar Star Destroyer.

Dalam petualangan menemukan sosok Code Breaker inilah, BB-8 tampil prima, bukti BB-8 adalah sang penerus R2D2 : Tangguh, Dapat diandalkan dan resouceable, punya banyak Skill !!

“Jangan melawan pada apa yang kau benci, tapi selamatkanlah pada apa yang kau cintai ~ Rose”

The Hope

Di sisi lain, Rey mendapatkan banyak informasi berharga dari Luke Skywalker. The Force adalah penyeimbang, itu sebabnya ketika ada Jedi yang kuat, memicu pula lahir nya Sith yang kuat. Yin dan Yang

Rey merasa yakin Ben Solo (Kylo Ren) masih memiliki sisi baik. Luke menentang nya karena Ben tak mungkin diselamatkan lagi.

Rey pergi ke Star Destroyer, oleh Ben dia lantas membawa Rey kehadapan Snoke. Sebagai ujian terakhir, Snoke meminta Ben membunuh Rey namun Ben membunuh Snoke memanfaatkan Lightsaber yang tergeletak disamping Snoke.

Duel hebat antara Rey dan Ben melawan pengawal Snoke pun terjadi. Inilah fight scene terbaik dalam The Last Jedi maupun The force awaken.

Kylo Ren lantas jadi supreme leader yang baru, saat Resistance sudah luluh lantak menyisakan sedikit anggota. Rey dan Luke datang memberi harapan. Luke menantang Duel Kylo Ren guna memberi pelajaran terakhir.

Luke datang dengan kekuatan Makrifat nya, lalu moksa setelah meninggalkan Kylo Ren dalam kekalutan.

Skor : 4.5/5

Baca Juga :

Review Star Wars the Force Awaken

10 Robot pendukung terbaik

Comments

comments

4 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *