Sirkuit Mandalika, Kebanggaan yang di paksakan

WSBK Mandalika
Hujan lebat saat FP WSBK Mandalika – Pic by Kompas

Kasamago.com – – Sirkuit balap berkelas dunia akhirnya diresmikan pada 12 November 2021, di tandai dengan kehadiran Presiden RI Joko Widodo mengendari motor custom RI1 nya di sirkuit ini kemudian persiapan event World Superbike (WSBK).

Pertamina Mandalika Internasional Street Sircuit atau lebih enak di sebut Sirkuit Mandalika menjadi jawaban atas harapan publik yang ingin bernostalgia Indonesia dapat menjadi Tuan Rumah ajang balapan bergengsi, khusus nya gelaran MotoGP yang lebih digemari berkat tayangan rutin sebuah Stasiun TV Swasta.

Terakhir kali Indonesia menggelar event MotoGP adalah saat GP500 sentul tahun 1997, setelah nya hampir tidak ada event balapan dunia di Indonesia, justru negara tetangga seperti Malaysia dengan Sirkuit Sepang nya yang memetik antusiasme dari penggemar balap Indonesia.

Gelaran event MotoGP seketika pula turut mendongkrak sektor Pariwisata negera tersebut, hadir nya para turis secara progesif ikut mengisi pula hunian hotel, kuliner, dan UMKM setempat. Efek Domino yang menjadi kebanggaan dan sumber pemasukan tahunan. Semua berharap senang, baik paniti penyelenggara maupun para penonton yang menikmati hiburan olahraga ini.

Harapan akan Indonesia menjadi Tuan Rumah Balap motor bergengsi Dunia muncul ketika ada wacana menghidupkan kembali Sentul sebagai Sirkuit berkelas dunia yang baru. Berbagai media ramai membicarakan proyek bergengsi ini sebagai obat pelepas pilu akibat disalib Thailand dengan sirkuit Buriram ( Chang International Circuit) nya ( Baca : Akhirnya MotoGp hadi Di Indonesia )

Mandalika, Harapan atau Ratapan

Sirkuit Mandalika
Sirkuit Mandalika – pic by Gridoto

Namun seperti yang mungkin sudah diduga beberapa pihak, ataupun karena ekpekstasi yang terlampau tinggi. Sirkuit mandalika diterpa beragam masalah, namun intinya adalah ketidaksiapan Penyelanggara Mandalika dalam menangani event global, dengan kata lain, hajatan Sirkuit Mandalika terlalu terburu buru.

Di mulai dari dibatalkan nya Asia Talent Cup, dengan permasalahan kekuarangan Crew Marshall akibat mogoknya sebagian Marshall, entah pemicu apa. Selanjutnya adalah kasus Unboxing Ilegal motor Ducati Panigale Michael Ruben Rinaldi dari Team Ducati yang membuat Sang Bos Paolo Ciabatti berang dengan menyebut kejadian ini hanya ada di negara dunia ketiga dan 40 tahun yang lalu. Jleb !

Kemudian ada unjuk rasa sebagian masyarakat di Mandalika yang justru kurang terekspos media, mereka menuntu ganti rugi pembebasan lahan untuk Sirkuit Mandalika yang belum terbayarkan. Alangkah lucu nya, jika hal teknis sebelum proyek besar seperti ini belum diselesaikan, makin menambah sengkarut dan tentu saja ketidakberkahan bagi sirkuit ini dikemudian hari bila tak secepatnya diselesaikan dengan baik.

Selanjutnya pagelaran Free practice WSBK 20 November 2021 lalu yang justru di hantam hujan lebat, membuat sedikit chaos di lintasan dan ruang kru, bahkan banjir pun melanda area vital sirkuit !, sontak Kebanggaan yang akan segera menjadi Euforia ini mendadak runtuh, hal ini kian menegaskan Pengelola Sirkuit Mandalika belum siap menghadapi segala kemungkinan dan gangguan. Anggaran sekitar 85, 9 milyar yang menurut PUPR akan membuat Sirkuit Mandalika anti Banjir, nyatanya tak berguna sama sekali. ( Berita nya )

Guyuran hujan di saat acara WSBK ini diliput Blogger Iwan Banaran dan langsung viral di media sosial.

Last, Semoga saja berbagai kejadian diatas dapat menjadi bahan perbaikan dan pembelajaran bagi pengelola Sirkuit Mandalika, agar kelak dipercaya berbagai event balap dunia, khususnya yang pasti dinanti masyarakat Tanah air ,MotoGP. Serta tentu saja, pastikan setiap proyek besar telah melalui kajian yang matang, persiapan matang, lolos AMDAL dan bebas dari segela permasalahan dengan masyarakat sekitar.

DATA :

  • Nama Resmi : Pertamia Mandalika Internasional Sirkuit Street Sircuit
  • Lokasi : Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat
  • Panjang Lintasan : 4,31 Km
  • Total Tikungan : 17
  • Kapasitas Penonton : 200.000
  • Biaya Pembangunan : Rp 1,1 Triliun
  • Biaya Anti Banjir : Rp 85,9 Milyar

 

Comments

comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *