Yerusalem sebagai Ibukota Israel, Trump memenuhi janji?

Al Quds

Kasamago.com, —

Belum selesai berulah di semenanjung Korea, Donald Trump (DT) menambah daftar kontroversialnya dengan mendukung pemindahan Kedubes Amerika di Tel Aviv ke Yerusalem atau Al Quds.

Bukti bahwa DT mengakui Al Quds (Yerusalem) sebagai Ibukota Israel.

Publik dunia sudah paham, bahwa Al Quds adalah HAK Palestina sampai kapan pun, kota suci ke 3 dan terdapat Masjid Al Aqsha mantan kiblat umat Islam sebelum Kabah.

Dunia pun tahu bahwa Israel adalah Negara Penjajah, mereka datang, merebut dan mendirikan negara di tanah orang. Konflik abadi antara Palestina vs Israel pun terwujud hingga kini.

DT sebagai POTUS bukanlah orang bego, dia sadar akan konsekuensi pengakuan Al Quds sebagai Ibukota Israel, Perang jelas diambang pintu, konflik semakin tajam, Intifada ke 3 bisa meletus kapan saja.

Mengapa DT melakukan pertaruhan berbahaya ini ? Mengapa, Alasan apa, dan tujuan apa DT melakukan semua ini?? Sensasikah, Pengalihan Isu, pemenuhan janji kampanye dan implementasi Jerusalem embassy act tahun 1995 ?

Disisi lain, Putra Mahkota Arab Saudi justru sangat memihak Israel, seolah bertekuk lutut, dia malah mengusulkan Abu Dis sebagai Ibukota Palestina.

Hanya Iran yang tetap lantang membela kemerdekaan mutlak Palestina. Salah satu wujud nyatanya adalah mencanangkan Jumat terakhir di Bulan Ramadhan sebagai Hari Pembebasan Al Quds.

Last, Kecaman dan penolakan akan semakin deras mengalir ke muka DT, umat Islam jelas tidak terima Yerusalem diakui sebagai Ibukota Israel.

baca juga : Belajar pada Jepang dan Iran

Comments

comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *