ArrowHead 140 dan KRI Golok, sebuah Oase atas kondisi Bangsa

Kapal Rumah Sakit
Kapal Rumah Sakit KRI Wahidin Sudirohusodo 991 – Nusantaranews

Kasamago.com – – Pada akhir Tahun 2021 lalu, Kementerian Pertahanan secara Official menyepakati pembelian Kapal Frigat tercanggih buatan Inggris berjenis Arrowhead 140, dimana sebagian besar akan di rakit di galangan kapal PT PAL. Selanjutnya pada Januari 2022, TNI AL meluncurkan Kapal Rumah Sakit KRI Wahidin Sudiro Husodo 991 dan Kapal Jenis Trimaran KRI Golok 688.

Dua berita di atas seketika menimbulkan rasa patriotisme di benar rakyat Indonesia yang tengah lelah dan jengah atas berbagai situasi yang mengancam kedaulatan Negara seperti di Laut China Selatan ,Laut Natuna Utara maupun duka akibat tragedi Hilang nya KRI Nanggala April 2021 silam.

Situasi Politik Internal yang masih menciptakan Polarisasi  antara kubu Anti Pemerintah dan Kubu Pro Pemerintah turut menyeret Militer ke dalam panggung Politik praktis pada ranah tertentu. Kondisi tersebut dapat dianggap mengganggu keProfesionalitasan Militer, namun sektor Strategis yang mengoperasikan Alutsista Utama masih aman terjaga dari sentuhan panas nya perpolitikan nasional. Terima kasih para Ksatria Negeri yang tetap tangguh dan Berbakti menjaga Keutuhan NKRI dimanapun dan kapanpun.

ArrowHead 140

Arrowhead
Frigate ArrowHead 140 – ArmoryReborn

Situasi Laut China selatan mendadak memanas tatkala China yang sukses merampungkan Kapal Induk pertama nya , Lioaning membuat peta Nine Dash Line yang mencamplok banyak wilayah Perairan Negara tetangga nya, termasuk Natuna Indonesia. 

Baca : Mengawal Ambisi China di Pasifik

Hingga pada pertengahan 2021, Armada Coast Guard China hilir mudik seenaknya sendiri melanggar wilayah Perairan Indonesia di Natuna. Tak lama beredar berita Indonesia mendatangkan Kapal Perang Inggris Arrowhead guna memberikan efek deterens menghadapi China di Natuna.

Sungguh misteri, dari semula berbentuk bantuan ternyata dalam hitungan singkat berbalik menjadi Pembelian. TNI memang jago nya membeli Alutsista dengan judul berita yang membuat kaget pembaca nya.

Spesifikasi ArrowHead sangat sesuai dengan perkembangan teknologi perang saat ini, ditambah ArrowHead telah menyiapkan kemampuan Upgrade jika terjadi kebutuhan baru di masa mendatang.

KRI Golok

Kapal Siluman
KRI Golok 688

Kapal Perang Trimaran yang merupakan Penerus dari KRI Klewang, sempat disebut sebagai proyek Klewang II dalam proses pembuatan nya hingga pada peluncuran resmi menyandang nama KRI Golok. Seperti yang sudah pernah di ulas dahulu, Proyek KRI Klewang melalui jalan berliku dan misterius, Saat uji pelayaran, Kapal mendadak terbakar hebat, dugaan ada nya sabotase tak bisa terbendung. Konon Klewang mengandung teknologi hebat yang dianggap ancaman bagi pihak tertentu.

Baca : Keunggulan Kapal Trimaran

KRI golok menjadi Kapal Perang jenis Kapal Cepat Rudal atau Offshore Patrol Vessel (OPV) yang mampu bergerak lincah menjaga wilayah maritim dari gangguan kapal musuh. Dengan struktur desain Stealth ,Indonesia menjadi pelopor terdepan di kawasan Asia Tenggara untuk teknologi ini.

KRI Golok di buat oleh galangan kapal Swasta PT Lundin Industry Invest Banyuwangi Jawa TImur, yang merupakan bagian dari Perusahaan North Sea Boats Swedia milik John Lundin. sehingga jelas darimana Klewang maupun Golok mendapatkan teknologi Military Stealth nya.

Perusahaan Swedia yang berdiri sejak 2003 ini, memilih Indonesia sebagai basis perusahaan dikarenakan faktor Ayahnya yang menyukai Indonesia, serta Potensi Indonesia sebagai market maritim raksasa. Suatu berkah luar biasa bagi Industri Perkapalan tanah air..

Kehadiran Golok telah pasti meningkatkan kewaspadaan militer tetangga utama seperti, Singapura dan Australia ,dimana era Military Stealth telah di mulai oleh Indonesia sehingga segera memicu ArmRace yang progesif di kawasan Asia Tetangara.

Selamat Bertugas KRI Golok 688, KRI Wahidin Sudirohusodo 991, dalam menjaga Kedaulatan dan keutuhan NKRI di lautan, dan semoga Proyek Pembuatan Kapal Arrowhead dapat berjalan lancar tanpa suatu kendala Apapun.

Jales Veva Jaya Mahe !

Comments

comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *