Xiaomi dan Pertempuran memilih ponsel

Xiaomi4X

Seminggu setelah tragedi ganas kehilangan Ponsel, saya lalu berkontemplasi memilih ponsel apa yang akan dipinang selanjutnya.

Berkaca pada ponsel saya sebelumnya, saya sudah cukup kapok dengan ponsel merk lokalan. Maka dari milyaran merk ponsel yang ada dipilihlah 5 merk papan atas yakni Samsung, Apple, HTC, Sony dan LG.

Sayangnya ke 5 merk diatas tidak lolos Fit and Proper Test disisi Anggaran. Setelah berjibaku dengan diri sendiri, maka dipilihlah merk Xiaomi, Huawei, Lenovo sebagai merk acuan.

Berbekal situs pembanding dan review di jagat maya atas produk dari ketiga merk diatas, keluarlah Xiaomi sebagai Juaranya. Memiliki Spesifikasi papan atas plus harga ramah kantong menjadi daya gempurnya.

Selain karena ramah kantong, dari lubuk hati terdalam Saya juga penasaran ingin mencoba produk Xiaomi sejak Brands ini menghentak jagat industri ponsel dunia.

Ketika itu Xiaomi berhasil mendobrak dan menggempur zona nyaman para penguasa gawai, Samsung dan Apple. Gawai dengan spesifikasi super kompetitif , Build Quality tinggi, dan harga yang ramah meriah.

Sontak, nama Xiaomi segera melambung dinegaranya sendiri, Tiongkok dan lantas menyebar di seantero dunia termasuk Indonesia.

Xiaomi sukses memikat pasar ponsel dunia, varian Redmi, Redmi Note dan Mi nya begitu populer diburu, saya sendiri pun sudah tak sabar kepengin mencoba Xiaomi meski secara batiniah saya adalah LG lover.

Walau telah menemukan Xiaomi sebagai Sang Terpilih, tetap saja saya harus mengkomparasikan-nya dengan produk lain dari Huawei dan Lenovo.

Keraguan, kegamangan dan kebingungan melanda, semakin banyak pilihan, dimana kelebihan dan kelemahannya hampir identik satu sama lain, membuat pikiran saya sejenak over heat.

Pusing, mata berkunang memikirkan mana yang akan dipinang. Dari pihak Toko menyarankan untuk membeli Huawei atau Lenovo karena tersedia Service Center-nya.

Kelemahan utama Xiaomi adalah belum adanya Service Center, dan struktur bodynya tidak dirancang dibongkar dengan mudah.

Adalah resiko dan tantangan tersendiri bagi Xiaomi ini, aneh.. semakin dinasehati malah saya semakin tertarik bin penasaran.

Jadilah setelah 3 harian mumet masalah ponsel, dengan tekad bulat membaja, saya mantab meminang salah satu Produk Xiaomi terbaru dengan harga yang humble dikantong.

Comments

comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *