Jet Tempur pembawa Nuklir, Mirage 2000-5 TNI AU eks Qatar

Mirage
Mirage 2000N – Aviotionist

Kasamago.com – – Beberapa tahun silam, saya pernah menulis opini tentang adanya Jet Tempur jenis Dassault Mirage 2000N yang diduga menjadi kelompok Alutsista Ghaib (Dirahasiakan) milik TNI AU. >> BACA  ,Jet tempur ini merupakan hasil modifikasi yang dirancang membawa ASMP-A Rudal Jelajah jarak menengah yang dapat dibekali hulu ledak Nuklir.

Di tengah hiruk pikuk pemberitaan media Nasional di ranah Politik dan Hukum, serta Media Internasional tentang Konflik Rusia – Ukraina, TNI AU sebentar lagi bersiap menambah arsenal Kekuatan Udara nya, yakni Jet Tempur Mirage 2000-5 Eks Angkatan Udara Qatar. Jet Tempur ini di Pensiun kan AU Qatar pada November 2021 silam karena akan segera di ganti dengan generasi baru Dassault Rafale sebanyak 34 unit.

Mirage 2000-5 Qatar

Merupakan Jet Tempur Mirage 2000 Generasi IV sebanyak 12 Unit, 9 Unit berkusi Tunggal dan 3 Unit berkusi Tandem.  Jet ini dipesan Qatar pada 1991 dan mulai di kirim ke Qatar oleh Dassault Perancis pada tahun 1997.  Qatar menjadi negara Arab kedua yang memakai Mirage setelah Uni Emirat Arab (UAE) di Tahun 80an. Setelah tetangganya UAE meminang F16 Dessert Falcon yang futuristik, Qatar pun tak mau ketinggalan dengan memilih Rafale sebagai jet tempur terbaru nya.

Seperti F16, Mirage 2000 adalah jet tempur paling battle proven. Pesawat tempur ini meraih kepopuleran saat di gunakan AU Perancis dalam Perang Teluk 1991 dan  operasi militer NATO di daerah Balkan pada tahun 1994-1999. Meski Perancis telah melahirkan Rafale sebagai penggantinya, namun Perancis masih tetap mengoperasikan ratusan Mirage sebagai Jet Tempur cadangan hingga beberapa tahun mendatang. 

Mirage
Mirage 2000-5 Qatar

Mirage 2000-5 Indonesia

Pada tahun 2009 sewaktu Menteri Pertahanan RI dijabat Juwono Sudarsono, Qatar pernah menawarkan hibah 12 Jet Tempur mirage nya kepada Indonesia, namun ditolak. Alasan nya, Indonesia belum memiliki dana untuk biaya perawatan dan operasional Jet Tempur tersebut. “Ngasih nya Gratis, tapi tidak dengan Biaya Operasional nya.” Maklum menurut Pengguna Mobil Peugeot Perancis, Produk Perancis itu oke, nyaman, tapi perawatan nya mahal. Apalagi Jet Tempur. 

Tawaran hibah saat itu disampaikan oleh Duta Besar RI di Qatar, Rozy Munir.

Belasan Tahun Tawaran hibah Mirage 2000-5 Qatar menggantung, akhirnya di era Prabowo Subianto ada Niat kuat untuk menerima tawaran hibah tersebut, selain mungkin didesak faktor gejolak keamanan di Laut Natuna Utara, Konflik Ukraina-Rusia, Konflik China-Taiwan yang bisa saja berEksalasi kapan saja. 

Mirage 2000-5 dapat saja menjadi jembatan penghubung sebelum TNI AU benar benar mendapat kiriman Jet Tempur Rafale , lagian menurut kabar burung, Skema Hibah Mirage 2000-5 ini agak unik. Meski dikata Hibah, Indonesia mengeluarkan sejumlah biaya untuk Mirage 2000-5 tersebut, Saya duga kuat, Biaya tersebut untuk Upgrade Mirage 2000-5 dengan teknologi masa kini. Jika Kabar Burung ini menjadi Realita, tentu Mirage 2000-5 akan menjadi kekuatan penting dalam Pertahanan Udara Indonesia.

Mirage era 90an dengan Sistem Senjata dan Avionik ala Rafale tentu menjadi Sesuatu yang memancing rasa penasaran Militer negara kawasan RI, apalagi jika punya fitur pengantar Nuklir seperti varian Mirage 2000N ,tentu TNI AU cetar membahana dalam menghalau ancaman China di Utara dan Australia di Selatan.

Kita tunggu, apakah Mirage 2000-5 ini dapat mengangkasa di langit Nusantara, serta memberikan daya gentar bagi keamanan udara Nasional.

 

Comments

comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *