TOMAHAWK HAS FALLEN

Kapal Destroyer
pic by suaramerdeka.com

Kasamago.com – –

Tak lama setelah insiden serangan Senjata Kimia tak bertanggung jawab di wilayah Idlib Suriah, kini apa yang sudah ditunggu publik dunia sejak lama terjadi. Dalang sejati Konflik Suriah akhirnya turun tangan langsung !!!

59 Rudal Penjelajah Tomahawk di luncurkan Amerika Serikat melalui Dua kapal Destroyer nya di laut Mediterania. Salvo puluhan rudal Tomahawk ini menghujam Pangkalan Udara Shayrat di Provinsi Homs Suriah.

Dari 59 salvo rudal Tomahawk, Hanya 23 rudal dari 59 Rudal yang sampai ke lokasi target, sisanya 34 rudal di beritakan berhasil di intersep dan dihancurkan oleh Sistem Pertahanan Udara Suriah yang di pandu oleh Sistem Radar Pertahanan Udara Rusia. Dengan kata lain, Perang Elektronik dan Perang Rudal telah terjadi di langit Suriah.

Me-libya-kan Suriah

Dunia internasional sudah paham, konflik Suriah adalah by Design dan suatu kejahatan konspiratif luar biasa besar sejak gejolak Arab Spring di tebar dari Tunisia dan Mesir. Hanya Suriah yang berhasil bertahan kuat berkat Presiden Bashar Al Asaad yang masih mendapat dukungan besar dari Rakyat dan Sekutu terdekatnya, Rusia, Iran, Hizbullah.

Demonstrasi jalanan, Aksi Pemberontakan , Kelompok radikal , bahkan ISIS yang ditopang persenjataan canggih dari Barat pun semuanya gagal total. Barat (Amerika dan sekutunya) sebagai Produser dan Sutradara Konflik dibuat malu tak berdaya, upaya me-libya kan Suriah melalui Revolusi PBB selalu di veto Rusia dan China.

Suriah sebagai Sekutu strategis dan menjadi tempat pangkalan Rusia satu satunya di Timur Tengah harus dilindungi mati-matian. Rusia jelas tak mau kecolongan seperti kasus Libya.

Akhirnya, langkah Pengecut pun di ambi, Serangan Senjata Kimia ditebar di Idlib dengan mengkambing hitamkan Pemerintah Suriah yang telah terbukti tidak memiliki senjata kimia (Kasus yang sama dengan Senjata Pemusnah Masal (WMD) Irak yang tak terbukti).

Insiden serangan Kimia inilah yang menjadi dalih dan alasan ngawur Amerika Serikat meluncurkan Rudal Penjelajah Tomahawknya. Kebijakan ekstrim yang sudah tidak mengejutkan dunia Internasional.

rudal tomahawk
pic by Tribunnews.com

Kondisi Pertahanan Suriah

Kemajuan pesat yang diraih Pasukan SAA (Syrian Arab Army) dalam menyumpal sepak terjang ISIS menjadi sinyal bagi campur tangan langsung Barat. Sedari awal, campur tangan Barat telah berhasil diantisipasi Suriah dengan baik, mulai dari penyusupan Kapal Selam dan jet tempur Israel, hingga bantuan logistik dan penasehat militer barat pada ISIS.

Setelah kegagalan bertubi tubi, Amerika akhirnya terpaksa turun gelanggang, maka pada Kamis 6 April lalu, aksi Shock n Awe Amerika dilakukan dengan peluncuran rudal Tomahawk.

Rusia yang menempatkan persenjataan strategisnya di Suriah seperti sistem pertahanan S-300/S-400 mendapat peringatan dari Amerika, sejam sebelum serangan. Karena bukan menjadi ‘target’ Amerika dan demi menghindari gesekan langsung dengan Amerika.

Rusia membantu sistem pertahanan udara Suriah tidak secara langsung, yakni memberi panduan bagi rudal pertahanan suriah dan menghancurkan sistem elektronik Tomahawk (jamming) melalui teknologi ECM (Electronic Counter Meassure). Suatu senjata elektronik yang terbukti ampuh mengambil alih kendali Drone RQ 170 Sentinel oleh Iran dan Melumpuhkan sistem elektronik Kapal Destroyer Amerika USS Donald Cook oleh Pesawat Rusia Su-24.

Tomahawk vs Kalibr

Rudal Tomahawk sudah mengukir sejarahnya sendiri dengan hasil yang cukup memuaskan sejak pertama kali di perkenalkan pada tahun 1980-an. Meski telah cukup uzur, Tomahawk tetap mendapat upgrade teknologi seiring perkembangan jaman.

Sejak itu, belum ada rudal jelajah yang mampu menyaingi nama besar Tomahawk hingga kehadiran Rudal jelajah Kalibr yang sangat dinanti sebagai pesaing utama Tomahawk.

Eksposure pertama rudal Kalibr pada dunia adalah saat Dua Kapal Korvet Rusia Zelyony Dol  (Buyan M Class) meluncurkan rudal jelajah Kalibr dari laut Hitam untuk menghajar target milik ISIS. Serangan rudal jarak jauh yang melintasi negara Irak dan Iran ini begitu mengejutkan Dunia !!. Selain itu, serangan ini menjadi bukti bahwa Serangan rudal strategis bukan menjadi dominasi kapal perang Fregat atau destroyer lagi.

Last, setelah Rusia dan sekutu nya mengecam keras aksi salvo Tomahawk Amerika, diperkirakan Rusia akan semakin aktif berperan melindungi ruang udara Suriah dari berbagai serangan. Jika ini terjadi, perang rudal terbatas yang ditunjukan Amerika vs Suriah plus Rusia dapat berkembang menjadi perang mematikan yang melibatkan Nuklir.

Sesuatu yang tak di inginkan umat manusia, berharap seluruh pihak yang bertikai segera berpikir sehat. Biarkan Rakyat Suriah menentukan masa depannya sendiri tanpa campur tangan orang lain.

Comments

comments

2 thoughts on “TOMAHAWK HAS FALLEN

  1. berita dari rt sama sputnik ya bro itu tomahawk yg sukses cuma 23 dari 59, rilis dari rusia gak di intersep lo cuma miss target…
    tapi gak ngasih tau yg miss target itu pada kemana, wkwkwkwk….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *