Sejarah Herd Immunity

Vaksin
Soldier with Hazmat – NewIndianexpress

Kasamago.com — Salah satu Pandemik Global terbesar yang pernah melanda Bumi adalah Spanish Flu di tahun 1918, 500 juta orang terjangkit dengan kematian mencapai 50 ~ 100 juta orang.

Pandemik ini berjalan dalam kurun waktu 3 tahun dan berakhir secara alami pada Juli 1921, dari sinilah Peneliti Josh Potter melahirkan istilah Herd Immunity ,lalu di kenalkan ke dunia melalui New England Journal.

Jadilah, berdasarkan fakta dan sejarah Pandemik di dunia, semua nya tidak diselesaikan dengan Vaksinasi melainkan akan berhenti dengan sendiri nya melalui kekebalan kelompok.

Definisi Herd Immunity adalah Kekebalan Kelompok/ populasi yang diperoleh ketika sejumlah orang dalam suatu populasi memiliki kekebalan alamiah ,Orang yang memiliki Kekebalan Alamiah mampu membangkitkan Antibodi secara alamiah di dalam tubuh nya. Itulah yang nanti akan memproteksi Populasi tersebut secara keseluruhan.

Tapi itu berlaku jika Virus tersebut adalah Virus alami, bagaimana jika Virus tersebut hasil rekayasa manusia alias Biological Warfare? (baca ; Asymetric Warfare)

Vaksin

Teknologi Vaksinasi di temukan WHO pada 1958 yang lantas berkembang menjadi Industri Farmasi sampai saat ini. Vaksin lantas mulai di wajibkan bagi para balita seperti vaksin polio, difteri, cacat, dsb.

Pembuatan Vaksin sendiri dilakukan ketika pandemik sudah mulai stabil dan terkontrol, guna nya untuk memgantisipasi jika Pandemik yang sama terulang.

Sedangkan apa yang dilakukan banyak negara saat ini terkait Covid 19 mengenai Program Vaksinasi untuk menciptakan Artificial Herd Immunity tak lain masih uji coba, karena belum ada bukti sejarah keberhasilan nya.

Herd Immunity alami sudah teruji keberhasilan nya, sedangkan herd immunity buatan yang sedang coba dilakukan di Pandemik Covid 19 masih jauh dari harapan.

Jika Covid 19 merupakan produk Biological Warfare tentu saja, tidak hanya diperlukan Herd Immunity dan Vaksin saja.. tapi ada Upaya Politik dipandu Science yang tepat dan mumpuni untuk mengakhiri nya.

Dan jangan lupakan, Sunatullah.. Ada Allah SWT, Tuhan YME dengan segala Keajaiban dan kebesaran NYA. Rakyat Indonesia kaya akan antibodi karena Wilayah Indonesia termasuk wilayah yang memiliki virus terbanyak di dunia.

Comments

comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *