Kembali Tertipu FlashDisk Bodong alias Palsu, Pembelajaran Penting

FlashDisk
FlashDisk – Pic by Shopee

Kasamago.com – FlashDisk atau Pendrive atau Thumbdrive adalah perangkat storage yang sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat digital saat ini. Posisi nya lumayan vital sebagai sarana backup data maupun wahana memindahkan data. Saya pertama kali mengenal perangkat ini adalah di tahun 2005, waktu itu kapasitas 256 Mb sudah sangat mentereng. Seiring waktu ,Harga FlashDisk semakin merakyat serta kapasitas nya sudah mencapai 1 sampai 2 Tb.

Pengalaman Pertama

Kembali soal FlahsDisk palsu, saya pernah mengalami kejadian ini pertama kali pada 2010. Saat itu ada Computer Show di kota saya, salah satu gerai menawarkan FlashDisk Merk T*sh*ba atau S*ny pada saya, lupa tepat nya yang jelas dari perusahaan terkenal dunia.

FlashDisk terdeksi sempurna oleh Windows, namun ketika untuk menyimpan data, data itu selalu hilang. Diformat, Scan, check tetap tidak ada sesuatu yang rusak, setelah Browsing sana sini, di dapat kesimpulan Flash Disk tersebut Palsu dimana 90% kondisi nya adalah Corrupted alias rusak.

Walhasil, Buang adalah final decision yang bijak bagi saya atas FlashDisk tersebut. Kecewa berat, terasa terzholimi akibat ketidakjelian dan terlalu tergoda harga yang murah.

Peristiwa ini menjadi Menara Pembelajaran berharga, Saya menghindari membeli FlashDisk merk Terkenal karena marak terjadi Pemalsuan. Untuk itu di tahun berikutnya, berdasar literasi yang didapat, saya memilih Produk jarang buatan Taiwan Apacer dan Adata. Hingga kini, Produk FlashDisk tersebut masih awet dan tetap handal, kelemahan nya hanya satu.. Hilang.

Pengalaman Kedua

Merasa Koleksi FlashDisk kian penuh tak mampu menampung banyak nya data yang saya miliki, Akhirnya saya tergoda untuk membeli Flash Disk dengan kapasitas cukup kekinian, yakni 128 Gb. Segera membuka aplikasi eCommerce orange langganan, dan langsung menembukan barang yang dicari dengan harga menggiurkan.

Gelap mata dan hati ini ketika melihat penawaran penuh bius harga FlashDisk tersebut. Seolah melupakan Validasi saat membeli FlashDisk : Jangan tergoda harga Murah, Jangan membeli dari Merk Terkenal. Dua hal ini telah lama menjadi patokan saya membeli Flash Disk. Tetapi entah kenapa peringatan ini tak bekerja saat saya memutuskan membeli FlashDisk 128 Gb merk S*mS*ng ini.

Ketika barang sampai di rumah, saya bergegas mencoba nya. Dari review jelek yang ada, ada pembeli yang mendapati kapasitas FlashDisk tak sesuai. Waduh… Buru buru FlashDisk saya coba, Alhamdulilah setelah di cek kapasitas nya 124 Gb. Sedikit meleset namun masih masuk akal. Disini saya masih belum ngeh akan kejanggalan kejanggalan flashdisk ini selanjutnya.

FlashDisk
Test FlashDisk – Kasamago

Datanglah momen krusial, Transfer Data. File tersimpan sempurna, tetapi ketika akan di buka lagi.. Ealah, Datanya hilang.. Padahal secara Ukuran, Data tersebut masih ada di FlashDisk. Lalu ketika di colok ke TV, si flashdisk kok ga kedetek ??

Dugaan FlashDisk ini palsu segera muncul, Pengecekan dilakukan dengan Tool H2TestW. Benar saja, dari 128 Gb, hanya 29,2 Gb yang layak pakai. 60 Gb Data Corrupt, 60 Gb lagi Data Lost. Fix, Ini Flash Disk Palsu !

Last, saya coba tengok Harga FlashDisk merk Adata dengan kapasitas 128 Gb ternyata masih di kisaran 250 ribuan.. Sangat jauh dari FlashDisk Palsu yang saya beli di harga 120 ribuan. So, Tips dari saya agar terhindar dari Flash Disk palsu adalah jangan tergoda harga murah, pastikan harga pasaran nya. Serta pilihlah Produk dari merk kurang terkenal karena umum nya jarang di palsukan, macam Apacer dan Adata.

Comments

comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *