Wind River, Kematian di tengah ganasnya gurun salju

Kasamago.com, —

Di tengah hingar bingar film horor barat dan tanah air, pandangan saya kian terjerat pada sebuah judul film kurang ter ekspose, Wind River judulnya.

Apa yang membuat saya tertarik adalah Pemain Tokoh utama nya, Jeremy Renner sang Hawkeye dan Elizabeth Olsen sang Scarlet Witch. Membaca sinopsisnya, sekilas tema yang di angkat cukup biasa alias pasaran.

Tapi justru itulah saya makin penasaran, seperti apa eksekusi cerita nya, misteri yang akan dihadapi dan tentu saja gimana sih duet akting Renner dan Olsen. Tanpa menunda lagi, saya segera menontonnya di sela waktu senggang yang terbatas.

Jleb, Ending Wind River sukses menembus perasaan Penontonnya, rasa penasaran dan pertaruhan sukses di jawab melebihi ekspektasi. Bravo buat Renner dan Olsen. Emosi dan rasa gregetan saya spontan keluar di klimaks filmnya. Penonton akan di beri pengalaman bak berwisata Arung Jeram, nikmati dulu suasana sunyi dan tenang, perlahan mulai dihadapkan pada riak riak gejolak sebelum akhirnya di goncang dengan arus sungai yang menantang.

Itulah Wind River karya Sutradara Taylor Sheridan , Berkisah tentang misteri ditemukannya sesosok mayat remaja perempuan Indian bernama Natalie di wilayah bersalju bernama Wind River. Cory (jeremy renner) yang bekerja sebagai pemburu binatang buas terpanggil hati nya untuk membantu teman nya, yang tak lain Ayah dari si Korban.

Bersama Satu Satunya personil FBI yang diterjunkan di lokasi, Jane Benner (Olsen) , Sherrif, Deputi beserta secuil anggotanya bergerak mengalir menemukan jejak pembunuh Natalie. Dari lokasi ditemukannya Korban, hunian manusia yang terdekat hanya dua, satu rumah teman sang adik korban, Chip dan Lokasi Pengeboran Minyak yang berjarak 10 km dari TKP.

Di lokasi Pengeboran inilah, segalanya di mulai dan di akhiri. Asli, emosi bangkit ketika adegan flashback waktu sebelum Natalie tewas membeku di tengah ganasnya salju Wind River.

Skor : 4.0/5 ~ Mampu menggugah emosi penontonnya 

Comments

comments

2 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *