Toyoko, Bajaj versi Jepang di Jakarta

Kasamago.com – – Cukup heran dan tidak menyangka jika Bajaj tak hanya menjadi kendaraan roda tiga khas India yang mengaspal di daratan Ibukota Jakarta. Masih ada Kendaraan roda tiga lainnya yang bisa jadi sempat hilang dari sejarah transportasi Ibukota.

Adalah Toyoko, Kendaraan asal Jepang yang mirip Bajaj dengan perbedaan Toyoko memiliki Persneling gigi menggunakan Tuas dan Body belakang lebih lebar dari bagian depan. Kedatangan Toyoko ke dunia transportasi Jakarta merupakan hal yang diluar rencana Pemerintah DKI Jakarta. Penyebabnya, Toyoko di Import secara ilegal oleh seorang Pengusaha yang ingin memanfaatkan Euforia Bajaj dan Helicak yang di import besar-besaran pada dekade 1970an.

Walhasil, Toyoko 100 cc yang berjumlah 500 unit itu di sita oleh Pihak Berwenang di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Selanjutnya di hibahkan kepada Departemen Koperasi dan ditawarkan kepada Pemerintah DKI Jakarta. Memasuki akhir 1980 an, Pemerintah DKI Jakarta memiliki rencana untuk mengoperasionalkan Toyoko guna membantu mengatasi masalah Tranportasi Publik di Jakarta pasca Pertaruan dihilangkannya Becak dari Jakarta diberlakukan.

Rencana tersebut kemudian terwujud di tahun 1990 dengan harapan dapat mengambil ceruk para eks penumpang becak pasca pemakzulan armada becak di Jakarta. Untuk Itu, Toyoko hanya boleh bergerak di area pemukiman, penghubung jalan dari pemukiman ke jalan utama dan sebaliknya. Namun kenyataannya, Toyoko bak senjata makan tuan. Bukannya membantu pelayanan transportasi publik, Toyoko malah semakin semrawut tidak ada bedanya Bajaj yang boleh beroperasi di jalan-jalan utama dan pusat kota.

Setahun kemudian, banyak pengemudi Toyoko yang menyusut drastis akibat masalah keuangan, SpareParts dan Ijin Usaha. Kemudian tak lama dari itu, deru bising mesin Toyoko pun kian menghilang dari deru jalanan Ibukota. Pada akhir tahun 1992, Toyoko berhenti operasional dan menemui ajal nya.

Pic by Tempo.co

Comments

comments

2 Comments
    • kasamago

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *