Rurouni Kenshin, The Final. Pembalasan Dendam Enishi

Rurouni Kenshin
Kenshin vs Enishi pic by Liputan6

Kasamago.com — Arc Legends Ends (2015) bagi saya sudah cukup menjadi akhir bagi petualangan Hitokiri Battousai setelah berhasil menyelamatkan jaman baru Jepang dengan mengalahkan Makoto Shihio dan Juppon Gatana.

Akan tetapi tatkalah media Jepang memberitakan adanya dua film baru Rurouni Kenshin sekaligus pada 2020 lalu yakni The Final dan The Beginning. The final memgambil chapter Jinchu Arc, Pertemuan Kenshin dengan mantan Adik Ipar nya, Enisihi yang memyimpan dendam membara atas kenshin. Sedangkan The Beginning menjadi Prekuel petualangan Kenshin yang menceritakan bagaimana Kenshin mendapatkan luka silang nya dan memutuskan Pensiun sebagai Battousai.

Kabar gembira ini tentu sangat membakar rasa antusias para penggemar Kenshin , dan akhir nya pada awal 2021 lalu Film ini di rilis di Bioskop Jepang serta saluran streaming Netflix (oh ya X nya Netflix di ganti X ala Kenshin, dan ini sukses mengintimidasi).

INTRO

Mengambil setting di tahun 1879 , 12 Tahun setelah Restorasi Meiji. Setelah Tragedi serangan Makoto Shishio ,Kepolisian Jepang menyelidiki siapa Pemasok Senjata Utama untuk Shishio.

Di Stasiun Kereta Api Yokohama,Pasukan Polisi yang di pimpin Hajime Saito lantas mengepung Arms Dealer Shihio yang berasal Dari Shanghai.. seluruh pasukan Kepolisian di babat habis oleh sang Arms dealer seorang diri ,Sebelum Saito turun tangan, Pelaku keburu menyerahkan diri.

Sayang, sebagai warga negara China. Arms Dealer ini justru di lindungi oleh Dinasti Qing alias di bebaskan.
Kehidupan tenang Kenshin pun terusik, satu persatu hal apapun yang akrab dengan nya di teror.
Di mulai dari kedai akabeko yang dihantam bom meriam nya Hyogo Kujiranami , anggota The Six Comrades, Kelompok pembunuh bayaran yang dibentuk Enishi dengan tujuan membalas dendam pada Kenshin) , Kepala Kepolisian Kota Tokyo Hingga Dojo Maekawa yang melatih para polisi.

Setelah duel sengit Kenshin dengan anak buah Enishi (the Six Comrades / Rokunin No Doushi) Hyoko Otowa ,di rumah Kepala Polisi, Kenshin menjelaskan pada Kaoru, Sano, Megumi dan Yahiko bahwa dalang keonaran ini adalah Enisihi Yukishiro, adik mendiang istri nya Tomoe Yukishiro yang terbunuh oleh Kenshin 14 tahun silam.

KENSHIN dan TOMOE

Muncul Flashback dimana Kenshin dan Tomoe yang diperankan Si Kawaii Kasumi Arimura ^○^ , masih menjadi suami istri. Tomoe mendekati kenshin untuk membalas dendam kematian suami nya ,Kiyomasa yang dibunuh Kenshin. Namun justru Tomoe jatuh cinta pada kenshin dan bertekad membuat kenshin berhenti membunuh.

Dalam suatu adegan duel, Tomoe rela ditebas kenshin sebagai jalan pembuka menghentikan kenshin menjauhi jalan Battousai. dan akhirnya, adegan Tomoe memberikan luka silang adalah momen epic sepanjang masa.. penuh luka, haru sekaligus harapan. Adegan ini berhasil memvisualisasikan versi manga OVA dengan begitu mempesona. Apalagi Kecantikan Kasumi Arimura membius para penonton seperti saya. Ugggh.

TOKYO ATTACK

Di tengah suasana Dojo Kamiya milik Kaoru yang mencekam sekaligus mengejutkan, Datanglah Misao dan Kapten Oniwabanshu Aoshi guna mengantarkan buku milik Tomoe yang ternyata di simpan Biksu Kepala di Kyoto.

Malam nya, Kota Tokyo di hujani meriam oleh anak buah Enishi yang memiliki lengan meriam dan gatling gun ,Kojinimaru. Aoshi berduel sengit The Six Comrades, Mumyoi Yatsume. Sayang Enishi tumbang demi melindungi warga tokyo dari hantaman bom.
Di Dojo kamiya, Enishi datang, membabat Sano dan menculik kaoru guna memancing Kenshin datang. Babak akhir pembalasan dendam Enishi pun disiapkan.

ENISHI VS KENSHIN

Memasuki Markas Enishi, Kenshin dihadang puluhan pasukan mafia shanghai milik Hiaoxing yang sejak lama berpartner dengan Enishi dan dua anak buah Enishi yang tersisa.

Dalam kepungan banyak musuh, Datanglah Misao dan para Oniwabanshu, Hajime Saito dan yang mengejutkan Sejiro Sota. Pertolongan mereka membuat Kenshin segera berhadapan dengan Enishi. Inilah duel epik nan dashyat yang sudah di nanti, bagaimana Enishi dengan teknik Watojutsu bertempur dengan gaya bertarung kilat Kenshin.
Kedashyatan adu pedang dan gerak cepat kedua nya membuat nafas tertahan, sekaligus menciptakan keharuan dimana kedua nya bertarung demi keyakinan dan harapan nya masing masing.

Enishi kalah oleh tebasan pedang Kenshin, lalu mencabut pedang Tanto milik Tomoe ,Kenshin pasrah menerima hunusan pedang ini demi pemebusan dosa nya pada Enishi. Enishi pun sadar, duel berakhir seperti harapan Tomoe, Penebusan dosa dengan kehidupan yang baik bukan kematian.

CONCLUSION

Well, Rurouni Kenshin the final seolah menjadi Ganti Rugi atas kurang greget nya Film sebelum nya, Legend Ends. Duel Enishi vs Kenshin adalah duel terbaik Tahun ini. Mengingatkan saya dengan duel Agung antara Sephiroth vs Cloud.

Plot drama nya nyaman di ikuti, set suasana Jepang era Meiji makin matang dan Arata Mackenyu bermain sangat epik sebagai Sosok haus dendam penuh amarah.
Karakter lain, Sano tetap diporsi nya sebagai pemecah suasana.. Sedang yang lain tampil sekadar nya saja karena mungkin keterbatasan ekposure.

Last, The Final sukses memenuhi harapan saya sebagai penggemar Samurai X. Teknik karangan Nobuhiro Watsuki, Watojutsu (gabungan Kecepatan ala Jepang, dan tenaga, kelenturan ala China ) di wujudkan se nyata mungkin. Scoring musik sudah menjadi ciri khas Movie Ruroini Kenshin, sehingga laga menjadi seru dramatis. One Ok Rock tetap setia mengisi Soundtrack nya yang enerjik.

Skor : 5 / 5

Baca Review Rurouni Kenshin 1 ,2 dan 3 :

Review Rurouni Kenshin Live Action Movie, hasilnya cukup memuaskan..

2014 : Sekuel Samurai X Live Action Movie !! rilis 2 Film sekaligus !

 

Comments

comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *