Kepulangan Habib Rizieq, Jendral McArthur, Zukov dan Hari Pahlawan

Habib Rizieq
Lautan Manusia menyambut HRS – Pic by Fajar.co.id

Kasamago.c0m – – Momen kembalinya Imam Besar Habib Rizieq Shihab sangatlah emosional dan tepat disaat perayaan Hari Pahlawan Nasional 10 November, suatu pemilihan waktu yang sangat Zhuge Liang banget, Strategis.

Semenjak Mengasingkan diri dari Indonesia pada April 2017 akibat persekusi dan kriminalisasi sebuah kekuatan besar yang ada di kekuasaan Republik Indonesia. Habib Rizieq Shihab terus menjadi target yang harus ditundukan semenjak keberhasilan Sang Imam Besar mengkomandoi Trilogi Aksi Bela Islam yang sangat legendaris dan bersejarah karena mampu menghimpun hingga Tujuh Juta Massa ke Monas Jakarta.

KEPULANGAN SANG IMAM BESAR

3 Tahun dalam suatu “Pengasingan” dengan aneka problematika yang ditargetkan pada beliau, Akhirnya, setelah berkali kali tertunda dan mendapat jaminan kepastian Keamanaan, Habib Rizieq Shihab pulang ke tanah air dari Bandara King Abdul Aziz Jeddah ,mendarat di Bandara Soekarno Hatta Tangerang, Banten pada 9 pagi hari. Lautan manusia dari berbagai wilayah pada sehari sebelum nya sudah tampak membanjiri sekitar Bandara Soetta, Kemacetan tak terhindarkan akibat lautan manusia, yang mungkin bisa mencapai jutaan.

Inilah.. Inilah, momen penyambutan terbesar dalam sejarah Republik Indonesia, dimana menurut saya pribadi, Kemeriahan penyambutannya melebihi kemeriahan penyambutan Sang Pahlawan Perang Pasifik, Jendral Douglas McArthur dan Jendral Penakluk Nazi Jerman dari Uni Soviet, Gregory Zukov.

Habib Rizieq Shihab bak Pahlawan di Hari Pahlawan Nasional, Bak Jendral Perang yang disambut Pasukannya, Sepanjang jalur kepulanganya di Bandara Soetta Sudah dibanjiri lautan masa pendukung nya.. Lambaian Tangan beliau di atas kendaraan sungguh mempesona banyak pihak di kalangan Politik Praktis yang kelak sangat membutuhkan dukungan suara manusia untuk berkuasa.

DIBALIK KEPULANGAN IMAM BESAR

Berbagai ancaman dari suatu kekuatan Intelejen besar membuat Habib Rizieq terus mencari celah yang tepat untuk berpulang, entah terkait atau bagian dari rencana.. Menuju Pergantian Kepemimpinan Amerika dan Ekslasi Konflik Dagang China v Amerika , Donald Trump Mengutus Menteri Luar Negeri nya, Mike Pompeo dan sukses meluluhkan hati Ibu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Dimana konon kabarnya, Amerika di ijinkan memakirkan kekuatannya di wilayah Natuna, dengan imbalan dukungan Armada ke 7 dalam mencegah agresifitas China menguasai Indonesia.

Disisi lain, tat kala Budayawan tersohor Babe Ridwan Saidi dalam bincang bincang di Chanel Youtube Refly Harun, berkata bahwa jutaan manusia akan menyambut kepulangan Habib Rizieq ternyata disambut dentuman Petir.. Pertanda Alam yang tentu memiliki sejuta tafsir.

Namun kini, ucapan Babe Ridwan itu agaknya sangat terbukti…  Lautan manusia menyambut sang Imam Besar, Kubu Penguasa yang diwakili Menteri Polhukam Mahfud MD mendadak banting stir mengijinkan Kepulangan Habib Rizieq, siapakah atau apakah kekuatan besar yang mampu membuat Rejim berubah pikiran? ada kaitannya dengan kunjungan Mike Pompeo, Perdana Mentari Jepang Yoshihide Suga yang terkesan mendadak? Well, dalam kepentingan politik apapun bisa terjadi, hanya saja off the record, biarkan waktu yang akan mengungkapkannya kelak..

at Least, Selamat Datang dalam pelukan Ibu Pertiwi, Habib Rizieq Shihab, Semoga membawa angin perubahan positif bagi masa depan negeri, Aamiin.

Comments

comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *